Spanyol Bersedia Terima Sebagian Migran
Elshinta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Spanyol Bersedia Terima Sebagian Migran
VOA Indonesia - Spanyol Bersedia Terima Sebagian Migran
Spanyol bersedia menerima 150 migran dari kapal penyelamat yang ditolak berlabuh di Italia. Penerimaan itu sesuai dengan kesepakatan yang lebih luas yang sedang dinegosiasikan dengan negara-negara Eropa lainnya. Demikian seperti dikatakan oleh pihak berwenang di Madrid, Kamis (15/8). Para migran telah terkatung-katung sejak kapal penyelamat mengambil mereka di Laut Tengah pada awal Agustus, dan Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Salvini, yang telah mengambil garis keras pada kedatangan pengungsi sejak ia mulai memerintah pada Juni 2018, tidak mengizinkan mereka turun dari kapal. Para pejabat Perancis dan Jerman mengukuhkan bahwa pembicaraan sedang dilakukan untuk menyelesaikan masalah terbaru ini dalam serangkaian perbedaan pendapat mengenai kebijakan imigrasi yang melibatkan Italia, dan yang telah memicu pertikaian dalam pemerintahan koalisi di Roma yang hampir runtuh. Kapal itu, yang disebut Open Arms (“Tangan Terbuka”) dan dioperasikan oleh badan amal Spanyol dengan nama yang sama, berada di perairan Italia pada hari Kamis, sehari setelah pengadilan administratif Roma memberikan izin untuk memasukinya. Putusan pengadilan itu bertentangan dengan larangan yang disampaikan oleh Salvini. Pemerintah Spanyol mengatakan sedang bekerja dengan negara-negara Uni Eropa lainnya dan Komisi Eropa untuk mencari “solusi bersama.... yang tertib” atas kebuntuan yang dihadapi, dan bersedia untuk “berpartisipasi dalam pembagian secara seimbang para migran yang ada di kapal itu.” [lt/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PBB: Perubahan Iklim Ancam Masa Depan Semua Anak-Anak
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Masa depan setiap anak di dunia terancam karena negara-negara di seluruh dunia gagal meredam dampak ...
Musim Karnaval di Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Pesta karnaval di Jerman, yang sering disebut sebagai "musim ke-5" ini, memasuki masa puncaknya. Kot...
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Fenomena kapal hantu, maksudnya kapal yang ditemukan tanpa awaknya, adalah fenomena yang sering diga...
Polemik RUU Ketahanan Keluarga: Dari Tumpang-tindih Sampai Langgar Hukum Internasional
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang masuk dalam program legislasi nasional (proleg...
7 Fakta Tentang Serangan Terorisme di Hanau Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Serangan di Hanau Aksi Terorisme Ekstrem Kanan Bermotif Rasisme
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Belum banyak informasi tentang sosok pelaku tunggal yang melakukan aksi penembakan di kota Hanau. Me...
Opini: Kebencian di Jantung Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Hanau hanyalah kasus yang terbaru. Untuk ketiga kalinya dalam hanya beberapa bulan, hawa kebencian t...
Kaum Muda Iran Sambut Dingin Proses Pemilihan Umum
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Banyak orang yang menginginkan perubahan, tetapi lemahnya kekuatan institusi terpilih di Republik Is...
8 Orang Tewas Ditembak di Hanau, Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Polisi Jerman mengatakan delapan orang mati ditembak di Kota Hanau pada  Rabu (19/2) malam. Perny...
Assange Ditawari Pengampunan Asal Bilang Rusia Tak Intervensi Pilpres AS 2016 
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Pendiri Wikileaks, Julian Assange, mengatakan pemerintahan Trump telah menawarkan akan memberikan pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)