Vatikan selidiki misteri perempuan muda yang hilang di Roma 36 tahun silam
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 08:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Vatikan selidiki misteri perempuan muda yang hilang di Roma 36 tahun silam
BBC Indonesia - Vatikan selidiki misteri perempuan muda yang hilang di Roma 36 tahun silam

Otoritas Gereja Katolik Roma di Vatikan menggelar upaya terbaru untuk mengungkap misteri hilangnya seorang remaja perempuan asal Italia, 36 tahun silam.

Vatikan menggali dua kuburan besar yang diperkirakan berisi jenazah perempuan bernama Emanuela Orlandi tersebut, 11 Juli lalu.

Namun langkah itu malah semakin memperdalam misteri kasus ini. Penyebabnya, tulang-belulang perempuan yang awalnya disebut ada dalam kuburan itu, justru tidak ditemukan sama sekali.

Sejumlah pakar memeriksa dua ruang jenazah kecil yang ditemukan dalam penyelidikan awal. Mereka mengambil dan menganalisis beberapa sampel tulang di kuburan tersebut.

Otoritas Vatikan menyebut pekerjaan itu untuk sementara waktu dihentikan dan akan kembali bergulir Sabtu pekan depan.

Keluarga Orlandi berharap penyelidikan itu menemukan titik terang atas kasus yang menggemparkan Italia sejak 1983.

Proses identifikasi itu berpusat di kuburan dalam kawasan kolese gerejawi Pontifical Teutonic milik Vatikan, yang dikhususkan untuk anggota mereka yang berkewarganegaraan Jerman.

Apa yang terjadi Sabtu kemarin?

Pencarian jenazah Orlandi difokuskan di kawasan akademi Pontifical Teutonic. Penggalian kuburan pertama dalam kasus ini juga dilakukan di tempat itu.

Dalam upaya pencarian terdahulu, dua ruang jenazah ditemukan di bawah pintu berengsel di bawah lantai gedung akademi.

Hak atas foto Reuters
Image caption Dalam penyelidikan awal, para pakar tak menemukan tulang apapun saat menggali kuburan.

Direktur di sekretariat hubungan masyarakat Vatikan, Alessandro Gisotti, menyebut pakar forensik menguji temuan jenazah sesuai aturan internasional. Namun ia tak dapat memastikan kapan penyelidikan itu berakhir.

Beberapa ilmuwan diperkirakan dapat mengidentifikasi usia tulang hanya dalam lima jam. Meski begitu, identifikasi DNA bisa berlangsung lebih lama.

Seorang pakar perwakilan keluarga Orlandi turut ikut serta dalam proses penyelidikan tersebut.

Adapun menurut Vatikan, tulang-belulang sejumlah jenazah perempuan dalam kuburan itu telah dipindahkan selama proyek pembangunan pada dekade 1960-an dan 1970-an.

Hak atas foto AFP
Image caption Otoritas Vatikan tak mengizinkan turis mendekat ke makam Pontifical Teutonic.

Tentang kuburan di sekolah gerejawi khusus warga Jerman di Vatikan

Di wilayah negara terkecil di dunia seperti Vatikan, daerah kuburan kolese Pontifical Teutonic mudah terabaikan dari perhatian publik.

Keberadaan sebidang tanah kuburan yang berada di pusat olahraga dan pertunjukan Romawi kuno di era Kaisar Nero itu terhalang dinding tinggi Basilika Santo Petrus.

Kuburan itu selama ini menjadi peristirahatan terakhir bagi anggota institusi Katolik Roma yang berlatar belakang Jerman. Turis tidak diizinkan masuk di sepanjang jalur yang mengarah ke kuburan tersebut.

Kawasan terdekat dengan kuburan itu yang bisa dicapai publik adalah gerbang yang dijaga Garda Swiss.

Hak atas foto Getty Images/Mondadori Portfolio
Image caption Poster ini mengumumkan status Emanuela Orlandi yang hilang pada 22 Juni 1983.

Apa yang terjadi pada Emanuela?

