Pengadilan Thailand Setujui Penahanan Lanjutan atas 2 Tersangka Bom
Elshinta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pengadilan Thailand Setujui Penahanan Lanjutan atas 2 Tersangka Bom
VOA Indonesia - Pengadilan Thailand Setujui Penahanan Lanjutan atas 2 Tersangka Bom
Sebuah pengadilan di Thailand, Kamis (15/8) memperpanjang penahanan dua tersangka yang dituduh menanam dua bom kecil di depan markas polisi di Bangkok ketika para menteri luar negeri Asia Tenggara bertemu di dekatnya. Kedua orang itu ditangkap ketika sedang melakukan perjalanan ke Thailand selatan hanya beberapa jam setelah bom tersebut ditemukan tidak meledak pada 1 Agustus. Sepuluh bom kecil lainnya meledak di berbagai titik di Bangkok pada 2 Agustus, ketika berlangsung pertemuan para menteri luar negeri ASEAN dan Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo. Polisi kini mencari empat tersangka lainnya selain dua orang yang ditahan tersebut. Wildon Maha dan Lu-ai Saengae, yang dijaga ketat oleh tim SWAT dari kepolisian ketika mereka tiba di Pengadilan Kriminal Bangkok, Kamis (15/8), berasal dari provinsi Narathiwat, Thailand selatan, dan ditangkap di sebuah bus di pos pemeriksaan polisi pada 2 Agustus. Wakil Perdana Menteri Prawit Wongsuwan mengatakan pekan lalu bahwa para tersangka berasal dari Thailand selatan, di mana pemberontak separatis Muslim aktif, tetapi dia tidak menyebutkan motif serangan itu. Lebih dari 7.000 orang tewas dalam kekerasan di Thailand selatan sejak 2004. [lt/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PBB: Perubahan Iklim Ancam Masa Depan Semua Anak-Anak
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Masa depan setiap anak di dunia terancam karena negara-negara di seluruh dunia gagal meredam dampak ...
Musim Karnaval di Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Pesta karnaval di Jerman, yang sering disebut sebagai "musim ke-5" ini, memasuki masa puncaknya. Kot...
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Fenomena kapal hantu, maksudnya kapal yang ditemukan tanpa awaknya, adalah fenomena yang sering diga...
Polemik RUU Ketahanan Keluarga: Dari Tumpang-tindih Sampai Langgar Hukum Internasional
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang masuk dalam program legislasi nasional (proleg...
7 Fakta Tentang Serangan Terorisme di Hanau Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Serangan di Hanau Aksi Terorisme Ekstrem Kanan Bermotif Rasisme
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Belum banyak informasi tentang sosok pelaku tunggal yang melakukan aksi penembakan di kota Hanau. Me...
Opini: Kebencian di Jantung Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Hanau hanyalah kasus yang terbaru. Untuk ketiga kalinya dalam hanya beberapa bulan, hawa kebencian t...
Kaum Muda Iran Sambut Dingin Proses Pemilihan Umum
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Banyak orang yang menginginkan perubahan, tetapi lemahnya kekuatan institusi terpilih di Republik Is...
8 Orang Tewas Ditembak di Hanau, Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Polisi Jerman mengatakan delapan orang mati ditembak di Kota Hanau pada  Rabu (19/2) malam. Perny...
Assange Ditawari Pengampunan Asal Bilang Rusia Tak Intervensi Pilpres AS 2016 
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Pendiri Wikileaks, Julian Assange, mengatakan pemerintahan Trump telah menawarkan akan memberikan pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)