Demonstran India Serukan Pembebasan Aktivis Anti-Modi
Elshinta
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Demonstran India Serukan Pembebasan Aktivis Anti-Modi
VOA Indonesia - Demonstran India Serukan Pembebasan Aktivis Anti-Modi
Para pengunjuk rasa di ibu kota keuangan India, Mumbai, pada hari Senin (27/6) menuntut pembebasan seorang pengkritik Perdana Menteri India Narendra Modi yang ditangkap pada akhir pekan karena dicurigai memalsukan dokumen tentang kerusuhan anti-Muslim pada tahun 2002. Teesta Setalvad dituduh mengajari para saksi, memalsukan dokumen dan memalsukan barang bukti dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan kerusuhan di Gujarat, ketika Modi menjadi kepala menteri negara bagiannya, menurut dokumen polisi yang dilihat Reuters. Salah seorang pengacara Setalvad tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai tanggapan. Modi dituduh gagal menghentikan kerusuhan, ketika setidaknya 1.000 orang tewas di bawah pengawasannya. Ia menyangkal tuduhan itu dan dibebaskan dalam sebuah penyelidikan Mahkamah Agung India tahun 2012. Pekan lalu, Mahkamah Agung menolak petisi lain yang mempertanyakan pembebasannya. Setalvad, pegiat HAM terkemuka, ditangkap di kediamannya di Mumbai hari Sabtu (25/6) oleh polisi negara bagian Gujarat, dibawa ke negara bagian tetangga, ditangkap secara resmi dan ditahan polisi hingga 2 Juli mendatang. “Hanya karena aktivis seperti dia berjuang di pengadilan, tidak berarti mereka harus dipenjara,” kata Nooruddin Naik, salah seorang pengunjuk rasa, kepada Reuters. Para pengunjuk rasa membawa poster dan plakat dukungan bagi Setalvad dengan seruan melawan Modi dan partainya, BJP. Sementara “Teesta” menjadi trending topic Twitter teratas hari Senin (27/6). Penangkapannya dikecam secara internasional, dan Mary Lawlor, Pelapor Khusus PBB untuk Pembela Hak Asasi Manusia, mengatakan dirinya “sangat prihatin” atas penahanan Setalvad. “Teesta adalah suara yang kuat dalam melawan kebencian dan diskriminasi. Membela HAM bukanlah kejahatan. Saya menyerukan pembebasannya dan diakhirinya penganiayaan oleh negara India,” katanya dalam sebuah cuitan. [rd/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Biden Ingin Seimbangkan Kepentingan dan Ideologi dalam Lawatan Timur Tengah
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Dalam lawatan ke Timur Tengah pekan depan, Presiden Biden dijadwalkan akan mendorong integrasi Israe...
Menang Pemilu, Kelompok Konservatif Jepang Berencana Revisi Konstitusi
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Koalisi konservatif yang berkuasa di Jepang memperoleh kemenangan besar pada pemilu legislatif hari ...
Jerman Bersiap Kemungkinan Rusia Hentikan Pasokan Gas 
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Gas alam merupakan sumber energi utama di Jerman. Sekitar setengah dari rumah tangga di negara itu m...
Jepang Adakan Upacara Mengenang Abe Sehari Sebelum Pemakaman
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Upacara peringatan mengenang mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe diselenggarakan di Tokyo Senin...
PM Inggris Bertekad Lanjutkan Pekerjaan Hingga Serahkan “Mandat”
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Boris Johnson hari Senin (11/7) mengatakan ia bertekad untuk terus menjalankan program-program pemer...
Wapres Taiwan Beri Penghormatan Terakhir Bagi Abe
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Wakil Presiden Taiwan Lai Ching-Te hari Senin (11/7) tampak meninggalkan kediaman mantan Perdana Men...
Komandan Kapal Induk AS Puji Latihan Angkatan Laut RIMPAC
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Komandan kapal induk Amerika USS Abraham Lincoln Kapten Amy Bauernschmidt hari Senin (11/7) memuji l...
KBRI Belum Berencana Evakuasi WNI dari Sri Lanka
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI di Sri Lanka mengatakan belum berencana mengevakuasi warga ne...
Lawatan Biden ke Timur Tengah: Antara HAM, Energi, dan Keamanan Regional
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Lawatan Presiden AS Joe Biden ke Timur Tengah pekan ini didominasi isu tingginya harga minyak dunia ...
Perdana Menteri Inggris Baru akan Diumumkan pada 5 September
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Graham Brady, pemimpin dari sekelompok legislator Konservatif yang kuat yang dikenal sebagai Komite ...

InfodariAnda (IdA)