Warga Arab-Israel Marah Atas Komentar Netanyahu soal Negara Bangsa Yahudi
Kamis, 14 Maret 2019 - 08:48 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
VOA Indonesia - Warga Arab-Israel Marah Atas Komentar Netanyahu soal Negara Bangsa Yahudi
Warga Israel keturunan Arab telah menyampaikan kemarahan atas komentar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini yang mengatakan Israel "bukan sebuah negara bagi semua warganya." Sebagian warga Arab Israel menyerukan memboikot pemilihan Israel. Masalah itu pertama kali muncul di Instagram ketika aktris dan model Rotem Sela memposting: "Kapan seseorang di dalam pemerintahan akan menyampaikan kepada publik bahwa Israel adalah negara bagi semua warganya." Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan cepat membalas “Rotem yang terhormat, koreksi penting: Israel bukan negara bagi semua warganya. Menurut hukum negara yang kita sahkan, Israel adalah negara-bangsa dari orang-orang Yahudi bukan yang lainnya.” Perdebatan itu terjadi kurang dari dua bulan sebelum pemilihan Israel dan membuat marah warga Arab Israel, yang merupakan 20 persen pemilih Israel. Perdebatan itu muncul setelah komisi pemilihan Israel mengatakan bahwa satu partai Arab, Balad, tidak bisa mencalonkan diri dalam pemilihan karena anggotanya diduga mendukung terorisme, tuduhan yang ditolak partai itu. Pada saat yang sama, komisi pemilu menyetujui seruan partai ekstremis Yahudi agar orang Arab meninggalkan Israel. Aida Toumi Sliman, seorang anggota Knesset, parlemen Israel keturunan Arab mengatakan pemilihan itu sangat penting bagi masa depan demokrasi di Israel. "Pemerintah selanjutnya akan menentukan apakah negara ini akan sedikit mengarah pada situasi demokrasi HAM yang setara ataukah menjadi rezim apartheid dengan sistem hukum yang mendukung praktek rezim apartheid," kata Sliman. Ia mengatakan partainya mengajukan banding ke Mahkamah Agung terhadap keputusan untuk melarang partai Arab Balad. [my]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:34 WIB
Dugaan jual beli jabatan di Kementerian Agama yang menyeret mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pemba...
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:34 WIB
Seorang mahasiswa doktoral asal Indonesia bernama Irfan Yunianto mampu meloloskan diri dari aksi pen...
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:34 WIB
Sebanyak 50 orang meninggal dunia dalam penembakan massal di dua masjid di kota Christchurch, Seland...
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:34 WIB
Seorang bayi berusia lima bulan berhasil diselamatkan dari banjir bandang yang menerjang kawasan Jay...
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:34 WIB
Suara Martina Safkaur serak setelah puluhan kali berteriak minta tolong, namun tak satu pun orang me...
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:34 WIB
Selandia Baru akan melarang semua jenis senjata semi-otomatis seperti yang digunakan dalam penembaka...
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:34 WIB
Sebuah bus yang ditumpangi 51 anak sekolah dibajak oleh sopirnya sendiri dan dibakar di dekat kota M...
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:34 WIB
Revolusi Islam 1979 membawa perubahan yang mengguncang Iran, tak terkecuali bagi kaum perempuan. Sal...
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:34 WIB
Buku Metamorphosis karya Robert Hackman dipublikasikan oleh Dewi Lewis.
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:34 WIB
Anda bisa melihat hasil karya Tariq Zaidi di Instagram (@tariqzaidiphoto), Facebook (@tariqzaidiphot...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)