Saat warga bergotong-royong menolong paus yang terdampar
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 08:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Saat warga bergotong-royong menolong paus yang terdampar
BBC Indonesia - Saat warga bergotong-royong menolong paus yang terdampar

Warga bahu-membahu menolong sekelompok paus pilot yang terdampar di sebuah pantai di di St Simons Island, Georgia, Amerika Serikat.

Momen tersebut langsung viral di media sosial. Salah satunya disiarkan secara langsung di Facebook oleh Dixie V. McCoy, yang sedang berjalan-jalan di pantai dengan cucunya.

"Jika tidak segera ditolong, mereka bisa mati," ujar Dixie.

Simak juga:

Puluhan warga bekerjasama dengan otoritas juga organisasi penyelamat hewan bergotong-royong mendorong sekitar 50 paus yang terdampar tersebut.

Sebagian menggali pasir agar paus-paus tersebut terendam air, ada juga yang mengguyur tubuh paus dengan air, dan sebagian lainnya mendorong mereka kembali ke laut.

Tiga paus tidak berhasil selamat.

"Situasi bisa menjadi lebih buruk jika warga tidak sigap menyelamatkan mereka," ujar juru bicara Georgia Wildlife Resources Division, salah satu organisasi pemerintah yang pertama datang ke lokasi.

Setelah berhasil diselamatkan, otoritas setempat berpatroli di sekitar pantai menggunakan helikopter untuk memastikan tidak ada lagi kelompok paus lain yang terdampar.

Paus pilot sebenarnya termasuk dalam keluarga lumba-lumba besar. Panjang mereka bisa mencapai delapan meter dengan berat sekitar tiga ton.

Mamalia laut ini kerap terdampar kemungkinan besar karena ada kesalahan navigasi saat mereka berburu mangsa hingga ke daerah asing dan berbahaya. Alasan lain bisa juga karena ada satu anggota kelompok yang sakit maupun terluka, sehingga mereka mencari perairan yang lebih dangkal agar lebih mudah bernafas ke permukaan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China Akui Staf Konsulat Inggris Ditahan 15 Hari
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
China mengatakan, seorang staf konsulat Inggris di Hong Kong telah dikenai tahanan administratif sel...
Kebakaran Hutan Mereda di Spanyol, Sebagian Warga Diizinkan Pulang
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Pihak berwenang di Kepulauan Canary, mengatakan suhu yang menurun dan angin yang melemah telah memba...
Thailand akan Bentuk Pusat Penangkalan Berita Bohong
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Pemerintah Thailand telah mengumumkan rencana untuk membentuk pusat penangkalan berita-berita di med...
Kapal AL Spanyol Tetap Siaga Untuk Selamatkan Migran di Italia
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Wakil PM Spanyol Carmen Calvo mengatakan, Rabu (21/8), sebuah kapal angkatan laut negaranya akan tet...
Pemimpin Oposisi Venezuela: Orang-orang Dekat Madura Berusaha Selamatkan Diri
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Sejumlah perwakilan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan pemerintahan Presiden Venezuela N...
Aktivis Suriah: Serangan Udara Hantam Rumah Sakit di Desa Pemberontak
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Sejumlah aktivis oposisi Suriah mengatakan, sejumlah serangan udara menghantam sebuah rumah sakit di...
Beijing Serukan agar AS Capai Kesepakatan Dagang dengan China
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Beijing menyerukan agar Washington untuk membuat kesepakatan dagang dengan China dan mengakhiri per...
Iran Usahakan Redenominasi Mata Uangnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Presiden Iran Hassan Rohani telah mengajukan sebuah RUU ke parlemen yang akan meredenominasi rial...
PM Denmark Sesalkan Pembatalan Kunjungan Trump Setelah Tolak Penjualan Greenland
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
PM Denmark Mette Frederiksen mengatakan, Rabu (21/8), ia menyesalkan dan terkejut dengan keputusan...
Trump Benarkan Penolakan Denmark soal Greenland Membuatnya Batalkan Kunjungan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Presiden AS Donald Trump mengakui ia membatalkan lawatan ke Denmark karena perdana menteri negara i...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_mitra_detail.php
Line: 153
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once