Masukkan IRGC Dalam Daftar Teroris Asing Bisa Sulut Ketegangan AS-Iran
Elshinta
Kamis, 18 April 2019 - 08:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Masukkan IRGC Dalam Daftar Teroris Asing Bisa Sulut Ketegangan AS-Iran
VOA Indonesia - Masukkan IRGC Dalam Daftar Teroris Asing Bisa Sulut Ketegangan AS-Iran
Para pakar memperingatkan penunjukan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) baru-baru ini oleh AS sebagai organisasi teroris asing bisa meningkatkan ketegangan antara Amerika dan Iran di Timur Tengah, di mana kedua negara memiliki kehadiran militer yang kuat. Penunjukan itu, yang secara resmi mulai berlaku minggu ini, menambah lapisan sanksi bagi pasukan elit militer Iran. Penunjukan itu menjadikan kejahatan bagi siapa saja di AS atau dalam wilayah AS yang memberikan dukungan materi kepada kelompok itu. Menyusul keputusan Presiden Donald Trump pekan lalu, pemerintah Iran membuat langkah balasan dan menyebut Komando Pusat AS (CENTCOM) sebagai entitas teroris. CENTCOM bertanggung jawab atas kegiatan militer A.S. di Timur Tengah dan Asia Tengah.  Mohammad Ali Jafari, komandan utama IRGC, memperingatkan bahwa pasukan elitnya lebih unggul di wilayah ini daripada pasukan A.S. "Jika Amerika membuat langkah konyol dan membahayakan keamanan nasional kita, kita akan menerapkan tindakan balasan berdasarkan kebijakan pendirian negara Islam Iran," katanya dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pekan lalu. Beberapa analis mengatakan retorika semacam itu bisa meningkat menjadi pertikaian militer langsung antara kedua belah pihak. "Penunjukan ini akan membawa risiko konfrontasi ke tingkat yang lebih tinggi," kata Hooshang Amirahmadi, seorang profesor di Rutgers University kepada VOA. "Iran juga sedang mempertimbangkan kemungkinan ini dengan cermat dan serius, karena IRGC telah memindahkan beberapa anteknya, termasuk pasukan PMF Irak, ke perbatasan Iran untuk memperkuat posisinya sebagai tindakan berjaga-jaga." Analis lainnya yakin konfrontasi langsung, kecil kemungkinannya pada saat ini. "Iran akan berhati-hati dan saat ini hanya menanggapi secara retorik," kata Barbara Slavin, direktur Future of Iran Initiative di Dewan Atlantik di Washington. "IRGC bisa menjadi ancaman, tetapi kemungkinan besar tidak secara langsung melainkan melalui kelompok milisi yang didukung Iran di Irak, Suriah atau mungkin Afghanistan." Selama beberapa tahun terakhir, Iran telah membentuk dan mendanai berbagai milisi Syiah di seluruh wilayah itu di mana IRGC berperan penting dalam konflik seperti di Irak, Suriah dan Yaman. [my]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tolak kesepakatan, Presiden Guatemala Tunda Lawatan Ke AS 
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB
Guatemala, Minggu (14/7), menyatakan menunda lawatan Presiden Jimmy Morales ke Washington untuk memb...
Protes Pemilihan di Rusia, Puluhan Ditangkap 
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB
Polisi Rusia menangkap puluhan demonstran di Moskow, termasuk beberapa politisi yang beroposisi, dal...
Huawei Berencana PHK Besar-besaran di AS
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB
Raksasa teknologi China, Huawei Technologies, berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) bes...
Perang Tarif dengan AS, Pertumbuhan Ekonomi China Kian Melambat
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB
Pertumbuhan ekonomi China melambat ke level terendah dalam triwulan terakhir dalam 10 tahun ini di t...
Hujan Lebat Runtuhkan Bangunan di India, 12 Tewas
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB
Sebelas tentara termasuk di antara 12 mayat yang ditemukan dari puing-puing sebuah bangunan berlanta...
Polisi Thailand Sita Lebih dari 1 Ton Metamfetamin Kristal
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB
Polisi di Thailand mengatakan mereka telah menyita lebih dari satu ton metamfetamin kristal dalam se...
Polisi Gunakan Tongkat, Semprotan Merica Terhadap Pengunjuk Rasa di Hong Kong
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB
Pengunjuk rasa anti-pemerintah yang berjuang dalam bentrokan dengan polisi di pusat perbelanjaan Hon...
Juara Tinju Spanyol Berjuang untuk Hak-Hak Perempuan
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB
Pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga saat hamil dan kini menjadi seorang ibu dari dua ...
Minggu Ini, Gerhana Bulan Terakhir Tahun 2019
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB
Gerhana bulan terakhir tahun ini akan terjadi minggu ini, yang memungkinkan para penggemar dan penga...
Rusia, Ukraina Bersiap untuk Pertukaran Tahanan
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:41 WIB
Para pejabat di Rusia dan Ukraina mengindikasikan bahwa kedua negara bersiap untuk melakukan pertuka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)