PM Australia Minta Warganya Atur Sendiri Soal COVID. Apa Maksudnya?
Elshinta
Sabtu, 25 Desember 2021 - 07:27 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
PM Australia Minta Warganya Atur Sendiri Soal COVID. Apa Maksudnya?
ABC.net.au - PM Australia Minta Warganya Atur Sendiri Soal COVID. Apa Maksudnya?

Wabah baru COVID-19 dari varian Omicron dengan peningkatan jumlah kasus menjadi perkembangan terbaru dari pandemi di Australia.

Rasa ketidakpastian dan ketakutan kembali dirasakan warga di Australia, tapi ada bahasa berbeda yang digunakan Perdana Menteri Scott Morrison, setelah rapat kabinet nasional luar biasa digelar Rabu kemarin (22/12).

PM Morrison mengatakan penanganan Omicron harus dilakukan melampaui langkah yang diambil Pemerintah Australia.

"

"Tiap-tiap individu dan masyarakat juga perlu mengambil tindakan," katanya.

"

Menurutnya tiap-tiap orang harus mengatur diri mereka sendiri ketika Australia memperkirakan peningkatan kasus dalam beberapa minggu ke depan.

PM Morrison mengatakan saat penularan tinggi, penggunaan masker di dalam ruangan "tentunya sangat direkomendasikan".

"Sama seperti halnya saat musim panas, orang akan memakai topi atau memakai krim tabir surya," ujarnya.

"Tidak ada aturan atau persyaratan untuk melakukannya. Tapi itu telah menjadi saran kesehatan yang sangat direkomendasikan," jelasnya, yang menambahkan memakai masker juga berada dalam kategori yang sama.

PM Australia mengatakan warganya adalah "orang-orang yang menggunakan akal pikirannya", jadi tahu apa yang harus dilakukan untuk melindungi kesehatan dirinya sendiri dan orang lain, tanpa harus diwajibkan.

Tapi mulai besok (24/12), sehari sebelum Natal, masker kembali harus digunakan di dalam ruangan bagi warga di negara bagian New South Wales dan Victoria, aturan yang sebelumnya sudah dilonggarkan.

Definisi kontak saat penularan tinggi

PM Morrison juga mengindikasikan akan adan definisi yang sama di tiap negara bagian soal 'close contact' atau kontak erat, tetapi kontak biasa atau 'casual contact' kemungkinan tidak akan dibicarakan lagi.

"Bahkan ada argumen yang mengatakan seharusnya tidak ada persyaratan untuk definisi casual contact sama sekali, ketika kasus penularan begitu tinggi," katanya.

"Yang penting adalah bagaimana Anda menangani close contact dan bagaimana itu didefinisikan, serta apa yang harus dilakukan jika Anda ada di situasi itu."

Bagaimana jika pernah ke tempat yang terpapar?

PM Morrison mengatakan di negara bagian dengan jumlah penularan yang tinggi, "melacak setiap orang yang masuk ke tempat tertentu tidaklah realistis dan bukan daya upaya yang baik".

Menurutnya 'check in' ke tempat-tempat menggunakan kode QR digunakan untuk memberi tahu orang-orang, jika mereka berada di satu tempat dalam waktu yang sama dengan orang yang tertular COVID-19.

"

"Kemudian orang tersebut, jika mereka bukan close contact, bisa mengatur sendiri bagaimana mereka menanggapinya untuk memastikan mereka mengambil tindakan yang tepat," katanya.

"

Apa kata pakar kesehatan?

James Trauer, Kepala Pemodelan Epidemiologi dari Monash University di Melbourne, mengatakan pendekatan yang terkoordinasi saat menangani varian Omicron selama satu hingga dua bulan ke depan akan sangat krusial. 

Ia menegaskan agar Pemerintah dan pihak berwenang tidak meremehkan potensi dampak dari varian Omicron.

