A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 58

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 58
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

news-mitra/////polisikan-youtuber-maskapai-garuda-indonesia-dinilai-anti-kritik" />
Polisikan Youtuber, Maskapai Garuda Indonesia Dinilai Anti Kritik
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 09:06 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Polisikan Youtuber, Maskapai Garuda Indonesia Dinilai Anti Kritik
ABC.net.au - Polisikan Youtuber, Maskapai Garuda Indonesia Dinilai Anti Kritik

Maskapai Garuda Indonesia tengah menjadi sorotan dan dituding bersikap anti kritik dengan melaporkan ke polisi dua Youtuber, Rius Vernandes dan Elwiyana Monika karena mengunggah foto daftar menu di kelas bisnis yang ditulis tangan dalam penerbangan mereka.

Garuda Indonesia Laporkan Youtuber:

  • Kepolisian resort Bandara Soekarno Hatta benarkan ada pelaporan dugaan pencemaran nama baik dari Garuda Indonesia
  • Terlapor adalah Youtuber Rius Fernandes dan Elwiyana Monika
  • Pelaporan ini diduga terkait video viral daftar menu kelas bisnis Maskapai Garuda Indonesia yang hanya ditulis tangan

Kepolisian resort Bandara Soekarno Hatta membenarkan adanya laporan dugaan pencemaran nama baik yang diajukan oleh PT. Garuda Indonesia kepada dua Youtuber Rius Vernandez dan Elwiyana Monika.

Namun seperti dikutip dari situs Kompas.com, Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Victor Togi Tambunan tidak bersedia merinci kasus yang dilaporkan maskapai plat merah itu.

"Benar. Ada laporan dari Garuda dan saat ini kami mengundang para saksi untuk didengar keterangannya," ujarnya.
Kabar pelaporan ini juga turut diunggah oleh Youtuber Rius Vernandes melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa, (16/7/2019).

Sambil menyertakan foto surat undangan polisi, Rius mengatakan dia dan pasangannya telah menerima surat panggilan dari kepolisian terkait laporan tindak pidana pencemaran nama baik.

"Kami dilaporkan atas dugaan melakukan tindak pidana pencemaran nama baik. Gw yakin kalian tau gw tidak ada maksud sama sekali untuk mencemarkan nama baik siapa pun." Kata Rius dalam unggahan itu.

Kasus pencemaran nama baik ini diduga terkait dengan video yang diunggah di akun Instagramnya pada Sabtu (13/7/2019) mengenai kertas daftar menu yang hanya ditulis tangan dalam penerbangan Sydney - Denpasar di kelas bisnis maskapai Garuda Indonesia.

Dalam video tersebut, seorang pramugari memberikan kartu menu bertulis tangan kepada penumpang dan kepada Rius, pramugri itu dan menjelaskan bahwa kartu menu standar kelas bisnis Garuda Indonesia sedang dalam proses pencetakan.

Rius Vernandes menyangkal melakukan pencemaran nama baik, menurut Rius, apa yang dilakukannya hanya sebagai reviewer pesawat.

"Gw minta support kalian soal ini. Semua nya. Siapa pun. Kalian semua punya suara. Terutama teman2 influencer. Gw harap kalian bisa bantu share dan support gw dalam masalah ini karena gw gak mau di masa depan ketika kita review sesuatu dengan apa adanya ketika kita memberikan kritisi yang membangun, kita bisa dipidana." Cuitnya di akun Instagram.

Pihak Garuda Indonesia sampai berita ini diturunkan belum memberikan keterangan terkait pelaporan dugaan pencemaran nama baik tersebut.

Garuda Indonesia anti kritik

Tidak berapa lama setelah video kertas menu tersebut viral, Maskapai Garuda Indonesia menerbitkan edaran yang melarang penumpang mendokumentasikan segala kegiatan di pesawat, baik berupa foto maupun video baik awak kabin ataupun penumpang.

Namun setelah ramai dikomentari oleh warga yang umumnya keberatan dengan pelarangan itu, belakangan pihak Garuda Indonesia merevisi edara itu dengan berdalih edaran sebelumnya ditujukan untuk kalangan internal dan bukan untuk publik. Garuda juga mengubah larangan berswafoto di dalam kabin menjadi sekedar himbauan.

Kepada sejumlah media, VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan membantah edaran itu terkait dengan video kertas menu yang viral. Ikhsan mengatakan keduanya tidak saling berkaitan.

"Enggak, ini untuk menjaga privasi penumpang dan keselamatan penerbangan secara umum," kata Ikhsan dikutip dari Kompas.com, Selasa (16/7/2019).

Sementara itu sejumlah kalangan menyayangkan respon Garuda Indonesia atas kejadian ini. Pengamat penerbangan Gerry Soedjatman menyebut maskapai plat merah ini telah melakukan blunder yang bisa berpreseden buruk terhadap citra maskapainya.

