Bos Intelijen Sebut Intervensi Asing di Australia Sangat Membahayakan
Elshinta
Jumat, 06 September 2019 - 08:20 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Bos Intelijen Sebut Intervensi Asing di Australia Sangat Membahayakan
ABC.net.au - Bos Intelijen Sebut Intervensi Asing di Australia Sangat Membahayakan

Kepala lembaga intelijen Australia ASIO, Duncan Lewis, memperingatkan intervensi asing di negara ini menimbulkan ancaman yang lebih besar daripada terorisme. Dia menyebut hal ini "ancaman eksistensial" bagi negara.

"Terorisme tidak pernah menjadi ancaman eksistensial bagi negara-negara mapan," kata Lewis dalam forum Lowy Institute di Sydney, Rabu (4/9/2019) malam.

Intervensi asing, katanya, merupakan risiko besar yang harus dihadapi masyarakat Australia setiap hari.

"Masalah kontra-spionase dan campur tangan asing pada akhirnya merupakan ancaman eksistensial bagi negara," jelasnya.

Pemerintah Australia mengeluarkan UU Intervensi Asing tahun lalu dan belum lama ini membentuk satuan tugas yang bertujuan melindungi perguruan tinggi di negara ini dari campur-tangan asing.

Keputusan itu diambil setelah terjadinya peretasan data besar-besaran pada Universitas Nasional Australia (ANU) yang memicu kekhawatiran parlemen bahwa perguruan tinggi tidak bertindak memadai memerangi pengaruh China di kampus masing-masing.

Lewis mengatakan ancaman itu tidak terbatas pada "negara tertentu".

"ASIO menilai bahwa skala dan ruang lingkup kegiatan intelijen asing saat ini terhadap kepentingan Australia belum pernah terjadi sebelumnya," katanya.

"Berbeda dengan insiden terorisme, bahaya dari spionase mungkin tidak dirasakan selama bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun," jelasnya.

"Kegiatan semacam ini biasanya berlangsung tenang, berbahaya dan mereka memiliki jejak yang panjang."

Ancaman siber

Bos ASIO ini mengatakan Australia menjadi "target empuk" serangan siber yang disponsori negara tertentu.

Dia menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan penambahan kewenangan kepada lembaga intelijen domestik ASD.

Kewenangan ASD memicu kontroversi setelah artikel di media News Corp mengenai kemungkinan perluasan kewenangan, menyebabkan rumah jurnalis Annika Smethurst digerebek polisi awal tahun ini.

Ancaman siber, kata Lewis, muncul setiap hari, sehingga perlu meninjau kembali kemampuan ADS dalam melindungi warga Australia.

Lewis ditunjuk memimpin ASIO pada tahun 2014 setelah berkarir di militer dan jabatan publik lainnya.

Simak berita lainnya dari ABC Indonesia

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Shell Tolak Bongkar Rig yang Sudah Tidak Dipakai, Jerman Marah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah Jerman, Rabu (16/10), mengatakan telah menyerukan dilangsungkannya suatu pertemuan inter...
Trump Bantah Beri Lampu Hijau pada Turki Untuk Serang Suriah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden Amerika Donald Trump dengan tegas menolak tuduhan bahwa ia bertanggung jawab terhadap invas...
Kuba akan Izinkan Warga Beli Barang Impor dengan Mata Uang Asing
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah Kuba mengatakan akan memungkinkan warga negaranya menggunakan sepuluh mata uang asing unt...
Malaysia Perintahkan Peta China Dihapus dari Film “Abominable”
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Badan Sensor film Malaysia sudah memerintahkan agar adegan dalam film animasi “Abominable” yang ...
Trump Bela Keputusan Tarik Pasukan AS dari Suriah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden AS Donald Trump, Rabu (16/10), mendapat teguran keras dari para anggota Kongres dari kedua ...
China Imbau Washington Segera Akhiri Perang Dagang
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah China mengimbau Amerika Serikat untuk merundingkan penyelesaian masalah perang tarif anta...
Gempa Kuat Akibatkan Tanah Longsor di Filipina
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Gempa kuat yang mengguncang Filipina Selatan, Rabu malam (16/10), menyebabkan tanah longsor dan keru...
Anggota Parlemen Pro Demokrasi Hong Kong Kutuk Serangan dengan Kekerasan  
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Para anggota parlemen pro-demokrasi Hong Kong, Kamis (17/10), mengutuk serangan yang menggunakan kek...
Trump Harapkan Suksesnya Pertemuan di Ankara
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden AS Donald Trump mengharapkan “pertemuan yang sukses” di Ankara pada hari Kamis (17/10) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV