AS Masukkan 4 Pejabat Intelijen Venezuela dalam Daftar Hitam Sanksi
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 08:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
AS Masukkan 4 Pejabat Intelijen Venezuela dalam Daftar Hitam Sanksi
VOA Indonesia - AS Masukkan 4 Pejabat Intelijen Venezuela dalam Daftar Hitam Sanksi
Departemen Keuangan AS memasukkan empat pejabat senior intelijen militer Venezuela ke dalam daftar hitam sanksi hari Jumat (19/7), mengaitkan mereka dengan kasus tewasnya seorang kapten angkatan laut Venezuela yang diduga disiksa dalam tahanan. Ke-4 pejabat itu adalah: Jenderal Rafael Ramon Blanco Marrero, Kolonel Hannover Esteban Guerrero Mijares, Mayor Alexander Enrique Granko Arteaga dan Kolonel Rafael Antonio Franco Quintero, yang merupakan pejabat pada Direktorat Jenderal Kontra-Intelijen Militer Venezuela dan dijatuhi sanksi pada 11 Juli lalu. "Tindakan itu diambil setelah terjadinya penahanan, pelecehan fisik, dan kematian Kapten Angkatan Laut Venezuela, Rafael Acosta Arevalo," kata Departemen Keuangan AS. Acosta ditangkap pada bulan Juni dengan tuduhan merencanakan pembunuhan Presiden Nicolas Maduro. Dia meninggal dalam tahanan delapan hari kemudian, setelah sempat muncul di pengadilan dengan menunjukkan tanda-tanda penganiayaan fisik, menurut Departemen Keuangan. “Direktorat Jenderal Kontra-Intelijen Militer Venezuela, termasuk empat pejabat tersebut, dituduh melakukan pelanggaran HAM sistemik dan menindas perbedaan pendapat," kata Departemen Keuangan. Sanksi Depkeu AS tersebut berupa, memblokir properti apapun yang dimiliki/dikuasai oleh ke-4 pejabat itu di bawah yurisdiksi AS, dan melarang orang Amerika atau perusahaan AS untuk berbisnis dengan mereka. (ps/pp)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung berapi: Tiada tanda-tanda kehidupan setelah letusan di Selandia Baru, kata PM Jacinda Ardern
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, menyatakan tiada tanda-tanda kehidupan di Pulau Putih...
Demo Hong Kong: Potret kemarahan dan rasa putus asa warga selama enam bulan terakhir
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Pada 9 Juni 2019, sebuah aksi unjuk rasa besar-besaran terjadi di Hong Kong - potret amarah warga te...
Kisah Greta Thunberg, remaja yang menantang pemimpin dunia di konferensi perubahan iklim COP25
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Kampanye lingkungan yang menjadi tumpuan jutaan orang yang ingin mengubah pikiran pemimpin dunia dim...
Peleburan tubuh maskulin dan feminin inspirasi film Kucumbu Tubuh Indahku dari tari Lengger Lanang
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Film Kucumbu Tubuh Indahku memenangkan delapan penghargaan Piala Citra 2019, termasuk pada kategori ...
Mengapa kita suka menyiksa diri dengan menyantap makanan super pedas?
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Tahun lalu, para dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebuah rumah sakit di Amerika Serikat berup...
Rusia dilarang berkompetisi di semua ajang olah raga selama empat tahun, termasuk Olimpiade 2020 dan Piala Dunia 2022
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Rusia dikenai larangan berkompetisi di semua ajang olah raga selama empat tahun oleh Badan Anti-Dopi...
Samarinda: Mayat balita tanpa kepala diduga tewas
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Mayat balita tanpa kepala yang ditemukan di saluran drainase Kota Samarinda, pada Minggu (08/12), di...
Miss Universe 2019: Zozibini Tunzi, penyokong kecantikan alami yang tidak pernah dianggap cantik
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
"Saya dibesarkan di dunia di mana perempuan yang tampak seperti saya, dengan jenis kulit seperti say...
Nobel Perdamaian 2019: Abiy Ahmed, filosofi medemer dan pendekatan yang lebih liberal
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Abiy Ahmed telah mengguncang Ethiopia sejak menjadi perdana menteri...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)