Angin Topan, Ratusan Penumpang Kereta Api di Jerman Terpaksa Menginap di Gerbong
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 08:18 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Angin Topan, Ratusan Penumpang Kereta Api di Jerman Terpaksa Menginap di Gerbong
DW.com - Angin Topan, Ratusan Penumpang Kereta Api di Jerman Terpaksa Menginap di Gerbong

Operator kereta api Jerman Deutsche Bahn membatalkan beberapa kereta Rabu pagi (18/9) karena puing-puing dan pohon yang tumbang memblokir jalur kereta api setelah amukan angin topan hebat.

Deutsche Bahn mengatakan penundaan masih akan berlanjut, namun situasi mulai membaik pada tengah hari.

Topan yang mengamuk Selasa malam (17/9) menghantam pohon-pohon dan menaburkan puing-puing bangunan di jalur kereta, menyebabkan beberapa kereta harus berhenti tiba-tiba. Karena pembatalan itu, ratusan penumpang terdampar di kota Hannover, Hamburg dan Bremen.

Untuk mengakomodasi penumpang yang terlantar, Deutsche Bahn membawa kereta api ekstra untuk dijadikan tempat menginap. Di Hanover, sekitar 200 penumpang tidur di dua gerbong yang disediakan Deutsche Bahn.

Satu kereta menuju Hamburg dari Swiss harus menunggu selama berjam-jam di rel kereta, karena saluran listrik terputus. Setengah dari sekitar 300 penumpang kemudian dibawa ke Hannover dengan tiga bus tambahan, sedangkan penumpang yang lain harus bertahan di atas kereta api sampai perbaikan selesai.

Topan keras diperkirakan akan berlanjut sampai hari Rabu. Namun para ahli meteorologi mengatakan, situasi paling buruk telah berlalu.

hp/na (dpa, afp)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tim Penyelamat Hewan Selamatkan Raja Ular Kobra di Thailand 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Petugas penyelamat hewan dari Yayasan Krabi Pitakpracha di Kota Krabi, di bagian selatan Thailand, M...
Kepala HAM PBB Soroti Meningkatnya Tantangan Kerja Sama Global
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Kepala Dewan HAM PBB Michelle Bachelet, Selasa (15/10), mengatakan dunia kini menyaksikan meningkatn...
UNICEF : 200 Juta Balita Makan Terlalu Sedikit atau Terlalu Banyak
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) mengatakan sepertiga balita di seluruh dunia, yang totalnya sekitar 200 ...
Presiden Haiti Tegaskan Tidak Akan Mundur
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Presiden Haiti Jovenel Moise, Selasa (15/10), mengatakan tidak akan bertanggung jawab bagi dirinya u...
Analis Katakan Trump Ulur Waktu dengan Erdogan
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Wakil Presiden AS, Mike Pence, memimpin delegasi Amerika yang bertolak ke Turki, Rabu (16/10) untuk ...
Olok-olok Oposisi Hentikan Pidato Pemimpin Eksekutif Hong Kong
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Krisis politik Hong Kong yang berlangsung selama empat bulan akhirnya menyasar hingga ke gedung legi...
2018, Penjaga Pantai China Habiskan 258 Hari di Perairan yang Diklaim Malaysia
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Kapal penjaga pantai China menghabiskan 70% waktunya pada tahun lalu untuk berpatroli di perairan La...
Kim Jong Un Mendaki Gunung Tertinggi di Korut dengan Kuda   
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Media pemerintah Korea Utara, Rabu (16/10), merilis foto-foto pemimpin Kim Jong Un yang mendaki gunu...
Erdogan Enggan Temui Delegasi AS
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan ia tidak akan bertemu dengan Wakil Presiden Amerika...
Bentrokan di Barcelona Terus Berkecamuk
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Bentrokan disertai kekerasan kembali terjadi di malam kedua sejak kericuhan meletus di Barcelona, Sp...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV