Oposisi Australia Menang Pemilu, Anthony Albanese Dilantik Jadi Perdana Menteri Baru
Elshinta
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Oposisi Australia Menang Pemilu, Anthony Albanese Dilantik Jadi Perdana Menteri Baru
ABC.net.au - Oposisi Australia Menang Pemilu, Anthony Albanese Dilantik Jadi Perdana Menteri Baru

Pemimpin Partai Buruh Anthony Albanese dilantik sebagai perdana menteri ke-31 Australia, setelah memenangkan Pemilu federal pada hari Sabtu (21/05).

PM Albanese memberikan konferensi pers pertamanya sebagai Perdana Menteri tak lama setelah dilantik, diapit oleh beberapa menteri barunya.

Ia juga mengirimkan pesan simbolis dengan memasang bendera Aborigin di samping bendera Australia di gedung Parlemen.

Hasil Pemilu kali ini membuat Partai Liberal yang sebelumnya berkuasa terpaksa mencari pemimpin baru, setelah mantan PM Scott Morrison mundur sebagai pimpinan partai.

PM Albanese dilantik bersama wakil Perdana Menteri Richard Marles serta menteri-menteri utama seperti Menlu Penny Wong, Bendahara Negara (Treasurer) Jim Chalmers dan Menteri Keuangan Katy Gallagher.

Richard Marles juga dilantik sebagai Menteri Tenaga Kerja, dan Senator Katy Gallagher sebagai Menteri Urusan Perempuan dan Jaksa Agung.

PM Albanese dan Menlu Penny Wong akan terbang ke Jepang hari ini untuk bertemu dengan para pemimpin Quad — Amerika Serikat, India, dan Jepang.

"Perjalanan ke Pertemuan Quad di minggu pertama ini menandakan betapa pentingnya kemitraan ini untuk keamanan kita," kata Menlu Wong.

“Kami akan membawa energi baru — termasuk komitmen kami untuk mengambil tindakan atas perubahan iklim setelah satu dekade waktu yang disia-siakan," katanya.

Presiden AS Joe Biden telah menelepon PM Albanese pada Minggu malam, mengucapkan selamat kepadanya atas kemenangan tersebut dan berterima kasih kepadanya karena telah memilih untuk pergi ke Tokyo untuk menghadiri Pertemuan Quad.

PM Albanese menyatakan kabinet pemerintahannya akan bertemu secara langsung minggu depan saat dia mulai mengimplementasikan agendanya.

Dia mengatakan parlemen baru akan bersidang untuk pertama kalinya sebelum akhir Juli, tetapi dia masih menunggu masukan dari Departemen Urusan Perdana Menteri dan Kabinet.

Partai Liberal langsung ganti pemimpin

Sumber-sumber di Partai Liberal mengatakan kepada ABC bahwa Peter Dutton, yang menjabat beberapa posisi menteri senior selama tiga periode Pemerintahan Koalisi, telah muncul sebagai calon terdepan untuk menggantikan mantan PM Morrison.

Bendahara Negara Josh Frydenberg termasuk di antara korban terbesar dalam kekalahan Pemerintahan Koalisi, dan kehilangan kursinya dan kemungkinan sebagai pimpinan Partai Liberal.

Sumber juga mengatakan kepada ABC bahwa senator Australia Selatan Anne Ruston disebut-sebut sebagai calon wakil untuk Peter Dutton, mengakui perlunya partai ini lebih memperhatikan aspirasi perempuan.

Setengah anggota DPR perempuan dari Partai Liberal telah kehilangan kursi mereka dalam Pemilu kali ini, semakin memicu kebutuhan perempuan dalam posisi senior di partai itu.

Nama mantan menteri Karen Andrews dan Sussan Ley juga disebut-sebut, tapi dukungan mereka di dalam partai masih belum jelas.

Bridget Archer, yang mempertahankan kursinya di DPR mengatakan kepada ABC pada Senin pagi bahwa dia juga mempertimbangkan untuk mencalonkan diri sebagai wakil pemimpin Partai Liberal.

Kekalahan terbesar Partai Liberal disebabkan kemenangan para caleg independen — yang semuanya merupakan caleg perempuan, menyapu bersih kursi Partai Liberal yang selama ini aman di berbagai Dapil di Sydney, Melbourne, dan Perth.

Parlemen baru lebih yang beragam

Partai Buruh juga kehilangan dua perempuan dari jajaran kabinetnya, termasuk Kristina Keneally yang diterjunkan sebagai caleg di Sydney Barat, serta Terri Butler yang kursinya di Dapil Brisbane berhasil direbut caleg Partai Hijau.

Partai Hijau akan memasuki parlemen baru Australia, baik DPR maupun Senat, dengan jumlah rekor hasil Pemilu terbaik. Partai ini akan memiliki 12 Senator, sehingga otomatis menjadi kekuatan poilitik penyeimbang di Senat.