Pada 22 Juni 1983, Emanuela tengah dalam perjalanan pulang dari kursus flute. Dia sempat terlihat di titik pemberhentian bus di tengah kota Roma.

Lalu Emanuela tiba-tiba menghilang. Tak ada satu orang pun yang mengaku melihatnya setelah peristiwa tersebut.

Selama beberapa dekade, beragam spekulasi tentang keberadaannya muncul, dari dugaan penculikan hingga pembunuhan. Kalaupun terjadi pembunuhan, di mana jenazahnya saat ini berada?

Keluarga Emanuela telah mengejar kebenaran atas berbagai dugaan dan rumor.

"Banyak orang berkata pada saya, relakan ini terjadi, nikmati hidupmu, jangan pikirkan ini lagi," kata saudara laki-laki kandungnya, Pietro, kepada BBC.

"Namun saya tidak akan rela. Saya tidak bisa tenang jika kasus ini tidak terpecahkan," tuturnya.

Perhatian publik selama ini selalu tertuju pada fakta bahwa Emanuela adalah putri seorang pegawai yang bekerja di Vatikan.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Emanuela Orlandi (kanan) hilang 40 hari setelah perempuan muda lain bernama Mirella Gregori raib di Roma. Wajah mereka muncul dalam sebuah mural di kawasan Roma.

Mengapa penyelidikan berfokus ke kuburan?

Pada Maret 2019, keluarga Orlandi menerima sebuah surat tanpa nama pengirim yang menunjukkan gambar malaikat di atas makam Pontifical Teutonic.

Apakah itu petunjuk ke suatu tempat di mana Emanuela dikubur?

Keluarga Orlandi yakin mereka harus mengajukan desas-desus itu ke Vatikan. Namun seluruh pertanyaan mereka selama ini selalu menemui jalan buntu.

Belakangan, mereka mengajukan permohonan kepada Vatikan untuk membuka makam di Pontifical Teutonic. Otoritas Vatikan akhirnya mengabulkan permintaan tersebut, kendati hal itu belum tentu bisa memecahkan misteri tentang hilangnya Emanuela.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korsel Inginkan Perundingan dengan Jepang untuk Akhiri Perang Dagang
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan negaranya akan “dengan senang hati bergandeng tangan...
Tindakan AS Hentikan Pembebasan Tanker Iran di Gibraltar
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Amerika Serikat, Kamis (15/8) bertindak untuk menyita kapal supertanker Iran yang ditahan di Gibralt...
Pesawat Rusia Tabrak Burung, Lakukan Pendaratan Darurat
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Awak pesawat Ural Airlines disambut sebagai pahlawan setelah melakukan pendaratan darurat di ladang ...
Ribuan Orang Yaman Berpawai Mendukung Separatis di Aden
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Ribuan orang Yaman berunjuk rasa di kota pelabuhan Aden, mendukung separatis di bagian selatan yang ...
Seorang Pria di Swedia Didakwa Bersekongkol untuk Melakukan Aksi Terorisme
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Tim jaksa di Swedia mengatakan seorang pria ditangkap di Swedia utara. Pria yang sebelumnya diduga m...
Pemberontak Myanmar Serang Akademi Militer Elit, 15 Tewas
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pemberontak Myanmar menewaskan sedikitnya 15 orang pada hari Kamis (15/8), sebagian besar adalah ang...
Pengadilan Thailand Setujui Penahanan Lanjutan atas 2 Tersangka Bom
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Sebuah pengadilan di Thailand, Kamis (15/8) memperpanjang penahanan dua tersangka yang dituduh menan...
Spanyol Bersedia Terima Sebagian Migran
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Spanyol bersedia menerima 150 migran dari kapal penyelamat yang ditolak berlabuh di Italia. Penerima...
Penjualan Ritel yang Kuat Kurangi Kemuraman Ekonomi AS
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pasar saham di Jepang, Kamis (15/8) anjlok, tetapi tidak sedrastis penurunan yang dialami pasar Amer...
Indonesia Minta India dan Pakistan Utamakan Dialog Dalam Isu Kashmir
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi meminta India dan Pakistan mengutamakan dialog terkait k...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)