Warga Denmark Ini Jadi Warga Asing Pertama, Yang Terpilih Jadi Wali Kota di Jerman
Elshinta
Rabu, 19 Juni 2019 - 07:47 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Warga Denmark Ini Jadi Warga Asing Pertama, Yang Terpilih Jadi Wali Kota di Jerman
DW.com - Warga Denmark Ini Jadi Warga Asing Pertama, Yang Terpilih Jadi Wali Kota di Jerman

Warga Denmark Claus Ruhe Madsen hari Minggu (16/07) memenangkan pemilihan untuk menjadi wali kota Rostock, kota di Jerman utara. Dia menjadi warga asing pertama di Jerman yang menduduki jabatan itu.

Claus Ruhe Madsen bukan anggota partai. Dia calon independen yang didukung oleh partai Kanselir Jerman Angela Merkel, CDU. Dalam pemilu putaran kedua akhir pekan lalu, dia berhasil mengumpulkan sekitar 57 persen suara, mengalahkan kandidat Partai Kiri die Linke, yang mengumpulkan 43 persen suara.

Pencalonan pengusaha berusia 46 tahun itu memang sempat jadi berita utama, tidak hanya di Jerman. Pada pemilu putaran pertama, dia berhasil mengumpulkan suara terbanyak, mengalahkan 7 kandidat lain.

Baca juga: Berusia 100 Tahun, Wanita Asal Jerman Terpilih Duduki Kursi Dewan Kota

Sudah lama tinggal di Jerman

Claus Ruhe Madsen berasal dari Kopenhagen dan sudah tinggal di Jerman sejak 1992. Dia sudah tinggal di Rostock sejak usia 21 tahun. Sebelum menjadi wali kota, dia sudah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Rostock selama enam tahun. Di Rostock dia punya lima toko mebel yang dikelola bersama istrinya.

Claus Ruhe Madsen menyebut dirinya sebagai warga Rostock. "Saya warga Eropa dan warga Rostock," katanya dalam sebuah wawancara radio. "Saya adalah warga Rostock, juga tanpa paspor Jerman", tandasnya.

Rostock adalah kota kecil yang dulu terletak di wilayah Jerman Timur, sekarang memiliki populasi sekitar 210 ribu penduduk. Selama kampanye, Claus Ruhe Madsen mengangkat tema lingkungan, ekonomi dan digitalisasi. Ternyata banyak pemilih yang tertarik dengan tema-tema itu dan memilih warga Denmark tersebut.

Baca juga: Produk Mebel Indonesia Digemari di Pasar Eropa

Warga asing bisa jadi wali kota?

Aturan Uni Eropa dari tahun 1994 memang memungkinkan seorang warga asing menjadi wali kota. Menurut aturan itu, seorang warga Uni Eropa punya hak pilih aktif dan pasif di daerah tempat dia tinggal, artinya pada pemilihan tingkat komunal, dengan hak-hak yang sama yang dinikmati warga negara di negara tersebut.

Itu sebabnya, seorang warga Denmark bisa saja mencalonkan diri menjadi wali kota di sebuah kota Jerman, asal saja dia memang tinggal di kota itu. Tetapi aturan itu bukan suatu kewajiban bagi negara anggota. Artinya, ada negara Uni Eropa yang menerapkan, ada juga yang tidak.

Beberapa anggota Uni Eropa, seperti Inggris, Prancis, Italia dan Bulgaria misalnya tidak mengizinkan warga asing menduduki jabatan tertinggi di sebuah kota, jadi tidak bisa menjadi walikota. Tetapi warga asing bisa dipilih menjadi anggota parlemen lokal atau menduduki jabatan penting di pemerintahan lokal.

Di Jerman, hanya Negara Bagian Bayern yang tidak mengijinkan warga asing menjadi walikota. Di semua negara bagian yang lain di Jerman, warga asing boleh mencalonkan diri untuk pemilihan walikota.

Tetapi jika Claus Ruhe Madsen sekali waktu ingin menjadi Kanselir atau Presiden Jerman, dia harus punya paspor Jerman, karena hanya warga negara Jerman yang bisa menduduki jabatan tertinggi itu. (hp/ae)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korsel Inginkan Perundingan dengan Jepang untuk Akhiri Perang Dagang
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan negaranya akan “dengan senang hati bergandeng tangan...
Tindakan AS Hentikan Pembebasan Tanker Iran di Gibraltar
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Amerika Serikat, Kamis (15/8) bertindak untuk menyita kapal supertanker Iran yang ditahan di Gibralt...
Pesawat Rusia Tabrak Burung, Lakukan Pendaratan Darurat
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Awak pesawat Ural Airlines disambut sebagai pahlawan setelah melakukan pendaratan darurat di ladang ...
Ribuan Orang Yaman Berpawai Mendukung Separatis di Aden
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Ribuan orang Yaman berunjuk rasa di kota pelabuhan Aden, mendukung separatis di bagian selatan yang ...
Seorang Pria di Swedia Didakwa Bersekongkol untuk Melakukan Aksi Terorisme
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Tim jaksa di Swedia mengatakan seorang pria ditangkap di Swedia utara. Pria yang sebelumnya diduga m...
Pemberontak Myanmar Serang Akademi Militer Elit, 15 Tewas
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pemberontak Myanmar menewaskan sedikitnya 15 orang pada hari Kamis (15/8), sebagian besar adalah ang...
Pengadilan Thailand Setujui Penahanan Lanjutan atas 2 Tersangka Bom
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Sebuah pengadilan di Thailand, Kamis (15/8) memperpanjang penahanan dua tersangka yang dituduh menan...
Spanyol Bersedia Terima Sebagian Migran
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Spanyol bersedia menerima 150 migran dari kapal penyelamat yang ditolak berlabuh di Italia. Penerima...
Penjualan Ritel yang Kuat Kurangi Kemuraman Ekonomi AS
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pasar saham di Jepang, Kamis (15/8) anjlok, tetapi tidak sedrastis penurunan yang dialami pasar Amer...
Indonesia Minta India dan Pakistan Utamakan Dialog Dalam Isu Kashmir
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi meminta India dan Pakistan mengutamakan dialog terkait k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)