Perempuan Jerman Ingin Beli Mobil dengan Uang Yang Ia Cetak Sendiri di Rumah
Elshinta
Kamis, 18 Juli 2019 - 08:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Perempuan Jerman Ingin Beli Mobil dengan Uang Yang Ia Cetak Sendiri di Rumah
DW.com - Perempuan Jerman Ingin Beli Mobil dengan Uang Yang Ia Cetak Sendiri di Rumah

Seorang perempuan Jerman sudah siap untuk membeli sebuah mobil dari sebuah dealer di Kaiserslautern, sebuah kota yang terletak di barat daya Jerman. Namun, ia malah ditangkap polisi karena sang penjual segera menyadari bahwa uang senilai 15.000 Euro yang ia gunakan untuk membayar adalah uang palsu.

Polisi lokal mengatakan bahwa uang lembaran nominal 50 dan 100 Euro milik perempuan itu dicetak menggunakan printer dan juga kertas biasa.

Polisi menemukan sebuah printer dengan uang palsu cetakan yang masih baru yang jumlahnya bernilai 13.000 Euro setelah menggeledah rumah sang perempuan berumur 20 tahun yang terletak di kota Pirmasens.

Kepolisian Kriminal Federal Jerman (Bundeskriminal Amt) mengatakan, "aksi pemalsuan uang dengan tujuan mengedarkan uang tersebut di masyarakat" akan dikenakan hukuman paling ringan satu tahun penjara. Namun sampai saat ini jaksa penuntut umum belum menjatuhkan tuntutan pidana terhadap sang pelaku.

Umumnya, pemalsu uang handal menggunakan peralatan-peralatan canggih untuk memalsukan uang, namun Kepolisian Kriminal Federal Jerman mengatakan bahwa pemalsu amatir bisa membeli peralatan pemalsu uang secara online dengan mudah. Bahkan mereka tidak memerlukan pengetahuan khusus untuk memalsukan uang. Uang kertas nominal 50 Euro merupakan uang yang paling sering dipalsukan.

Berdasarkan laporan terbaru Kepolisian Kriminal Federal Jerman, ada 54.000 kasus pemalsuan uang yang terjadi pada tahun 2018. Hal tersebut menyebabkan 99.900 uang kertas dengan nilai total melebihi 17 juta Euro ditarik dari peredaran di masyarakat. (vv/vlz)



Bermodalkan printer dan kertas biasa, perempuan ini mencetak uang kertas Euro dan ingin menggunakannya untuk membeli mobil. Tapi penjual mobil segera menyadari ada yang tidak beres dengan uang yang diterimanya.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Setahun Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis di Taiwan, Belum Juga Tercapai ‘Kebahagiaan Selamanya‘
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Ketika Taiwan menjadi tempat pertama di Asia yang mengizinkan pernikahan sesama jenis tahun lalu, s...
Bagaimana Mengenali Teori Konspirasi Pandemi Covid-19?
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Warga dunia kini sedang berada di tengah pusaran krisis dampak pandemi Covid-19. Bukan hanya masalah...
Kasus Kematian COVID-19 Brasil Tembus 20 Ribu, Kaum Muda Cenderung Lebih Banyak
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Lebih banyak kaum muda yang dilaporkan meninggal karena COVID-19 di Brasil dibandingkan dengan negar...
Selamatkan Lufthansa, Pemerintah Jerman Ambil Alih 20 Persen Saham
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Dalam sebuah upaya penyelamatan, pemerintah Jerman dan Lufthansa menyepakati pengalihan 20 persen sa...
Benarkah CIA Tulis Lagu Scorpions Berjudul Wind of Change?
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
"Take me To the magic of the moment Of a glory night Where the children of tomorrow Dream the...
Muslim Timur Tengah Rayakan Idul Fitri Dari Dalam Karantina
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Kaum muslim di seluruh dunia mengakhiri Ramadan dengan rasa duka, menyusul aturan karantina yang ber...
Cina Dituduh ‘Langkahi‘ Hong Kong Loloskan UU Anti-Subversi 
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:17 WIB
Aktivis pro demokrasi di Hong Kong mengajak warga menentang rencana pemerintah Beijing mengajukan Un...
Turki Deportasi Dua Perempuan Pendukung ISIS dan Empat Anaknya ke Jerman
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:17 WIB
Kedua keluarga mendarat di bandar udara Frankfurt Kamis malam (21/5) usai dideportasi dari Turki, la...
PBB Kecam Malaysia Usai Tangkapi Buruh Migran Dengan Dalih Pengendalian Wabah
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:17 WIB
Utusan khusus PBB untuk Hak Migran mengecam tindakan pemerintah Malaysia menggerebek kantung-kantung...
Puluhan Fosil Mamut Raksasa Ditemukan di Lokasi Proyek Bandara Baru Mexico City
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:17 WIB
Sebuah tim arkeologi di Mexico City telah menemukan sisa-sisa tulang belulang lebih dari 60 mamut ra...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV