Tindakan AS Hentikan Pembebasan Tanker Iran di Gibraltar
Elshinta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Tindakan AS Hentikan Pembebasan Tanker Iran di Gibraltar
VOA Indonesia - Tindakan AS Hentikan Pembebasan Tanker Iran di Gibraltar
Amerika Serikat, Kamis (15/8) bertindak untuk menyita kapal supertanker Iran yang ditahan di Gibraltar, karena melanggar sanksi-sanksi internasional terkait pengiriman minyak. Ini menggagalkan upaya pihak berwenang di London dan teritori Inggris di luar negeri itu untuk meredakan ketegangan dengan Teheran. Pemerintah Gibraltar mengukuhkan laporan terdahulu media bahwa Departemen Kehakiman Amerika telah meminta perpanjangan penahanan tanker minyak Grace 1, mendorong Mahkamah Agung Gibraltar untuk menangguhkan keputusan yang telah dijadwalkan Kamis ini mengenai apakah akan membebaskan kapal itu. “Departemen Kehakiman Amerika telah mengajukan untuk menahan Grace 1 atas sejumlah tuduhan yang sekarang sedang dipertimbangkan,” sebut pemerintah Gibraltar dalam suatu pernyataan, seraya menambahkan bahwa masalah itu akan dievaluasi pengadilan pada pukul 4 sore. Departemen Kehakiman tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar. Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan bahwa “penyelidikan yang dilakukan terkait Grace 1 adalah masalah pemerintah Gibraltar” dan tidak dapat berkomentar lebih jauh karena investigasi sedang berlangsung. Meskipun tidak ada reaksi segera dari Teheran, langkah Amerika itu kemungkinan besar akan memicu ketegangan lebih lanjut di Teluk Persia. [uh/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PBB: Perubahan Iklim Ancam Masa Depan Semua Anak-Anak
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Masa depan setiap anak di dunia terancam karena negara-negara di seluruh dunia gagal meredam dampak ...
Musim Karnaval di Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Pesta karnaval di Jerman, yang sering disebut sebagai "musim ke-5" ini, memasuki masa puncaknya. Kot...
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Fenomena kapal hantu, maksudnya kapal yang ditemukan tanpa awaknya, adalah fenomena yang sering diga...
Polemik RUU Ketahanan Keluarga: Dari Tumpang-tindih Sampai Langgar Hukum Internasional
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang masuk dalam program legislasi nasional (proleg...
7 Fakta Tentang Serangan Terorisme di Hanau Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Serangan di Hanau Aksi Terorisme Ekstrem Kanan Bermotif Rasisme
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Belum banyak informasi tentang sosok pelaku tunggal yang melakukan aksi penembakan di kota Hanau. Me...
Opini: Kebencian di Jantung Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Hanau hanyalah kasus yang terbaru. Untuk ketiga kalinya dalam hanya beberapa bulan, hawa kebencian t...
Kaum Muda Iran Sambut Dingin Proses Pemilihan Umum
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Banyak orang yang menginginkan perubahan, tetapi lemahnya kekuatan institusi terpilih di Republik Is...
8 Orang Tewas Ditembak di Hanau, Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Polisi Jerman mengatakan delapan orang mati ditembak di Kota Hanau pada  Rabu (19/2) malam. Perny...
Assange Ditawari Pengampunan Asal Bilang Rusia Tak Intervensi Pilpres AS 2016 
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Pendiri Wikileaks, Julian Assange, mengatakan pemerintahan Trump telah menawarkan akan memberikan pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)