HUT kiri HUT kanan
NASA Berharap Peluncuran di Selandia Baru akan Buka Jalan bagi Pendaratan di Bulan
Elshinta
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
NASA Berharap Peluncuran di Selandia Baru akan Buka Jalan bagi Pendaratan di Bulan
VOA Indonesia - NASA Berharap Peluncuran di Selandia Baru akan Buka Jalan bagi Pendaratan di Bulan
NASA ingin bereksperimen dengan orbit baru di sekitar bulan yang diharapkan dapat digunakan pada tahun-tahun mendatang untuk sekali lagi mendaratkan astronot di permukaan bulan. Badan Antariksa Nasional AS itu mengirim satelit uji dari Selandia Baru, dengan peluncuran dijadwalkan Selasa malam (28/6). Jika berhasil, satelit Capstone CubeSat yang hanya seukuran oven microwave, akan menjadi yang pertama mengambil jalur baru mengelilingi bulan dan akan mengirim kembali informasi penting setidaknya selama enam bulan. Secara teknis, orbit baru ini disebut orbit halo. Orbit ini berbentuk seperti telur yang membentang dengan satu ujung melewati dekat dengan bulan dan yang lainnya jauh darinya. Gambaran sederhananya bisa dibayangkan dengan memutar karet gelang dari ibu jari Anda. Jempol Anda akan mewakili bulan dan karet gelang adalah jalur penerbangan. Dengan peluncuran satelit uji ini, NASA berencana untuk menempatkan stasiun luar angkasa yang disebut Gateway ke jalur orbit itu. Dari stasiun itu, astronot dapat turun ke permukaan bulan sebagai bagian dari program Artemis-nya. Untuk misi satelit, NASA bekerja sama dengan dua perusahaan komersial. Rocket Lab yang berbasis di California akan meluncurkan roket yang membawa satelit, yang dimiliki dan dioperasikan oleh Advanced Space yang berbasis di Colorado. Misi itu terwujud relatif cepat dan murah untuk NASA, dengan total biaya mencapai $ 32,7 juta. Membawa satelit seberat 25 kilogram ke orbit itu akan memakan waktu lebih dari empat bulan dan dilakukan dalam tiga tahap. [ab/lt]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Biden Ingin Seimbangkan Kepentingan dan Ideologi dalam Lawatan Timur Tengah
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Dalam lawatan ke Timur Tengah pekan depan, Presiden Biden dijadwalkan akan mendorong integrasi Israe...
Menang Pemilu, Kelompok Konservatif Jepang Berencana Revisi Konstitusi
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Koalisi konservatif yang berkuasa di Jepang memperoleh kemenangan besar pada pemilu legislatif hari ...
Jerman Bersiap Kemungkinan Rusia Hentikan Pasokan Gas 
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Gas alam merupakan sumber energi utama di Jerman. Sekitar setengah dari rumah tangga di negara itu m...
Jepang Adakan Upacara Mengenang Abe Sehari Sebelum Pemakaman
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Upacara peringatan mengenang mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe diselenggarakan di Tokyo Senin...
PM Inggris Bertekad Lanjutkan Pekerjaan Hingga Serahkan “Mandat”
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Boris Johnson hari Senin (11/7) mengatakan ia bertekad untuk terus menjalankan program-program pemer...
Wapres Taiwan Beri Penghormatan Terakhir Bagi Abe
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Wakil Presiden Taiwan Lai Ching-Te hari Senin (11/7) tampak meninggalkan kediaman mantan Perdana Men...
Komandan Kapal Induk AS Puji Latihan Angkatan Laut RIMPAC
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Komandan kapal induk Amerika USS Abraham Lincoln Kapten Amy Bauernschmidt hari Senin (11/7) memuji l...
KBRI Belum Berencana Evakuasi WNI dari Sri Lanka
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI di Sri Lanka mengatakan belum berencana mengevakuasi warga ne...
Lawatan Biden ke Timur Tengah: Antara HAM, Energi, dan Keamanan Regional
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Lawatan Presiden AS Joe Biden ke Timur Tengah pekan ini didominasi isu tingginya harga minyak dunia ...
Perdana Menteri Inggris Baru akan Diumumkan pada 5 September
Selasa, 12 Juli 2022 - 11:04 WIB
Graham Brady, pemimpin dari sekelompok legislator Konservatif yang kuat yang dikenal sebagai Komite ...

InfodariAnda (IdA)