Saya Hampir Menangis: Seberapa Besar Peran Warga China Australia bagi Kemenangan Partai Buruh?
Elshinta
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Saya Hampir Menangis: Seberapa Besar Peran Warga China Australia bagi Kemenangan Partai Buruh?
ABC.net.au - Saya Hampir Menangis: Seberapa Besar Peran Warga China Australia bagi Kemenangan Partai Buruh?

Bersama dengan jutaan warga Australia lainnya, Anna Wang memberikan suaranya untuk Partai Buruh di pemilu hari Sabtu. 

Suaranya merupakan bagian dari perpindahan suara yang besar mendukung Partai Buruh di daerah pemilihan Reid di Sydney, yang akhirnya memenangkan caleg Sally Sitou, keturunan China yang kedua orangnya meninggalkan Laos semasa Perang Vietnam.

Masalah hubungan China-Australia menjadi topik hangat yang diperdebatkan selama kampanye dan mempengaruhi pilihan Anna Wang.

Perempuan berusia 66 tahun ini mengatakan dia berharap pemerintahan baru akan meningkatkan hubungan Australia-China dan meningkatkan perdagangan antar kedua negara.

"

"Sejak hubungan memburuk, dan Peter Dutton berbicara mengenai perang dengan China, muncul tekanan rasis terhadap warga China," katanya.

"

"Sebagai orang yang akan pensiun segera, saya khawatir dengan upah minimum, masalah layanan kesehatan (Medicare) dan perawatan lansia.

"Sally Sitou adalah caleg muda yang memiliki hubungan kuat dengan komunitas. Kami tidak peduli dengan latar belakang etnis caleg. kami akan mendukung siapa saja yang bisa mewakili kepentingan komunitas."

Erin Chew dari kelompok Aliansi Asia Australia mengatakan sudah waktunya seseorang yang memiliki latar belakang Asia menjadi anggota parlemen dari daerah pemilihan seperti Reid di mana warganya sangat beragam tersebut.

"Saya hampir menangis karena saya kira ini merupakan momen penting melihat orang seperti dia memenangkan kursi di Reid," katanya.

Vivienne Chen yang berasal dari Shanghai memiliki restoran menjual dumpling di Burwood di Sydney.

Dia mengatakan meski Sally Sitou adalah caleg yang kuat dan dia senang melihat seseorang dengan latar belakang China menang Reid, Vivienne memilih Partai Liberal.

"Partai Liberal menangani pandemi dengan baik dan memberikan bantuan memadai bagi bisnis kecil," katanya.

"Pada akhirnya pilihan saya adalah pada kebijakan caleg, bukan latar belakang etnisnya.

"

"Saya berharap anggota komunitas China akan lebih banyak terlibat dalam politik dan memiliki lebih banyak wakil di parlemen.'

"

Partai mana yang dipilih warga keturunan China di Australia?

Di daerah pemilihan di mana hampir 20 persen warga di sana merupakan keturunan China seperti daerah pemilihan Reid (18%) dan Chisholm di Victoria (19%), terjadi perpindahan suara sebanyak delapan persen mendukung Partai Buruh.

Ini lebih tinggi dari rata-rata nasional sebanyak 3,4%.

Perpidahan suara di Chisholm di Melbourne membuat caleg kelahiran Hong Kong Gladys Liu kalah dari caleg Partai Buruh Carina Garland.

Namun ini tidaklah terjadi semua tempat. Di daerah pemilihan Fowler di Sydney Barat, di mana 16% warga adalah keturunan Vietnam dan 11% keturunan China, terjadi perpindahan suara 16% dari Partai Buruh ke caleg independen Dai Le.

Daerah pemilihan Banks yang dipegang Partai Liberal di mana 16% warga adalah keturunan China dan Parramatta (12%) juga terjadi perpindahan suara ke Buruh walau pemenanganya tetap partai yang sama.

Daerah pemilihan Kooyong di Melbourne di mana 11% warga d sana adalah keturunan China, terjadi 10% perpindahan suara dari mantan bendahara negara Josh Frydenberg untuk kemenangan calon independen Dr Monique Ryan.

Daerah pemilihan Tangney di Australia Barat di mana 10% warga adalah keturunan Cina terjadi perpindahan suara besar sebanyak 11,9% bagi kemenangan Sam Lim dari Partai Buruh, mantan pelatih lumba-lumba kelahiran Malaysia keturunan China.

Apa masalah utama bagi pemilih keturunan China?

Bagi beberapa orang, faktor China menjadi penentu utama pilihan mereka.

Wang Zhengliang, yang tinggal di daerah pemilihan Kooyong di Melbourne pindah dari China ke Australia lebih dari 30 tahun lalu.

Wang seperti banyak warga lainnya di sana sebelumnya adalah pemilih Partai Liberal namun sekarang memilih calon independen.

"

"Bukan karena mereka menyukai Dr Monique, tetapi karena mereka khawatir adanya konflik militer dengan China," katanya.

