AS, China Berselisih Soal Resolusi Perpanjang Misi PBB di Afghanistan
Elshinta
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
AS, China Berselisih Soal Resolusi Perpanjang Misi PBB di Afghanistan
VOA Indonesia - AS, China Berselisih Soal Resolusi Perpanjang Misi PBB di Afghanistan
Sebuah resolusi untuk memperpanjang misi PBB di Afghanistan tidak menentu nasibnya karena perselisihan antara Amerika Serikat dan China terkait desakan China agar resolusi itu mencakup referensi mengenai program infrakstruktur multinasional besar-besarannya yang disebut prakarsa “Sabuk dan Jalan.” Pemungutan suara yang dijadwalkan hari Senin (16/9) di Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara ditangguhkan hingga Selasa (17/9) agar perundingan lebih lanjut dapat dilakukan. China telah mengancam akan memveto resolusi yang diajukan Jerman dan Indonesia karena tidak menyebut-nyebut prakarsa “Sabuk dan Jalan” yang menghubungkan China dengan beberapa wilayah Asia, Eropa dan Afrika melalui laut dan darat. Kebuntuan ini bermula Maret lalu, sewaktu Dewan Keamanan tampaknya akan memperpanjang mandat misi di Afghanistan satu tahun lagi. Resolusi-resolusi terdahulu, yang diloloskan pada tahun 2016 dan kemudian tahun 2017, menyambut baik pembangunan internasional bagi Afghanistan, termasuk prakarsa “Sabuk dan Jalan.” Tetapi sewaktu upaya perpanjangan terbaru setelah itu akan dibawa ke pemungutan suara, penjabat Duta Besar Amerika untuk PBB Jonathan Cohen menuduh China membuat resolusi itu “lebih mengenai prioritas politik nasional China dan bukannya rakyat Afghanistan.” Cohen mengatakan prakarsa “Sabuk dan Jalan” terkenal karena berbagai “masalah korupsi, kesulitan yang muncul karena utang, kerusakan lingkungan dan kurangnya transparansi.” Dewan Keamanan akhirnya mengesahkan resolusi sederhana – yang berakhir Selasa ini – yang memperpanjang misi PBB di Afghanistan selama enam bulan. [uh/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Studi: Filipina Pusat Online Eksploitasi Seksual Anak
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB
Filipina telah menjadi pusat global eksploitasi anak di dunia maya, dan kebijakan lockdown terkait...
Kasus Corona Meningkat, Gubernur Jatim Ingin Tingkatkan Tes Massal
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB
Jumlah kasus corona di Jawa Timur terus meningkat, membayangi DKI Jakarta yang menempati posisi punc...
Para Pejabat India, Bangladesh Masih Taksir Kerusakan Akibat Topan Amphan
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB
Pemerintah India menyatakan sejumlah orang diyakini tewas hari Rabu sewaktu topan kuat melanda beber...
Hungaria akan Tutup Zona-Zona Tempat Pencari Suaka Ditahan
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB
Hungaria menutup zona-zona transit di perbatasannya di mana para pencari suaka ditahan sementara mer...
Popularitas PM Selandia Baru Melambung Jelang Pemilu
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB
Popularitas Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern melambung menjelang pemilu September karena...
Pemimpin G-7 Pertimbangkan Kehadiran dalam KTT di Tengah Wabah Virus Corona
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB
Para pemimpin negara-negara G-7 mempertimbangkan gagasan Presiden AS Donald Trump mengenai KTT yang ...
Jumlah Kasus Baru Corona Capai Rekor
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB
Jumlah tambahan harian kasus virus corona di Tanah Air mencapai rekor tertinggi hari ini, yakni 973.
Orang Dekat PM Jepang Mundur Karena Skandal Judi
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB
Seorang jaksa terkemuka Jepang yang dianggap dekat dengan Perdana Menteri Shinzo Abe mengajukan sura...
China Mulai Kembali Acara Politik Penting yang Tertunda Wabah Corona
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB
Suatu konferensi politik tahunan tingkat tinggi di China yang tertunda dua bulan akibat pandemi viru...
PM Abe Pertimbangkan Hadir dalam Pertemuan G-7 di AS
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB
Jepang sedang mempertimbangkan apakah Perdana Menteri Shinzo Abe akan hadir secara pribadi dalam per...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV