Senator Kontroversial Australia Juga Hadiri Acara Lain Atas Biaya Negara
Jumat, 11 Januari 2019 - 12:09 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
ABC.net.au - Senator Kontroversial Australia Juga Hadiri Acara Lain Atas Biaya Negara

Salah seorang senator kontroversial Australia Fraser Anning ternyata juga menggunakan uang pembayar pajak untuk membiayai perjalanannya menghadiri pawai kelompok kanan bulan Juli lalu.

Anning yang berasal dari negara bagian Queensland tersebut menjadi pemberitaan media di sini karena menghadiri protes yang dilakukan pendukung sayap kanan di Melbourne hari Sabtu lalu, dan perjalanannya dibebankan kepada negara.

Data biaya perjalanan yang didapat dari Otoritas Independen Pengeluaran Biaya Parlemen (IPEA) menunjukkan bahwa Senator Anning menghabiskan biaya $AUD 1.810 (sekitar Rp 18,5 juta) untuk terbang dari Brisbane ke Sydney guna hadir dalam protes bulan Juli lalu.

Dia hadir bersama dengan aktivis sayap kanan asal Kanada, Lauren Southern untuk menunjukkan dukungan kepada para petani kulit putih Afrika Selatan.

Anning juga menghabiskan biaya $AUD 810 (sekitar Rp 8,5 juta) untuk biaya akomodasi.

Juru bicara kantor Anning juga mengukuhkan bahwa dia hadir dalam acara Pawai bagi Kebebasan Berbicara yang diselenggarakan oleh Australian Liberty Alliance bulan Oktober tahun lalu, yang dipimpin oleh aktivis Israel-Australia Avi Yemini.

Data yang dikeluarkan oleh IPEA tidak menunjukkan pengeluaran biaya yang hatrus ditanggung oleh pembayar pajak, namun diperkirakan jumlahnya ribuan dolar.

Juru bicara Senator Anning mengatakan perjalanan itu masih sesuai dengan peraturan pengeluaran biaya sebagai anggota parlemen.

"Senator Anning menghadiri sebuah acara guna mendukung komunitas petani Afrika Selatan yang sekarang tinggal di Queensland. Atas permintaan penyelenggara dia hadir." kata juru bicara tersebut.

Senator yang sekarang menjadi senator independen menghabiskan biaya $AUD 3 ribu (sekitar Rp 30 juta) untuk penerbangan ke Melbourne guna menghadiri acara yang diorganisir kelompok sayap kanan di sini bernama United Patriots Front.

Senator Anning membela tindaknnya untuk menghadiri acara tersebut dimana beberapa peserta tampak menunjukkan salam gaya Nazi dan menggunakan pakaian dan asesori bernada Nazi.

Dia mengatakan hadir dalam acara demo di Pantai St Kilda itu sebagai protes terhadap kekerasan yang dilakukan kelompok geng asal Afrika."

"Tugas saya adalah mewakili warga Queensland, dan itulah yang saya lakukan/" katanya hari Senin.

Senator dari Partai Hijau Sarah Hanson-Young mengatakan bahwa Senator Anning memperlakukan para pembayar pajak Australia sebagai sapi perah.

"Saya kira tidak seharusnya pembayar pajak Australia membiayai perjalanan dimana dia bergabung dengan teman-teman Nazinya." kata Hanson-Young.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison juga mengutuk protes rasis di St Kilda tersebut namun tidak menyebut nama Senator Anning.

Di Australia sering terjadi kontroversi mengenai biaya perjalanan anggota parlemen untuk menghadiri berbagai acara, biaya yang sebagian besar dibebankan kepada negara, yang artinya dananya berasal dari pembayar pajak.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Laporan media internasional tentang pemilihan umum di Indonesia 2019 antara lain menyebutkan sebagai...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Mantan Presiden Peru, Alan García, tewas bunuh diri dengan cara menembak dirinya ketika polisi da...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Hasil quick count yang dilakukan oleh Lembaga Survei Charta Politika Indonesia menunjukkan pasangan ...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Pelaksanaan pemilu serentak di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), disebut "berjalan...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Korea Utara mengklaim telah menguji coba senjata model baru "yang dipandu secara taktis". ...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Pengiriman pertama bantuan kemanusiaan dari Palang Merah tiba di Venezuela hari Selasa (16/4), menga...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Setelah lima tahun dan dua misi penyelamatan yang gagal, seorang nenek warga Australia bertemu lagi ...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Hanya beberapa hari yang lalu, Severine Vilbert berjalan-jalan di sekitar Notre Dame dengan putri su...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Pemerintah AS pada Rabu (17/4) akan mengumumkan sanksi tambahan terhadap Venezuela, serta Kuba dan N...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Para pakar memperingatkan penunjukan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) baru-baru ini oleh AS sebagai ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)