Selamatkan Spesies, Ilmuwan Ciptakan Embrio Badak Putih Utara
Elshinta
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Selamatkan Spesies, Ilmuwan Ciptakan Embrio Badak Putih Utara
DW.com - Selamatkan Spesies, Ilmuwan Ciptakan Embrio Badak Putih Utara

Para ilmuwan berharap spesies yang memiliki hubungan erat dengan badak putih selatan, yang menjadi jenis sub-spesies badak paling melimpah di dunia, bisa hamil dengan menggunakan dua sel telur yang didapat dari dua badak putih utara yang masih tersisa, dan sperma yang dibekukan yang didapat dari empat ekor badak putih utara jantan sebelum mereka mati. Demikian pernyataan sebuah konsorsium ilmu pengetahuan internasional, Rabu (11/09).

Titik balik dalam reproduksi

"Ini adalah embrio yang sangat berpotensial untuk dikembangbiakkan menjadi seekor bayi badak. Kedua embrio telah disimpan di dalam cairan nitrogen. Kami telah mencapai sebuah kehidupan baru, sebuah harapan untuk spesies ini,” kata Thomas Hildebrandt ketua projek di Institut Leibniz untuk Penelitian Kebun Binatang dan Satwa Liar, rekan kerja konsosium projek tersebut, kepada Deutsche Welle.

Ilmuwan dari Kenya, Itali, Ceko, dan Jerman masih memperbaiki prosedur implantasi sebelum kedua embrio ditransfer kepada ibu pengganti, namun berharap seekor badak putih utara dapat lahir dalam rentang waktu tiga tahun ke depan.

Baca juga: Berniat Berburu Badak, Tapi Diinjak Gajah dan Dimakan Singa

Ikatan ibu

Dua badak betina yang tersisa, Najin sang ibu dan anaknya Fatu, hidup di sebuah lokasi konservasi di Kenya. Badak jantan terakhir, ayah Fatu yakni Sudan, mati pada bulan Maret tahun 2018 silam.

Karena alasan genetik Najin dan Fatu tidak dapat berkembang biak.

Sementara Najin dan Fatu tidak bisa melakukannya, namun keturunannya masih harus bergantung kepada mereka "untuk menambah pengetahuan bagaimana seekor badak putih utara berperilaku dengan keturunan mereka,” tambah Hildebrandt.

Ed: rap/ml

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tim Penyelamat Hewan Selamatkan Raja Ular Kobra di Thailand 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Petugas penyelamat hewan dari Yayasan Krabi Pitakpracha di Kota Krabi, di bagian selatan Thailand, M...
Kepala HAM PBB Soroti Meningkatnya Tantangan Kerja Sama Global
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Kepala Dewan HAM PBB Michelle Bachelet, Selasa (15/10), mengatakan dunia kini menyaksikan meningkatn...
UNICEF : 200 Juta Balita Makan Terlalu Sedikit atau Terlalu Banyak
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) mengatakan sepertiga balita di seluruh dunia, yang totalnya sekitar 200 ...
Presiden Haiti Tegaskan Tidak Akan Mundur
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Presiden Haiti Jovenel Moise, Selasa (15/10), mengatakan tidak akan bertanggung jawab bagi dirinya u...
Analis Katakan Trump Ulur Waktu dengan Erdogan
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Wakil Presiden AS, Mike Pence, memimpin delegasi Amerika yang bertolak ke Turki, Rabu (16/10) untuk ...
Olok-olok Oposisi Hentikan Pidato Pemimpin Eksekutif Hong Kong
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Krisis politik Hong Kong yang berlangsung selama empat bulan akhirnya menyasar hingga ke gedung legi...
2018, Penjaga Pantai China Habiskan 258 Hari di Perairan yang Diklaim Malaysia
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Kapal penjaga pantai China menghabiskan 70% waktunya pada tahun lalu untuk berpatroli di perairan La...
Kim Jong Un Mendaki Gunung Tertinggi di Korut dengan Kuda   
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Media pemerintah Korea Utara, Rabu (16/10), merilis foto-foto pemimpin Kim Jong Un yang mendaki gunu...
Erdogan Enggan Temui Delegasi AS
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan ia tidak akan bertemu dengan Wakil Presiden Amerika...
Bentrokan di Barcelona Terus Berkecamuk
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Bentrokan disertai kekerasan kembali terjadi di malam kedua sejak kericuhan meletus di Barcelona, Sp...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV