Perempuan Korban Perdagangan Manusia Yang Membunuh Sekarang Dibebaskan di AS
Jumat, 11 Januari 2019 - 12:09 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
ABC.net.au - Perempuan Korban Perdagangan Manusia Yang Membunuh Sekarang Dibebaskan di AS

Seorang perempuan di Amerika Serikat Cyntoia Brown yang menjadi korban perdagangan manusia namun kemudian membunuh ketika berusia 16 tahun sekarang mendapat pengampunan akan dibebaskan setelah dipenjara selama 15 tahun.

Brown selama dipenjara sudah mendapat dukungan dari para selebiriti yang berjuang bagi pembebasannya.

Menurut Gubernur negara bagian Tennnessee Bill Haslam, Brown yang sekarang berusia 30 tahun mendapat pengampunan karena selama dipenjara menunjukkan perilaku yang baik.

Di usia 16 tahun, Brown membunuh seorang pria yang membayar untuk bisa melakukan hubungan seksual dengannya.

Setelah melarikan diri dari keluarga angkat yang mengasuhnya, Brown ketika itu tinggal di sebuah motel bersama dengan mucikari yang menjualnya kepada mereka yang mau membayar untuk melakukan hubungan seksual.

Tanpa keputusan pengampunan dari Gubernur, Brown baru bisa mendapatkan pembebasan bersyarat di tahun 2059.

Para selebriti di Amerika Serikat seperti penyanyi Rihanna, bintang acara realitas di televisi Kim Kardashian West, komedian Amy Schumer dan aktris Sophia Bush dan Shay Mitchell sudah meluncurkan kampanye lewat media sosial guna mendukung pembebasan Brown, dengan alasan bahwa perempuan tersebut adalah korban yang tidak layak untuk mendapat hukuman penjara lama.

"Cyntoia Brown menurut pengakuannya sendiri melakukan tindak kriminal mengerikan di usia 16 tahun." kata Gubernur Tennessee Haslam dalam sebuah pernyataan.

"Namun menerakan hukuman terhadap seorang remaja yang harus menghabiskan masa 51 tahun sebelum bisa mendapatkan pembebasan bersyarat, terlalu kejam, khususnya melihat usaha luar biasa yang dilakukan Brown untuk membangun kembali hidupnya."

"Transformasi harus disertai dengan harapan."

Cyntoia Brown akan dibebaskan dari penjara pada tanggal 7 Agustus 2019, namun tetap harus melakukan laporan berkala sampai tahun 2020.

Menurut sebuah lembaga bernama Rightst4Girls, di Amerika Serikat setiap tahunnya ada sekitar seribu anak yang dikenai tuduhan melakukan prostitusi.

Sementara itu, menurut kelompok anti perdagangan manusia tersebut, sekitar 1,5 juta orang di Amerika Serikat menjadi korban perdagangan manusia.

'Today you can go online and buy a child for sex': PSA pushes to change law that allows sex traffickers to advertise Video: 'Today you can go online and buy a child for sex': PSA pushes to change law that allows sex traffickers to advertise (ABC News)

Secara global, menurut Organisasi Buruh Internasional (ILO), sekitar 40 juta orang menjadi korban perdagangan manusia, dengan sekitar 4 juta orang menjalani eksploatasi secara seksual.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Laporan media internasional tentang pemilihan umum di Indonesia 2019 antara lain menyebutkan sebagai...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Mantan Presiden Peru, Alan García, tewas bunuh diri dengan cara menembak dirinya ketika polisi da...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Hasil quick count yang dilakukan oleh Lembaga Survei Charta Politika Indonesia menunjukkan pasangan ...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Pelaksanaan pemilu serentak di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), disebut "berjalan...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Korea Utara mengklaim telah menguji coba senjata model baru "yang dipandu secara taktis". ...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Pengiriman pertama bantuan kemanusiaan dari Palang Merah tiba di Venezuela hari Selasa (16/4), menga...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Setelah lima tahun dan dua misi penyelamatan yang gagal, seorang nenek warga Australia bertemu lagi ...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Hanya beberapa hari yang lalu, Severine Vilbert berjalan-jalan di sekitar Notre Dame dengan putri su...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Pemerintah AS pada Rabu (17/4) akan mengumumkan sanksi tambahan terhadap Venezuela, serta Kuba dan N...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Para pakar memperingatkan penunjukan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) baru-baru ini oleh AS sebagai ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)