Polisi Thailand Tangkap George Clooney Penjual Pakaian dan Jam Tangan
Elshinta
Selasa, 18 Juni 2019 - 07:49 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Polisi Thailand Tangkap George Clooney Penjual Pakaian dan Jam Tangan
DW.com - Polisi Thailand Tangkap George Clooney Penjual Pakaian dan Jam Tangan

Dua orang warga Italia yang bekerja sama melakukan penipuan itu ditangkap di salah satu resort mewah di Thailand setelah buron bertahun-tahun.

Francesco Galdelli, 58, dan Vanja Goffi, 45, memang sudah lama diburu oleh Interpol sejak 2013. Mereka bekerja sama untuk menipu dan salah satunya yaitu Francesco mengaku sebagai George Clooney untuk menjaring korban agar berinvestasi di bisnis pakaian.

"Selama interogasi, Francesco mengaku menjadi George Clooney dan membuka bisnis pakaian guna menipu para korban agar mengirimkan uang kepadanya," kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kepolisian Thailand.

Clooney yang asli bahkan pernah menuntut mereka di pengadilan Italia pada 2010 dan bersaksi bahwa mereka telah menyalahgunakan namanya.

Keduanya bersalah karena melakukan serangkaian penipuan di Italia dengan menjual jam tangan Rolex palsu di internet. Alih-alih mendapatkan jam bergengsi itu, para korban malah menerima paket berisi garam.

Galdelli sendiri divonis bersalah oleh pengadilan Milan dengan hukuman delapan tahun penjara, namun ia berhasil melarikan diri. Karena kerjasama dalam bidang kriminalitas ini mereka dijuluki sebagai Bonnie dan Clyde dari Italia.

Situs berita Coconuts menampilkan gambar Francesco yang mengaku George clooney saat digelandang polisi. Apakah mirip?

ae/hp (BBC, AP, AFP)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung berapi: Tiada tanda-tanda kehidupan setelah letusan di Selandia Baru, kata PM Jacinda Ardern
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, menyatakan tiada tanda-tanda kehidupan di Pulau Putih...
Demo Hong Kong: Potret kemarahan dan rasa putus asa warga selama enam bulan terakhir
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Pada 9 Juni 2019, sebuah aksi unjuk rasa besar-besaran terjadi di Hong Kong - potret amarah warga te...
Kisah Greta Thunberg, remaja yang menantang pemimpin dunia di konferensi perubahan iklim COP25
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Kampanye lingkungan yang menjadi tumpuan jutaan orang yang ingin mengubah pikiran pemimpin dunia dim...
Peleburan tubuh maskulin dan feminin inspirasi film Kucumbu Tubuh Indahku dari tari Lengger Lanang
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Film Kucumbu Tubuh Indahku memenangkan delapan penghargaan Piala Citra 2019, termasuk pada kategori ...
Mengapa kita suka menyiksa diri dengan menyantap makanan super pedas?
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Tahun lalu, para dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebuah rumah sakit di Amerika Serikat berup...
Rusia dilarang berkompetisi di semua ajang olah raga selama empat tahun, termasuk Olimpiade 2020 dan Piala Dunia 2022
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Rusia dikenai larangan berkompetisi di semua ajang olah raga selama empat tahun oleh Badan Anti-Dopi...
Samarinda: Mayat balita tanpa kepala diduga tewas
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Mayat balita tanpa kepala yang ditemukan di saluran drainase Kota Samarinda, pada Minggu (08/12), di...
Miss Universe 2019: Zozibini Tunzi, penyokong kecantikan alami yang tidak pernah dianggap cantik
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
"Saya dibesarkan di dunia di mana perempuan yang tampak seperti saya, dengan jenis kulit seperti say...
Nobel Perdamaian 2019: Abiy Ahmed, filosofi medemer dan pendekatan yang lebih liberal
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Abiy Ahmed telah mengguncang Ethiopia sejak menjadi perdana menteri...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)