Pompeo Kukuhkan Sanksi AS atas Pemimpin Hizbullah terkait Pemboman Argentina 1994
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 08:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pompeo Kukuhkan Sanksi AS atas Pemimpin Hizbullah terkait Pemboman Argentina 1994
VOA Indonesia - Pompeo Kukuhkan Sanksi AS atas Pemimpin Hizbullah terkait Pemboman Argentina 1994
Menlu AS Mike Pompeo hari Jumat (19/7) mengukuhkan bahwa Amerika telah menjatuhkan sanksi keuangan terhadap seorang pemimpin kelompok militan Hizbullah, yang dicurigai mengarahkan pemboman mematikan di Argentina pada tahun 1994. Serangan bom itu menarget sebuah pusat komunitas Yahudi di Buenos Aires dan menewaskan 85 orang. "Mereka dibunuh oleh anggota kelompok teroris Hizbullah, dan mendapat bantuan dari Iran," yang memberi "dukungan logistik dan pendanaan melalui Korps Pengawal Revolusi Islamnya," kata Pompeo pada peringatan 25 tahun serangan teror itu di Argentina. Pompeo mengumumkan dua sanksi AS terhadap Salman Raouf Salman, yang merupakan koordinator lapangan untuk pemboman mematikan tersebut, dan "tetap menjadi buronan yang terus merencanakan serangan teror atas nama Hizbullah." Departemen Luar Negeri AS menawarkan hadiah hingga $7 juta, bagi siapapun yang memberi informasi yang mengarah pada penangkapannya. Departemen Keuangan AS menyebut Salman seorang teroris dunia untuk operasi khusus, dan telah memblokir aksesnya terhadap sistem keuangan Amerika”. Pompeo, dalam pembicaraan tentang kontraterorisme yang juga dihadiri beberapa menteri dari negara-negara Amerika Latin, mengatakan "solidaritas" antarnegara adalah "penangkal" ancaman teror. (ps/pp)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
15 Tahun Berlalu, Ratusan Korban Tsunami Asia Masih Belum Teridentifikasi
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Sebuah kontainer kargo di kantor polisi Thailand selatan menjadi saksi masih ada ratusan korban tewa...
Jokowi Ingin Buat Kembaran Silicon Valley di Ibu Kota Baru
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginannya agar Indonesia bisa memiliki pusat inovasi, riset, d...
Indonesia Segera Kirim Tenaga Kerja Kesehatan ke Jerman
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:28 WIB
Pada 17 Oktober 2019 lalu, loka karya kerja sama rekrutmen dan pengembangan perawat antara Indonesia...
Di Mana Posisi Indonesia Terkait Kasus Minoritas Uighur di Cina?
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina, Wang Yi, di Madrid, Spanyol, Menlu Indonesi...
Pemerkosa Berantai dari Seluruh Dunia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Pemerkosa berantai adalah seseorang yang melakukan tindak perkosaan berulang kali kepada beberapa at...
Indonesia Menyampaikan Rasa Duka dan Siap Bantu Tanggulangi Kebakaran Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:20 WIB
Indonesia telah menyampaikan rasa dukanya kepada perwakilan Australia di Jakarta atas bencana kebaka...
Ratusan Ribu Ternak Australia Terpanggang Matang Akibat Kebakaran Hutan
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Menteri Pertanian Australia, Bridget McKenzie mengatakan hewan ternak yang mati akibat kebakaran hut...
Hewan-hewan Khas Australia Terancam Punah Akibat Kebakaran
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Kangaroo Island di Australia Selatan, adalah pulau yang terkenal karena menjadi rumah hewan-hewan kh...
Setidaknya Dua Ribu Rumah di Australia Terbakar, Kerugian Capai  Rp 7 Triliun
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:18 WIB
Kondisi cuaca yang lebih sejuk dalam beberapa hari terakhir memberikan kesempatan kepada petugas pem...
Waspadai Modus Penipuan Sumbangan Untuk Bencana Kebakaran Hutan Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:17 WIB
Kebakaran hutan dan semak masih terus terjadi di Australia, warga berlomba-lomba untuk memberikan su...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV