Atlet Australia Jadi Korban Penipuan Berkedok Industri Hiburan di Jakarta
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 08:39 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Atlet Australia Jadi Korban Penipuan Berkedok Industri Hiburan di Jakarta
ABC.net.au - Atlet Australia Jadi Korban Penipuan Berkedok Industri Hiburan di Jakarta

Seorang atlet asal Australia, Damien Rider, ternyata turut menjadi korban penipuan bermodus industri hiburan yang dialami sejumlah selebriti dengan modus diminta datang ke Jakarta.

Penipuan berkelas internasional

  • Korban diminta untuk datang ke Indonesia, biasanya ke Jakarta untuk melakukan uji coba
  • Mereka biasanya dijemput oleh sopir dan kadang penerjemah yang kemudian dimintai uang
  • Penipu mengaku sebagai orang-orang yang punya pengaruh di industri hiburan Amerika Serikat

Sejumlah pekerja televisi, perfilman, dan selebgram internasional telah tertipu oleh tawaran pekerjaan di dunia hiburan oleh seorang perempuan yang seringkali mengaku sebagai orang penting di Hollywood.

Pelaku yang mendapat julukan Con Queen Hollywood di media ini menghubungi korbannya dengan mengajak bergabung ke sebuah proyek film yang sedang ia kerjakan di Indonesia.

Tapi saat tiba di Indonesia dan dijemput oleh sopir lokal dan penerjemah, mereka diminta untuk menyetorkan sejumlah uang untuk keperluan hotel, biaya sopir, namun kemudian mereka ditinggalkan begitu saja di Jakarta.

Dalam wawancara dengan Radio 2GB, Damien Rider menceritakan bagaimana ia ditawari pekerjaan yang menggiurkan, bahkan penipu telah mengirimkan naskah dan jadwal syuting untuk sebuah acara TV, serta jadwal perjalanan lainnya.

Ia pun berangkat ke Jakarta dari Sydney dengan biayanya sendiri, bahkan mengeluarkan uang setelah mendarat di Bandara Soekarno Hatta pada tahun 2018 lalu.

"Saya berbicara dengan seseorang yang bernama Wendy Murdoch [mantan istri Raja Media Rupert Murdoch] dan ia mengatakan sedang membuat serial televisi," ujar Damien kepada Ben Fordham dari Radio 2GB.

Namun ia mulai curiga setelah tiba di Jakarta dan diminta untuk menyetorkan uang senilai AU$ 4.000, atau hampir Rp 4 juta rupiah, dan kemudian diantar ke sebuah hotel berbintang lima.

Penipuan berskala internasional ini sedang diselidiki oleh FBI, yang ternyata sudah berlangsung lebih dari lima tahun.

"FBI sedang mencari korban yang pernah melakukan perjalanan ke Indonesia antara tahun 2013 dan sekarang, untuk memenuhi tawaran pekerjaan dari orang-orang yang mengaku pekerja profesional ternama di dunia hiburan," jelas FBI dalam sebuah pernyataan, awal pekan lalu (15/07).

Menurut FBI, para korban adalah penulis naskah, aktor pemeran pengganti, make-up artist, petugas keamanan, dan fotografer yang dihubungi langsung lewat SMS, email, atau bahkan telepon.

"Mereka diberitahu pekerjaan ini butuh perjalanan ke Indonesia, biasanya Jakarta, untuk apa yang mereka sebut sebagai uji coba."

Setelah merasa tertipu, Damien langsung kembali ke Australia dan melapor ke Kepolisian New South Wales (NSW).

Kepada media di Australia ia mengaku petugas kepolisian sempat tidak menganggap serius laporannya, namun kini Kepolisian NSW pun sudah mengeluarkan surat himbauan agar pekerja dunia hiburan di Australia waspada.

Selain seorang penulis buku, pembicara motivasi dan seorang model, Damien pernah tampil di serial televisi Bachelorette yang popular di Australia.

Simak berita lainnya dari ABC Indonesia dan ikuti kami di Facebook ABC Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Seberapa Membantu Tunjangan Uang dari Pemerintah Australia Bagi Warga Indonesia?
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Pemerintah Australia memberikan tunjangan uang bagi permanent resident (PR) dan warganegara Australi...
Kematian Karena Flu Biasa di Australia Turun Tajam Karena Social Distancing
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Salah satu hal yang positif dari penerapan aturan pembatasan aturan jarak antara warga, atau social ...
Pria Australia Lari Keliling Bali Untuk Membantu Warga Bali yang Kesulitan
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Seharusnya Jamin Heppell, seorang warga Australia, bisa saja melewati hari-harinya dengan mudah saat...
Pendekatan Baru Indonesia Untuk Menangani COVID-19, Seberapa Efektif?
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Pekan lalu, Indonesia menggunakan pendekatan baru dalam penanganan pandemi virus corona di Indonesia...
Warga Melbourne Akan Diberi Rp3 Juta Kalau Diam di Rumah Setelah Tes Corona
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Pemerintah negara bagian Victoria mengumumkan akan memberikan tunjangan uang senilai AU$300, atau le...
Sejumlah Penjaga Karantina COVID-19 Di Melbourne Direkrut Lewat WhatsApp
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Sejumlah penjaga keamanan yang ditugaskan untuk menjaga hotel-hotel di Melbourne tempat karantina wa...
Pasukan Khusus Australia Bentangkan Simbol Rasis di Afghanistan
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Anggota pasukan khusus Australia (SAS) berpose dan merekam aksinya sendiri membentangkan sebuah Bend...
KDRT Meningkat di Asia Akibat Lockdown COVID-19, Termasuk di Indonesia
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Aturan pembatasan pergerakan warga, atau lockdown, selama pandemi COVID-19 telah menyebabkan meningk...
Reynold Poernomo Gagal Ke Final MasterChef Australia 2020
Rabu, 22 Juli 2020 - 00:30 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Harapan Reynold Poernomo, peserta yang difavoritkan banyak...
Kasus Corona di Melbourne Masih Tinggi, Masker Wajib Pakai dengan Denda Rp2 juta
Rabu, 22 Juli 2020 - 00:30 WIB
Negara bagian Victoria, dengan ibukota Melbourne memiliki hampir 3.000 kasus aktif virus corona, den...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV