Presiden Iran: Komentar Trump Terkait Irak Ungkap Kebohongan AS
Elshinta
Kamis, 07 Februari 2019 - 08:30 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Presiden Iran: Komentar Trump Terkait Irak Ungkap Kebohongan AS
VOA Indonesia - Presiden Iran: Komentar Trump Terkait Irak Ungkap Kebohongan AS
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, Selasa (5/2), pernyataan Presiden Donald Trump ingin mempertahankan kehadiran pasukan Amerika di Irak untuk memantau Iran telah mengungkap ‘kebohongan’ Amerika tentang perang melawan terorisme. Dalam wawancara dengan jaringan televisi CBS baru-baru ini Presiden Trump mengatakan Amerika mempunyai ‘basis luar biasa’ di Irak yang ingin dipertahankan ‘sebab ia ingin memantau Iran’. Presiden Rouhani juga membantah ucapan Trump yang mengatakan Amerika tidak punya izin menggunakan Irak sebagai pos pemantau. Trump mengambil sikap keras terhadap Iran, menuduh Iran menyebarkan kekacauan di seluruh kawasan lewat kaki tangannya di Irak dan negara lain. Rouhani mengatakan Amerika tidak akan pernah menguasai Iran lagi sebagaimana sebelum revolusi Iran pada 1979 ketika Iran masih di bawah pemerintah kerajaan yang didukung Amerika. “Sudah tidak mungkin bagi Amerika untuk membawa Iran kembali ke keadaan 40 tahun lalu. Iran tidak akan pernah mundur lagi ke era di bawah dominasi Amerika,” kata Presiden Rouhani menegaskan. [al]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rusia Kritik Uji Rudal Darat AS yang Sebelumnya Dilarang INF
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Rusia hari Selasa (20/8) mengkritik Amerika Serikat, karena menguji coba rudal darat yang hingga tig...
Staf Konsulat Inggris di Hong Kong Dikabarkan Ditahan di China
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan “sangat prihatin” oleh laporan bahwa seorang karyawan...
Malaysia Larang Pendakwah Muslim India Lakukan Aktivitas Publik
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Polisi Malaysia mengatakan pendakwah Muslim asal India, yang diburu di India karena dituduh melakuka...
Pemimpin Kashmir yang Dikuasai Pakistan Sambut Baik Prakarsa Trump
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Presiden wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan menyambut baik upaya-upaya Presiden Amerika Donald T...
Hubungan Mulai Tenang, Menlu China, Jepang Bertemu di Beijing
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Menteri-menteri luar negeri China dan Jepang telah bertemu di tengah-tengah suasana tenang yang cuku...
Wahana Tak Berawak India Masuki Orbit Bulan
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Sebuah wahana antariksa tak berawak milik India berhasil memasuki orbit bulan hari Selasa (20/8), me...
Guaido: Pejabat Pemerintahan Maduro Coba Selamatkan Diri Sendiri
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Pemimpin oposisi dan pemimpin interim Venezuela yang diakui Amerika, Juan Guaido, mengatakan pejabat...
Persetujuan Perdagangan Inggris-AS Pasca Brexit Terancam
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Anggota-anggota Demokrat di Kongres Amerika mengancam akan memblok setiap persetujuan perdagangan an...
Utusan AS Menuju Doha untuk Pembicaraan dengan Taliban
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan, utusan khusus Amerika untuk Afghanistan sedang melawat ke...
Kelompok Konservatif Korea Selatan Kecam Kebijakan Trump
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Bukan rahasia lagi bahwa Presiden AS Donald Trump kadang-kadang bersikap lebih ramah terhadap musuh-...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)