Polisi Hong Kong Tembakkan Gas Air Mata untuk Bubarkan Demonstran
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 08:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Polisi Hong Kong Tembakkan Gas Air Mata untuk Bubarkan Demonstran
VOA Indonesia - Polisi Hong Kong Tembakkan Gas Air Mata untuk Bubarkan Demonstran
Polisi Hong Kong hari Minggu (21/7) malam menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa pro-demokrasi yang kembali memenuhi jalan-jalan di wilayah itu. Puluhan ribu orang dilaporkan berdemonstrasi pada hari Minggu. Jutaan orang sudah berunjuk rasa selama dua bulan terakhir, dengan demonstrasi awal terkait RUU kontroversial yang akan memungkinkan ekstradisi warga Hong Kong yang diduga melakukan kejahatan ke China daratan. Pemimpin Hong Kong yang terpojok, Carrie Lam, telah meminta maaf atas kekacauan yang disebabkan oleh undang-undang ekstradisi dan menyatakan RUU itu sudah "mati." Namun demonstrasi terus berlanjut dan berubah menjadi seruan untuk reformasi demokratis dan penyelidikan pengaduan terhadap kebrutalan polisi. Gejolak sosial ini merupakan yang terburuk yang mengguncang bekas koloni Inggris itu sejak dipulangkan Inggris ke pemerintahan China 22 tahun lalu. (my/al)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korsel Inginkan Perundingan dengan Jepang untuk Akhiri Perang Dagang
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan negaranya akan “dengan senang hati bergandeng tangan...
Tindakan AS Hentikan Pembebasan Tanker Iran di Gibraltar
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Amerika Serikat, Kamis (15/8) bertindak untuk menyita kapal supertanker Iran yang ditahan di Gibralt...
Pesawat Rusia Tabrak Burung, Lakukan Pendaratan Darurat
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Awak pesawat Ural Airlines disambut sebagai pahlawan setelah melakukan pendaratan darurat di ladang ...
Ribuan Orang Yaman Berpawai Mendukung Separatis di Aden
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Ribuan orang Yaman berunjuk rasa di kota pelabuhan Aden, mendukung separatis di bagian selatan yang ...
Seorang Pria di Swedia Didakwa Bersekongkol untuk Melakukan Aksi Terorisme
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Tim jaksa di Swedia mengatakan seorang pria ditangkap di Swedia utara. Pria yang sebelumnya diduga m...
Pemberontak Myanmar Serang Akademi Militer Elit, 15 Tewas
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pemberontak Myanmar menewaskan sedikitnya 15 orang pada hari Kamis (15/8), sebagian besar adalah ang...
Pengadilan Thailand Setujui Penahanan Lanjutan atas 2 Tersangka Bom
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Sebuah pengadilan di Thailand, Kamis (15/8) memperpanjang penahanan dua tersangka yang dituduh menan...
Spanyol Bersedia Terima Sebagian Migran
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Spanyol bersedia menerima 150 migran dari kapal penyelamat yang ditolak berlabuh di Italia. Penerima...
Penjualan Ritel yang Kuat Kurangi Kemuraman Ekonomi AS
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pasar saham di Jepang, Kamis (15/8) anjlok, tetapi tidak sedrastis penurunan yang dialami pasar Amer...
Indonesia Minta India dan Pakistan Utamakan Dialog Dalam Isu Kashmir
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi meminta India dan Pakistan mengutamakan dialog terkait k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)