Huawei Berencana PHK Besar-besaran di AS
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Huawei Berencana PHK Besar-besaran di AS
VOA Indonesia - Huawei Berencana PHK Besar-besaran di AS
Raksasa teknologi China, Huawei Technologies, berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran pada operasi bisnisnya di Amerika Serikat di tengah masalah pembatasan penjualan yang dikenakan AS kepada pabrikan alat telekomunikasi itu, Reuters melaporkan, Minggu (14/7), mengutip koran the Wall Street Journal.  Mengutip sumber-sumber yang tak diungkap identitasnya, Wall Street Journal melaporkan PHK akan berdampak pada pekerja-pekerja di anak perusahaan Huawei yang bergerak di bidang riset dan pengembangan, Futurewei Technologies. Anak perusaan itu mempekerjakan 850 karyawan di laboratorium riset di seluruh Amerika Serikat, menurut WSJ. PHK mungkin akan mencapai ratusan karyawan, kata satu narasumber kepada WSJ. Pegawai Huawei yang berkewarganegaraan China dan bekerja di AS diberi opsi untuk kembali ke China dan tetap bekerja di perusahaan tersebut, kata seorang narasumber lainnya. Beberapa karyawan sudah menerima pemberitahuan mengenai PHK, sedangkan pengurangan karyawan yang lebih banyak sedang direncanakan dan akan diumumkan segera, kata koran itu.  Huawei menolak memberi komentar saat dihubungi oleh Reuters. Setelah Departemen Perdagangan memasukkan Huawei ke dalam yang disebut “daftar entitas”, komunikasi para pegawai Futurewei dengan rekan-rekan mereka di kantor pusat Huawei di China, dibatasi, kata beberapa orang kepada WSJ. [ft]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korsel Inginkan Perundingan dengan Jepang untuk Akhiri Perang Dagang
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan negaranya akan “dengan senang hati bergandeng tangan...
Tindakan AS Hentikan Pembebasan Tanker Iran di Gibraltar
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Amerika Serikat, Kamis (15/8) bertindak untuk menyita kapal supertanker Iran yang ditahan di Gibralt...
Pesawat Rusia Tabrak Burung, Lakukan Pendaratan Darurat
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Awak pesawat Ural Airlines disambut sebagai pahlawan setelah melakukan pendaratan darurat di ladang ...
Ribuan Orang Yaman Berpawai Mendukung Separatis di Aden
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Ribuan orang Yaman berunjuk rasa di kota pelabuhan Aden, mendukung separatis di bagian selatan yang ...
Seorang Pria di Swedia Didakwa Bersekongkol untuk Melakukan Aksi Terorisme
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Tim jaksa di Swedia mengatakan seorang pria ditangkap di Swedia utara. Pria yang sebelumnya diduga m...
Pemberontak Myanmar Serang Akademi Militer Elit, 15 Tewas
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pemberontak Myanmar menewaskan sedikitnya 15 orang pada hari Kamis (15/8), sebagian besar adalah ang...
Pengadilan Thailand Setujui Penahanan Lanjutan atas 2 Tersangka Bom
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Sebuah pengadilan di Thailand, Kamis (15/8) memperpanjang penahanan dua tersangka yang dituduh menan...
Spanyol Bersedia Terima Sebagian Migran
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Spanyol bersedia menerima 150 migran dari kapal penyelamat yang ditolak berlabuh di Italia. Penerima...
Penjualan Ritel yang Kuat Kurangi Kemuraman Ekonomi AS
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pasar saham di Jepang, Kamis (15/8) anjlok, tetapi tidak sedrastis penurunan yang dialami pasar Amer...
Indonesia Minta India dan Pakistan Utamakan Dialog Dalam Isu Kashmir
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi meminta India dan Pakistan mengutamakan dialog terkait k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)