Ada keluarga burung walet bersarang di atap, rumah tua gagal dibongkar
Selasa, 12 Juni 2018 - 01:45 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
BBC Indonesia - Ada keluarga burung walet bersarang di atap, rumah tua gagal dibongkar

Para petani di bagian timur Cina dilaporkan menunda pembongkaran sebuah rumah tua karena ditemukan adanya keluarga burung walet yang bermukim di sana.

Menurut surat kabar Peoples Daily , awalnya rumah tua yang terletak di kota Zhuyuan, bagian timur Provinsi Zhejiang itu dijadwalkan akan dibongkar pada 5 Juni, karena lokasinya terletak di tempat yang dianggap berisiko tinggi terhadap bencana geologi.

Namun, ketika para tukang hendak membongkar rumah tersebut, mereka mendengar suara burung bercicit, dan menemukan empat sarang burung walet yang di dalamnya terdapat sejumlah anak burung yang kelaparan.

"Empat anak burung mengintip dari salah satu sarangnya dan menciak karena kelaparan," Xu Zheng, orang yang memimpin pembongkaran rumah tersebut mengatakan kepada kantor berita Xinhua.

Ia juga menambahkan bahwa tim juga menemukan tujuh telur burung walet.

Xinhua menyebut, tim pembongkaran menghubungi ke Asosiasi Burung Liar Zhejiang. Lalu ahli konservasi Song Shihe menyarankan mereka untuk tidak memindahkan burung-burung tersebut.

Song mengatakan jika mereka memindahkan sarangnya, bau manusia akan menempel pada anak-anak burung itu, dan akibatnya induk burung bisa menelantarkan sarang dan membuat harapan hidup anak-anak burung itu jadi rendah.

Jadwal pembongkaran ulang rumah tersebut belum ditetapkan, tetapi Peoples Daily mengatakan bisa memakan waktu sekitar satu bulan, karena telur walet membutuhkan waktu 15 hari untuk menetas, dan anak-anak burung yang baru lahir membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk bisa mencari makan dan terbang sendiri.

Cina sudah lama menghadapi masalah dalam upaya memindahkan para penghuni dari gedung-gedung tua.

Orang-orang yang menolak pembongkaran rumah dan memilih bertahan di rumah mereka yang jadi terkucil sendiri di tengah bangunan baru lazim terjadi di Cina yang membangun dengan pesat itu.

Rumah-rumah yang bertahan sendirian dari penbongkaran itu dijuluki rumah-rumah paku.

Namun, gagalnya pembongkaran rumah karena adanya sekelompok burung walet yang bersarang merupakan peristiwa yang baru pertama kalinya terjadi di negara itu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Sedikitnya empat orang dipastikan meninggal dunia di Paris, hari Minggu (13/1) dalam insiden yang di...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Turki akan menghadapi kehancuran ekonomi apabila menyerang K...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengeluarkan apa yang disebutnya "surat untuk rakyat Perancis...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
China, Senin (14/1) mencemooh klaim Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau bahwa seorang mantan pejab...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Sebuah pesawat kargo militer jatuh di dekat ibukota Iran, Teheran, kata militer pada hari Senin (14/...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo dan Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman, Senin (14/1), s...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo kini berada di Arab Saudi, di mana ia diperkirakan akan menu...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Pangkalan militer baru Indonesia di rantai kepulauan terpencil dekat Laut China Selatan yang disengk...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengancam akan menghabisi lawan-lawan politiknya jika Uni Eropa menc...
Selasa, 15 Januari 2019 - 09:02 WIB
Surplus perdagangan China dengan Amerika Serikat meningkat secara drastis pada tahun 2018, meskipun ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)