Jumat, 19 Oktober 2018 | 00:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Berita Mitra

Capres Brazil Dituduh Sebarkan Berita Bohong Tentang Kubu Pesaing

Kamis, 11 Oktober 2018 - 09:24 WIB   
VOA Indonesia - Capres Brazil Dituduh Sebarkan Berita Bohong Tentang Kubu Pesaing
VOA Indonesia - Capres Brazil Dituduh Sebarkan Berita Bohong Tentang Kubu Pesaing
Putaran kedua pemilihan presiden di Brazil memanas setelah calon tengah-kiri, Fernando Haddad, menuduh saingannya, Jair Bolsonaro, yang berhaluan kanan melancarkan kampanye hitam dengan berita bohong untuk merusak namanya. Menurut kelompok pencari fakta independen, Haddad telah menjadi sasaran serangan tuduhan palsu, sebagian menuduhnya berencana menutup gereja dan membagi-bagikan buku bacaan yang mengajar anak-anak menjadi gay. Haddad, Senin (8/10), mengajak Bolsonaro menandatangani komitmen bersama untuk tidak menyebarkan berita bohong dan palsu sebelum pemilihan putaran kedua pada 28 Oktober. Bolsonaro menolak ajakan itu melalui Twitter dengan menyebut Haddad, ‘bajingan.’  Haddad mengatakan, Selasa (9/10), bahwa penolakan itu merupakan “bukti ketidakjujuran” dan Bolsonaro memperoleh manfaat dari semua bohong itu. Bolsonaro memenangkan pemilihan putaran pertama pada Minggu (7/10) dengan meraih 46 persen suara, sedang Haddad di tempat kedua dengan 29 persen suara. [al]
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pembangunan | 18 September 2018 - 12:49

Akses menuju tol Pekalongan masuk tahap penyempurnaan

Aktual Dalam Negeri | 14 Oktober 2018 - 19:27

Pihak keluarga memakamkan narapidana terorisme di Surabaya

Asian Games 2018 | 28 Agustus 2018 - 17:23

Peraih medali emas dapat bonus uang Rp1,5 miliar, ini jatah pelatih

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:25

Arab Saudi kirim 17.000 domba kurban ke Indonesia

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com