Pence Desak PBB Cabut Kredensial Venezuela
Jumat, 12 April 2019 - 08:58 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
VOA Indonesia - Pence Desak PBB Cabut Kredensial Venezuela
Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan Amerika akan mengerahkan tekanan diplomatik dan ekonomi untuk mewujudkan transisi damai menuju demokrasi di Venezuela. Pence hari Rabu berpidato di hadapan Dewan Keamanan (DK) PBB dan mendesak PBB untuk mengakui Juan Guaido sebagai presiden Venezuela menggantikan Nicolás Maduro dan mencabut kredensial Duta Besar Venezuela untuk PBB, Samuel Moncada, yang juga hadir pada pertemuan DK itu. Pence mengatakan kepada Moncada "Dengan segala hormat, Tuan Duta Besar, Anda seharusnya tidak berada di sini." Wakil Presiden itu kemudian menambahkan: "Anda harus kembali ke Venezuela dan memberi tahu Nicolás Maduro bahwa waktunya sudah habis. Sudah waktunya untuk mundur." Pence mengatakan Amerika  akan mengedarkan resolusi DK untuk mengakui Guaido dan berpihak kepada rakyat Venezuela "ketika mereka bangkit melawan intimidasi dan kekerasan" dan bagi kebebasan. Duta Besar Rusia untuk PBB mengatakan pertemuan darurat DK PBB mengenai Venezuela yang diminta Amerika secara artifisial memprovokasi "krisis di Venezuela untuk menggulingkan pemimpin yang terpilih secara sah dan menggantikannya dengan anteknya." [my]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Laporan media internasional tentang pemilihan umum di Indonesia 2019 antara lain menyebutkan sebagai...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Mantan Presiden Peru, Alan García, tewas bunuh diri dengan cara menembak dirinya ketika polisi da...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Hasil quick count yang dilakukan oleh Lembaga Survei Charta Politika Indonesia menunjukkan pasangan ...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Pelaksanaan pemilu serentak di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), disebut "berjalan...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Korea Utara mengklaim telah menguji coba senjata model baru "yang dipandu secara taktis". ...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Pengiriman pertama bantuan kemanusiaan dari Palang Merah tiba di Venezuela hari Selasa (16/4), menga...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Setelah lima tahun dan dua misi penyelamatan yang gagal, seorang nenek warga Australia bertemu lagi ...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Hanya beberapa hari yang lalu, Severine Vilbert berjalan-jalan di sekitar Notre Dame dengan putri su...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Pemerintah AS pada Rabu (17/4) akan mengumumkan sanksi tambahan terhadap Venezuela, serta Kuba dan N...
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB
Para pakar memperingatkan penunjukan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) baru-baru ini oleh AS sebagai ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)