"Yang menjadi sangat penting adalah cakupan vaksinasi yang luas, pemberian dosis ketiga kepada mereka yang sudah mendapat dua dosis AstraZeneca, pemakaian masker kembali, dan pembatasan keramaian atau pembatalan acara-acara besar yang membuat orang berkerumun," ujarnya.

Menurutnya, harapan yang baik baru akan ada setelah dipastikan Omicron adalah varian virus corona yang lebih ringan. 

Dosis vaksin ketiga sudah mulai dilakukan di Australia dan anak-anak yang berusia lima hingga sebelas tahun akan mulai mendapatkan vaksinasi di bulan Januari mendatang.

Kepala Medis di Australia, Paul Kelly, mengatakan lebih dari 500 kasus Omicron sudah terkonfirmasi di Australia saat ini, meski jumlahnya bisa jadi lebih dari itu.

Ia mengatakan di New South Wales (NSW), dengan ibu kota Sydney, sekitar 60 persen dari kasus harian baru diyakini akibat varian Omicron.

"Tak diragukan lagi, Omicron telah menggantikan varian Delta, terutama di NSW dan menyebar cepat juga di negara bagian lain, kecuali Australia Barat," ujar Paul.

Artikel ini dirangkum dan diproduksi oleh Erwin Renaldi dari laporan dalam bahasa Inggris

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kasus Cacar Monyet Pertama Diperkirakan Diidap Seorang Pria di Sydney yang Baru Pulang dari Eropa
Sabtu, 21 Mei 2022 - 08:41 WIB
Pihak berwenang bidang kesehatan di Sydney mengatakan bahwa seorang pria berusia 40-an mungkin men...
Patut Dicoba: Warga Indonesia Rela ke Pedalaman Australia Demi Mendapatkan Status Penduduk Tetap
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:12 WIB
Christoper Reno Budiman mengaku hidupnya berubah 180 derajat sejak pindah ke Kangaroo Island, Austra...
Program Penjualan Minyak Goreng Indonesia Dilakukan di 10 Ribu Lokasi Untuk Menurunkan Harga Pasaran
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:12 WIB
Menteri Perdagangan Indonesia Muhammad Lutfi mengatakan harga minyak goreng akan stabil segera setel...
Ferdinand Marcos Jr Ingin Filipina Hindari
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:12 WIB
Presiden terpilih Filipina Ferdinand 'Bongbong' Marcos Jr mengatakan hubungan negaranya ...
Warga Australia yang Isolasi COVID Bisa Memilih Lewat Telepon dalam Pemilu Hari Sabtu
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:12 WIB
Komisi Pemilihan Umum Australia (AEC) mengubah aturan pemungutan suara untuk memungkinkan pemilih ya...
Anggota TNI AD Terlibat Latihan Militer Bersama bagi Misi Kemanusiaaan di Australia
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:12 WIB
Di sebuah pulau tidak bernama yang dilanda badai topan tropis, prajurit TNI AD bergabung dengan tent...
Pasien Anak yang Diduga Usus Buntu Meninggal di Melbourne, Orang Tuanya Menuntut Jawaban Rumah Sakit
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:09 WIB
Ketika Chandra Sekhar Lanka dan Satya Tarapureddi membawa putri mereka Amrita ke Monash's Chi...
Harus Punya Nyali: Bagaimana Pekerja Museum Australia Mengamankan Bangkai Paus untuk Diteliti
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:09 WIB
Sebagai kepala divisi mamalia pada Museum Australia Selatan, David Stemmer terkadang harus berkutat ...
Kami tak Mau Dibungkam: Mahasiswa Asing di Australia Berjuang Melawan Majikan yang Curang
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:09 WIB
Kasus pekerja asing di Australia yang dibayar rendah oleh majikannya masih sering terjadi. Bahkan k...
Remaja Usia 18 Tahun Ditetapkan Tersangka Penembakan 10 Orang di Amerika Serikat
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:09 WIB
Agen federal Amerika Serikat telah mewawancarai orang tua remaja kulit putih berusia 18 tahun yang...
InfodariAnda (IdA)