Unjuk Rasa di Hong Kong Tak Menunjukkan Tanda Usai
Elshinta
Kamis, 18 Juli 2019 - 08:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Unjuk Rasa di Hong Kong Tak Menunjukkan Tanda Usai
VOA Indonesia - Unjuk Rasa di Hong Kong Tak Menunjukkan Tanda Usai
Colin Wong, seorang demonstran di Hong Kong, mengenal dengan baik pedihnya “semprotan merica”. Setelah lebih dari satu bulan protes di Hong Kong yang panas terik, ingatan langsung menuju pada apa yang oleh para pemrotes disebut penggunaan kekuatan berlebihan oleh petugas keamanan. Setiap kali ia merasakan rasa pedih akibat semprotan merica oleh polisi, Wong, 18 tahun, semakin bertekad untuk tidak mundur. "Setiap kali kami keluar, masalah terus muncul sesudah itu," kata Wong, merujuk pada ketidakpuasan para pemrotes dengan tanggapan dari penegak hukum dan pemimpin Hong Kong, Carrie Lam. “Kepercayaan pada seluruh jajaran pemerintah Hong Kong telah sirna,” tambahnya. Apa yang dimulai sebagai protes terhadap RUU ekstradisi telah membengkak menjadi tantangan mendasar terhadap cara pemerintah mengelola Hong Kong - dan peran pemerintah Hong Kong dalam urusan-urusan kota. "Hong Kong bukan Hong Kong" telah menjadi slogan gerakan di wilayah yang kini merupakan bagian dari Hong Kong, tetapi dengan undang-undangnya sendiri dan sistem hukum yang terpisah di bawah kerangka "satu negara, dua sistem". Ratusan ribu orang turun ke jalan di Hong Kong dalam tiga protes bulan lalu untuk menentang UU ekstradisi, yang memungkinkan tersangka dikirim ke Hong Kong daratan, yang dikhawatirkan para pengecam mereka akan menghadapi tuduhan buram dan pengadilan yang tidak adil. Dalam beberapa pekan terakhir, demonstrasi juga mencakup dua protes kecil yang dipimpin oleh kelompok-kelompok warga asli Hong Kong yang menentang masuknya warga Hong Kong daratan ke kota yang berpenduduk 7,4 juta orang itu. [ps/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
15 Tahun Berlalu, Ratusan Korban Tsunami Asia Masih Belum Teridentifikasi
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Sebuah kontainer kargo di kantor polisi Thailand selatan menjadi saksi masih ada ratusan korban tewa...
Jokowi Ingin Buat Kembaran Silicon Valley di Ibu Kota Baru
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginannya agar Indonesia bisa memiliki pusat inovasi, riset, d...
Indonesia Segera Kirim Tenaga Kerja Kesehatan ke Jerman
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:28 WIB
Pada 17 Oktober 2019 lalu, loka karya kerja sama rekrutmen dan pengembangan perawat antara Indonesia...
Di Mana Posisi Indonesia Terkait Kasus Minoritas Uighur di Cina?
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina, Wang Yi, di Madrid, Spanyol, Menlu Indonesi...
Pemerkosa Berantai dari Seluruh Dunia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Pemerkosa berantai adalah seseorang yang melakukan tindak perkosaan berulang kali kepada beberapa at...
Indonesia Menyampaikan Rasa Duka dan Siap Bantu Tanggulangi Kebakaran Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:20 WIB
Indonesia telah menyampaikan rasa dukanya kepada perwakilan Australia di Jakarta atas bencana kebaka...
Ratusan Ribu Ternak Australia Terpanggang Matang Akibat Kebakaran Hutan
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Menteri Pertanian Australia, Bridget McKenzie mengatakan hewan ternak yang mati akibat kebakaran hut...
Hewan-hewan Khas Australia Terancam Punah Akibat Kebakaran
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Kangaroo Island di Australia Selatan, adalah pulau yang terkenal karena menjadi rumah hewan-hewan kh...
Setidaknya Dua Ribu Rumah di Australia Terbakar, Kerugian Capai  Rp 7 Triliun
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:18 WIB
Kondisi cuaca yang lebih sejuk dalam beberapa hari terakhir memberikan kesempatan kepada petugas pem...
Waspadai Modus Penipuan Sumbangan Untuk Bencana Kebakaran Hutan Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:17 WIB
Kebakaran hutan dan semak masih terus terjadi di Australia, warga berlomba-lomba untuk memberikan su...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV