Pakistan Gelar Pilkada Bersejarah di Bekas Pusat Terorisme
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 08:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pakistan Gelar Pilkada Bersejarah di Bekas Pusat Terorisme
VOA Indonesia - Pakistan Gelar Pilkada Bersejarah di Bekas Pusat Terorisme
Pakistan, Sabtu (20/7), mengadakan pilkada pertama di wilayah barat laut yang berbatasan dengan Afghanistan. Wilayah itu dulunya pernah dikecam sebagai "pusat" terorisme internasional. Para pejabat Pakistan mengatakan pilkada di tujuh distrik yang tadinya dijuluki Wilayah Kesukuan Pemerintah Federal (FATA) itu, merupakan salah satu upaya penting pemerintah untuk membawa perdamaian ke Afghanistan dan melawan ekstremisme kekerasan. Para pejabat Pakistan mengatakan sekitar 2,8 juta pemilih terdaftar memilih dari 285 kandidat yang memperebutkan 16 kursi DPRD di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Para caleg, termasuk dua perempuan, mewakili partai-partai politik arus utama. Pemilu diadakan di bawah keamanan ketat dan sejauh ini tidak ada insiden kekerasan yang dilaporkan. Pemilu bersejarah itu diadakan pada hari ketika Perdana Menteri Pakistan Imran Khan bertolak ke AS untuk pertemuan pertamanya dengan Presiden Donald Trump di Gedung Putih pada Senin (22/7), dimana kedua pemimpin akan membahas upaya-upaya kontraterorisme dan isu-isu lain. [vm/ft]  
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jepang Tegaskan Olimpiade Tokyo Tetap Berlangsung Tahun 2021
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Seorang juru bicara Olimpiade Tokyo, Kamis (9/7), mengatakan, pesta olahraga akbar yang tertunda itu...
YouTube Tak Perlu Ungkap Data Lengkap Tersangka Pencuri Hak Kekayaan Intelektual
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pengadilan tertinggi Uni Eropa, Kamis (9/7), memutuskan bahwa platform-platform online tidak perlu m...
Delegasi Militer AS Disambut Tes Corona di Thailand
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Delegasi Angkatan Darat AS, yang dipimpin Ketua Gabungan Kepala-kepala Staf Militer AS, Jenderal Jam...
Wali Kota Seoul Hilang Setelah Tinggalkan ‘Surat Wasiat’
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Anjing polisi dan drone dikerahkan untuk mencari wali kota Seoul, kota terbesar di Korea Selatan, ha...
Jerman Anggap Ekstremis Sayap Kanan sebagai Ancaman Keamanan Tertinggi
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Menteri Dalam Negeri Jerman mengatakan hari Kamis (9/7) bahwa ekstremisme sayap kanan merupakan anca...
Pengungsi Rohingya Tak Diizinkan Tinggalkan Pulau Kecuali Kembali ke Myanmar
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Lebih dari 300 pengungsi Rohingya tidak akan diizinkan meninggalkan pulau di Teluk Bengala kecuali m...
Langgar HAM di Xinjiang, 3 Pejabat Partai Komunis China Terkena Sanksi AS
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pemerintah Amerika hari Kamis (9/7) memberlakukan sanksi terhadap tiga pejabat senior Partai Komunis...
WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Cla...
Pemprov Jabar Irit Bicara Soal Kluster Secapa AD
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pemprov Jawa Barat tidak berkomentar banyak soal klaster baru penularan COVID-19 di Sekolah Calon Pe...
Pentagon: AS Tak Tahu Apakah Rusia Mengarahkan Serangan Taliban di Afghanistan
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Amerika Serikat percaya Rusia, di masa lalu memberikan dukungan kepada gerilyawan Taliban di Afghan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV