Pulau Buatan Denmark Siap jadi Silicon Valley ala Eropa
Jumat, 11 Januari 2019 - 12:09 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
DW.com - Pulau Buatan Denmark Siap jadi Silicon Valley ala Eropa

Proyek ‘'Holmene‘‘ atau proyek pulau ini rencananya akan dimulai tahun 2022 di selatan Kopenhagen dan rampung tahun 2040. Denmark nantinya akan memiliki 9 pulau buatan seluas 420 kali lapangan sepakbola.

Menteri Dalam Negeri Simon Emil Ammitzboell-Bille mengatakan, pulau buatan ini akan menarik bisnis internasional dan akan membuka sekitar 12,000 pekerjaan. ‘'Kita akan menjadi lebih kuat dalam kompetisi internasional untukmenarik bisnis, investasi dan pekerja dengan kualitas terbaik,‘‘ tambahnya.

Silicon Valley ala Denmark di Eropa

Kini proyek ini masih menunggu persetujuan parlemen. Sejauh ini pemerintah Denmark merencanakan pembukaan lahan baru sekitar 3,1 juta meter kubik, 700.000 meter kubik lahan hijau dan 17 km wilayah pesisir baru.

Dengan lokasi yang tak jauh dari Bandara Kopenhagen, proyek ini diperkirakan akan menarik 380 bisnis baru dan aktifitas ekonomi hingga 8 miliar dollar AS.

‘‘Kami menargetkan perusahaan teknologi, tetapi selalu ada ruang untuk produsen kebutuhan sehari-hari,‘‘ ujar menteri industri dan perdagangan Rasmus Jarlov seperti dikutip kantor berita Denmark Rizau. Untuk mendukung faktor finansial, penjualan kaveling akan mulai dilakukan tahun 2028.

Kepala asosiasi pekerja Denmark, Brian Mikkelsen, menyambut positif rencana itu. Seperti dikutip televisi Denmark TV2, Brian mengatakan pulau-pulau ini dapat memicu perkembangan Silicon Valley Eropa.

Rencananya, satu dari sembilan pulau itu akan menampung air limbah untuk mendaur ulangnya hingga mentransformasikannya menjadi bio-gas. Pulau ini juga akan digunakan sebagai tempat penyimpanan energi dari sumber energi terbarukan.

Denmark dan rencana pulau buatan

Dalam beberapa dekader terakhir, otoritas Denmark memang telah mengatasi masalah keterbatasan lahan dengan membuat lahan lahan buatan sehingga batas-batas wilayah bisa diperluas.

Proyek pulau buatan memang sudah digadang dari Oktober lalu oleh Perdana Menteri Denmark Lars Loekke Rasmussen. Pulau buatan di luar pesisir Denmark ini berguna tidak hanya sebagai fasilitas perumahantetapi juga untuk mengantisipasi ancaman banjir akibat kenaikan permukaan laut.

slc/hp (afp, rtr, dpa)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Sedikitnya empat orang dipastikan meninggal dunia di Paris, hari Minggu (13/1) dalam insiden yang di...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Turki akan menghadapi kehancuran ekonomi apabila menyerang K...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengeluarkan apa yang disebutnya "surat untuk rakyat Perancis...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
China, Senin (14/1) mencemooh klaim Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau bahwa seorang mantan pejab...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Sebuah pesawat kargo militer jatuh di dekat ibukota Iran, Teheran, kata militer pada hari Senin (14/...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo dan Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman, Senin (14/1), s...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo kini berada di Arab Saudi, di mana ia diperkirakan akan menu...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Pangkalan militer baru Indonesia di rantai kepulauan terpencil dekat Laut China Selatan yang disengk...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengancam akan menghabisi lawan-lawan politiknya jika Uni Eropa menc...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Surplus perdagangan China dengan Amerika Serikat meningkat secara drastis pada tahun 2018, meskipun ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)