Berkat kemenangan besar mereka di Melbourne dan Brisbane, partai ini juga menambah kursi di DPR, sejauh ini sudah memastikan 3 kursi.

Partai Buruh meraih kemenangan besar di Perth.

Mantan Jaksa Agung Michaelia Cash, wakil pemimpin Partai Liberal di Senat, menyalahkan mantan PM Morrison atas kekalahan telak partainya di Australia Barat.

Dia mengatakan keputusan Morrison mendukung tindakan hukum pengusaha dan politisi Clive Palmer terhadap penutupan Australia Barat terbukti harus dibayar mahal.

Belum mencapai 76 kursi di DPR

Pada Senin pagi, Partai Buruh belum mencapai 76 kursi di DPR sebagai syarat minimum yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan baru.

Perhitungan suara masih terus berlangsung. Jika Partai Buruh gagal meraih 76 kursi, mereka perlu dukungan dari lintas partai untuk bisa meloloskan suatu undang-undang di DPR.

Namun hasil pemilu menunjukkan bahwa Partai Buruh adalah satu-satunya partai besar yang dapat membentuk pemerintahan — baik secara mayoritas maupun minoritas.

PM Albanese mengatakan dia telah menerima jaminan dari beberapa caleg independen terpilih bahwa mereka akan mendukung pemerintahnya jika Partai Buruh tidak dapat mengamankan mayoritas 76 kursi.

"Saya telah menerima dan berdiskusi dengan anggota lintas partai yang ada dan menerima konfirmasi dari Rebekha Sharkie, Bob Katter, Andrew Wilkie, Helen Haines dan Zali Steggall bahwa mereka tidak akan mendukung mosi tidak percaya terhadap pemerintah, dan bahwa mereka akan mengamankan jumlah kursi (menjadi 76)," kata PM Albanese.

Caleg independen terpilih Monique Ryan yang mengalahkan Frydenberg, Zoe Daniel yang mengalahkan Tim Wilson, dan Allegra Spender yang mengalahkan Dave Sharma, menyatakan mereka ingin pemerintah yang akan datang mengambil langkah-langkah drastis untuk mengatasi perubahan iklim.

Di Senat, jika pemerintah tidak dapat mencapai kesepakatan dengan oposisi koalisi Liberal dan Nasional, maka Partai Hijau dan, kemungkinan besar, faksi Senator Jacqui Lambie yang akan mendukung Partau Buruh meloloskan undang-undang.

Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah Australia Akan Mendata Etnis Penduduknya untuk Melengkapi Ukuran Keberagaman Budaya
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Pemerintah Australia mengumumkan akan mengumpulkan data etnis penduduk untuk bisa mengukur keberagam...
Kekurangan Pekerja di Bandara Australia Diperkirakan Akan Berlanjut Sampai Setahun ke Depan
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Anda yang akan bepergian ke dan dari Australia harus bersiap-siap mengalami gangguan perjalanan kar...
Hadiri Pertemuan G7 di Jerman, Presiden Jokowi Membawa Misi Perdamaian bagi Konflik Rusia - Ukraina
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Joko Widodo telah tiba di Munich,Jerman hari Minggu (26/06) waktu setempat atau Senin (27/...
Penyewa Rumah Semakin Tertekan Akibat Kenaikan Biaya Hidup di Australia
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Untung saja Siobhan Joseph menyukai suhu dingin. Karena selama musim dingin, warga Sydney, Australi...
Sebuah Foto yang Menggemparkan Amerika dan Menjadi Lambang Hak Aborsi
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Di sebuah kamar motel, tubuh seorang perempuan terlihat membungkuk di atas handuk berlumuran darah. ...
Pemerintah Indonesia Deportasi Warga Jepang Terduga Pelaku Penipuan Bantuan COVID-19
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Indonesia pada Rabu (22/06) pagi mendeportasi seorang pria Jepang ke Tokyo yang diduga bersama denga...
Umat Islam di Australia Terpukul dengan Melonjaknya Ongkos Naik Haji dan Sistem Undian Haji
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Menjelang pelaksanaan ibadah haji 2022, Pemerintah Arab Saudi mengambil langkah mengejutkan dengan m...
Amerika Serikat Mulai Terapkan Larangan Impor Barang dari Xinjiang karena Pelanggaran HAM
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan larangan impor barang produksi dari wi...
Melbourne Turun Peringkat ke Urutan 10, Wina Menjadi Kota Paling Layak Huni 2022
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Peringkat kota-kota di Australia telah anjlok sebagai Kota Paling Layak Huni 2022, sebagian besar di...
Pemerintah Taliban Memohon Bantuan Setelah Afghanistan Dilanda Gempa yang Menewaskan 1.000 Orang Lebih
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Badan-badan bantuan telah mengirimkan bantuan ke wilayah timur Afghanistan setelah gempa bumi berkek...
InfodariAnda (IdA)