Kiri Kanan
Juara Tinju Spanyol Berjuang untuk Hak-Hak Perempuan
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Juara Tinju Spanyol Berjuang untuk Hak-Hak Perempuan
VOA Indonesia - Juara Tinju Spanyol Berjuang untuk Hak-Hak Perempuan
Pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga saat hamil dan kini menjadi seorang ibu dari dua anak, Miriam Gutierrez adalah seorang juara tinju Spanyol sekaligus pejabat yang memiliki tujuan mengalahkan mereka yang menantang hak-hak perempuan. Pada Maret 2019, tepatnya di sebuah kasino sebelah utara Madrid, petinju Miriam Gutierrez kembali memenangkan pertandingan lain dalam hidupnya yang penuh pertarungan. Hamil pada usia dua puluh satu, pasangan Gutierrez ketika itu memukulinya begitu keras hingga melahirkan secara prematur. Gutierrez, juara tinju kelas ringan Eropa yang juga anggota dewan kota Torroejon de Ardoz itu mengemukakan,"Saya hamil delapan bulan, akan segera melahirkan. Dia memukul wajah saya begitu kerasnya hingga beberapa tulang patah dan saya terjatuh. Hal pertama yang muncul di benak saya sebagai orang yang akan menjadi seorang ibu adalah: Apakah jantung bayi perempuan saya masih berdetak?,” kata Miriam Gutierrez. Putrinya lahir dengan jantung yang masih berdetak. Pelatih tinju Gutierrez kemudian menyarankannya agar memusatkan perhatian pada keluarga dan berjuang keluar dari masa-masa sulit. Miriam lebih jauh memaparkan, "Ia mengambil putri saya dan memberitahu bahwa yang harus saya lakukan adalah berganti baju, mengenakan sarung tinju, dan mulai berlatih. Itu tiga belas tahun lalu” Dalam tiga belas tahun itu, Gutierrez, yang pelindung mulutnya diukir tagar "genderviolence" atau kekerasan gender, menjadi juara tinju Eropa, seorang anggota dewan kota di pinggiran Madrid, dan seorang pembicara yang memberi motivasi. Menjadi seorang panutan, bagi Gutierrez, masih terasa tidak nyata. Sebagai pendatang baru dalam politik yang oleh rekan-rekan berlatihnya dijuluki ‘Sang Ratu,’ Gutierrez berencana untuk memperjuangkan hak-hak perempuan di kantor sambil terus berjuang untuk merebut gelar juara tinju dunia. [mg/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korsel, AS Gagal Capai Kesepakatan Pembagian Biaya Pertahanan
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB
AS dan Korea Selatan gagal mencapai perjanjian pembagian biaya pertahanan setelah mengadakan pembica...
Komisi HAM Kecam Penggunaan Kekerasan Terhadap Demonstran di Chile
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB
Komisi Antar-Amerika untuk HAM atau IACHR mengutuk Chile pada Jumat (12/6) karena menggunakan "kekua...
9 Demonstran Tewas di Baghdad, AS Jatuhkan Sanksi Baru
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB
Sembilan demonstran tewas pada Jumat (6/12) malam setelah orang-orang tak dikenal menyerang sebuah k...
Demonstran Haiti Kecam Dukungan AS untuk Presiden Korup
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB
Ratusan demonstran berpawai dari pusat kota Port-au-Prince, Ibu Kota Haiti, menuju Kedutaan Besar pa...
Warga Afghanistan Berduka dengan Kematian Dokter Jepang 
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB
Dia datang ke Afghanistan sebagai dr. Tetsu Nakamura pada 1980-an untuk membantu merawat pasien kust...
Banyak Orang Bolivia Tak Inginkan Morales Kembali
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB
Di dataran tinggi Andes, sekitar dua jam perjalanan dari La Paz, orang-orang Achacachi mengatakan m...
Dinamika Umat Muslim di India
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB
Putusan Mahkamah Agung India baru-baru ini mengizinkan umat Hindu untuk membangun kuil di sebuah kot...
Museum Vagina, Dorong Dialog Tentang Subyek Tabu Terkait Tubuh Perempuan
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB
Pertengahan November lalu, sebuah museum tak biasa dibuka di London, Inggris, yaitu Museum Vagina y...
Aksi Mogok Massal di Prancis Usik Transportasi Akhir Pekan
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB
Aksi mogok massal terbesar dalam puluhan tahun di Prancis menyebabkan warga yang melakukan perjalana...
Jumlah Korban Tewas di Irak Bertambah Setelah Serangan terhadap Protes Anti-Pemerintah
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB
Jumlah korban tewas setelah sekelompok pria bersenjata menyerang para demonstran anti-pemerintah di ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)