"Pencemaran nama baik kan artinya ada sebuah klaim yang tidak dibuktikan, tapi kan ini di videonya jelas ada kok dan kertas itu memang dibaca oleh penumpang di video itu. Kalau buat saya kalau sampai kasus ini diteruskan dan tidak ditarik pelaporannya. Garuda salah besar, dan ini akan menjadi preseden buruk, konsumen akan berpikir dua kali untuk naik garuda," kata Gerry Soedjatman.

Gerry Soedjatman menilai respon pelaporan ke polisi yang dilakukan Garuda Indonesia menunjukan adanya masalah kendali informasi di maskapai itu.

Gerry juga menilai mengulas penerbangan yang banyak dilakukan oleh masyarakat dan diunggah di media sosial adalah bagian dari hak pelanggan meski memang harus dilakukan dengan memperhatikan rambu-rambu yang berlaku.

"Apakah kita dilarang berkomentar mengenai pengalaman kita naik sebuah penerbangan? Itu hak pelanggan, kalau itu dilarang, apalagi kemudian dilaporan ke polisi kok kesannya ini orang kok jualan barang tapi gak mau dikritik." tegas Gerry.

Sementara itu di lini massa banyak masyarakat me-mention akun resmi Garuda Indonesia sambil menyampaikan kritik mereka yang menyayangkan edaran dan pelaporan oleh maskapai plat merah yang pernah meraih penghargaan sebagai Maskapai Pilihan Terbaik di Asia dari "Tripadvisor 2019 dan penghargaan Kabin Kru Terbaik di Dunia dari Skytrax sebanyak lima kali sejak 2014 ini.

Di Instagram misalnya, pemilik akun Gansteven menuliskan dukungan untuk terlapor sebagai berikut, Konyol banget @garuda.indonesia masa di review dan kasih masukkan dibilang mencemarkan nama baik? Ini namanya pelanggaran Freedom of Speech! Masa maunya cm di review bagusnya aja sih...

Sementara akun m.fauzan98 menulis hal yang harusnya bisa dijadikan pembelajaran buat pihak garuda indonesia malah di laporin balik pencemaran nama baik. Gue respect banget sama ka rius dan mba elwi. Mereka juga nyampeinnya dengan sopan kok gak ada sama sekali menjatuhkan. Bahkan memuji staf pramugari garuda. Apapun itu semoga masalahnya cepat clear. Keep strong bang"

Sejak diunggah pada 14 Juli lalu, video klarifikasi Rius sudah ditonton 136 ribu kali.

Simak berita menarik lainnya dari situs ABC Indonesia disini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anggota Kongres AS Janji Dukung Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong
Jumat, 20 September 2019 - 08:48 WIB
Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) minggu depan akan mengambil tindakan untuk mulai meloloskan RUU...
Keprihatinan Meningkat Terkait Penjara Darurat untuk Militan ISIS
Jumat, 20 September 2019 - 08:48 WIB
Upaya untuk mengamankan penjara yang menahan ribuan militan ISIS yang ditangkap tampaknya berada di ...
Dua Senator AS Peringatkan Trump Tentang Kesepakatan Nuklir dengan Saudi
Jumat, 20 September 2019 - 08:48 WIB
Dua senator AS memperingatkan pemerintahan Trump mengenai kesepakatan kerja sama nuklir dengan Arab ...
Pejabat Militer: Iran Ancaman Bersama Bagi Semua Negara
Jumat, 20 September 2019 - 08:48 WIB
Arab Saudi, Rabu (18/9), menuduh serangan drone dan rudal jelajah di jantung industri minyak kerajaa...
Badai Humberto Ancam Bermuda
Jumat, 20 September 2019 - 08:48 WIB
Badai Humberto mengancam akan melanda pulau Bermuda dengan angin kencang dan hujan lebat. Humberto...
China Kecam Pelosi Karena Bertemu Aktivis Hong Kong
Jumat, 20 September 2019 - 08:48 WIB
Kementerian Luar Negeri China menuduh Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengeluarkan pernyataan-pernyataan y...
Tiga Eksekutif TEPCO Dibebaskan dari Gugatan Bencana Fukushima
Jumat, 20 September 2019 - 08:47 WIB
Tiga mantan eksekutif Tokyo Electric Power Company (TEPCO) telah dibebaskan dari dakwaan kriminal te...
Israel Hadapi Kemungkinan Langsungkan Pemilu Ketiga
Jumat, 20 September 2019 - 08:47 WIB
Israel menghadapi kemungkinan melangsungkan pemilu ketiga, Kamis (19/9), dua hari setelah pemilu ula...
Mantan Penguasa Tunisia Zine El Abidine Ben Ali Meninggal Dunia
Jumat, 20 September 2019 - 08:47 WIB
Mantan diktator Tunisia Zine El Abidine Ben Ali, yang digulingkan pada tahun 2011, meninggal dunia d...
AS Tuding Iran Serang Saudi, Menlu Iran Peringatkan Soal Perang
Jumat, 20 September 2019 - 08:47 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, Kamis (19/9) mengeluarkan peringatan terhadap mereka ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_mitra_detail.php
Line: 153
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once