"

"Ini dilema yang dihadapi."

"China begitu jauhnya melempar batu ke arah China tidak akan sampai melewati Lautan Pasifik, namun bisa berakhir mrengenai kepala kita warga China di Australia."

Beberapa pemilih lain seperti Huiling Chen di daerah pemilihan Tangney menginginkan adanya perubahan.

"Sebagai bagian dari komunitas China di Australia, saya kira sudah waktunya ada anggota parlemen dari latar belakang etnis yang beragam di parlemen dan lebih banyak warga China Australia membuat suara mereka terdengar di politik,"katanya.

"Saya benar-benar berharap kita akan berdiri teguh dan terus bertahan seterusnya."

Elian, yang keturunan China dan dilahirkan di Australia memberikan suara di daerah pemilihan Chisholm di Melbourne.

"Karena begitu ketat, setiap suara sangat berpengaruh," katanya,

"Saya kira kita memerlukan perubahan pemerintahan."

Dia mengatakan masalah penting baginya adalah perubahan iklim dan pendidikan.

Namun Emily Sun yang juga tinggal di Chisholm merasa kecewa dengan hasil pemilu.

"Saya khawatir dengan masa depan Australia. Saya bisa dengan jelas merasa Australia berpaling ke kiri, dan perubahan iklim menjadi  isu utama."

"

"Visinya sudah bagus namun siapa yang akan membiayai semua ini setelah Australia baru saja keluar dari pandemi? Ini sama saja seperti mengharapkan seseorang yang baru sembuh dari sakit parah untuk berlari di treadmill yang kencang."

"

Namun dia menambahkan bahwa sekarang waktunya untuk bersatu bukan terpecah belah.

Jieh-Yung Lo, direktur Pusat Kepemimpinan Asia Australia di Australian National University Canberra mengatakan bahwa walau warga China Australia melihat masalah yang sama seperti kebanyakan warga Australia lainnya seperti biaya hidup, ekonomi, pendidikan dan kesehatan, hasil pemilu menunjukkan bahwa 'kebijakan luar negeri adalah masalah dalam negeri juga."

"Kita melihat perubahan dukungan terhadap pemerintahan Morrison oleh warga China Australia yang mengkhawatirkan hubungan kita dengan China, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah dan pembuat kebijakan menangani hubungan ini," katanya.

"Banyak di antara kita memiliki hubungan keluarga di China, jadi bila pemerintah tidak bisa membina hubungan ini dengan baik, kita lah yang menjadi pihak pertama yang menderita."

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perang Antargeng Berlanjut di Sydney, Korban Tewas Ditembak 10 Kali di Tempat Parkir
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:53 WIB
Mantan anggota geng motor Lone Wolf Australia, Yusuf Nazlioglu, tewas setelah ditembak setidaknya 1...
Hasil Sensus 2021: Dalam Hal Jumlah Migran ke Australia, India Ungguli China
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:53 WIB
Dipti Ray dan keluarganya pindah secara permanen ke Australia dari India pada tahun 2020. Peremp...
Remaja Australia Kecanduan Nikotin di Tengah Maraknya Pasar Gelap Vape
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:53 WIB
Penjualan vape melalui pasar gelap tengah marak di Australia, meski sebenarnya dilarang. Sal...
Hasil Sensus 2021: Jumlah Pemeluk Agama Kristen Menurun di Australia
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:53 WIB
Sensus Australia tahun 2021 mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya, tidak sampai setengah warga A...
Pemerintah Australia Akan Mendata Etnis Penduduknya untuk Melengkapi Ukuran Keberagaman Budaya
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Pemerintah Australia mengumumkan akan mengumpulkan data etnis penduduk untuk bisa mengukur keberagam...
Kekurangan Pekerja di Bandara Australia Diperkirakan Akan Berlanjut Sampai Setahun ke Depan
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Anda yang akan bepergian ke dan dari Australia harus bersiap-siap mengalami gangguan perjalanan kar...
Hadiri Pertemuan G7 di Jerman, Presiden Jokowi Membawa Misi Perdamaian bagi Konflik Rusia - Ukraina
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Joko Widodo telah tiba di Munich,Jerman hari Minggu (26/06) waktu setempat atau Senin (27/...
Penyewa Rumah Semakin Tertekan Akibat Kenaikan Biaya Hidup di Australia
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Untung saja Siobhan Joseph menyukai suhu dingin. Karena selama musim dingin, warga Sydney, Australi...
Sebuah Foto yang Menggemparkan Amerika dan Menjadi Lambang Hak Aborsi
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Di sebuah kamar motel, tubuh seorang perempuan terlihat membungkuk di atas handuk berlumuran darah. ...
Pemerintah Indonesia Deportasi Warga Jepang Terduga Pelaku Penipuan Bantuan COVID-19
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Indonesia pada Rabu (22/06) pagi mendeportasi seorang pria Jepang ke Tokyo yang diduga bersama denga...
InfodariAnda (IdA)