A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 58

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 58
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

news-mitra/////menlu-as-ke-kawasan-teluk-bahas-langkah-balasan-terhadap-iran" />
Menlu AS ke Kawasan Teluk Bahas Langkah Balasan Terhadap Iran
Elshinta
Jumat, 20 September 2019 - 08:47 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Menlu AS ke Kawasan Teluk Bahas Langkah Balasan Terhadap Iran
DW.com - Menlu AS ke Kawasan Teluk Bahas Langkah Balasan Terhadap Iran

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo terbang ke Abu Dhabi hari Kamis (19/09) dari kota Jeddah, Arab Saudi, di mana ia bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada Rabu (18/09) malam. Pimpinan Arab Saudi mengatakan, serangan terhadap kilang minyak di negaranya adalah "ujian nyata" dari dunia internasional.

AS dan Arab Saudi "sepakat bahwa rezim Iran harus bertanggung jawab atas kelanjutan perilaku yang agresif, ceroboh, dan mengancam," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus dalam sebuah pernyataan setelah pembicaraan di Jeddah.

"Serangan yang tidak dapat diterima dan belum pernah terjadi sebelumnya... tidak hanya mengancam keamanan nasional Arab Saudi, tetapi juga membahayakan kehidupan semua warga Amerika yang tinggal dan bekerja di Arab Saudi," tambahnya.

Mike Pompeo mengecam serangan ke Arab Saudi sebagai "tindakan perang" Iran. Pemerintah Arab Saudi hari Rabu merilis "bukti-bukti baru" yang menurut mereka menunjukkan bahwa serangan itu "tidak diragukan lagi" telah disponsori oleh Teheran.

Prancis: serangan tidak berasal dari Huthi di Yaman

Para pejabat Saudi menunjukkan apa yang mereka katakan sebagai pecahan dari 25 drone dan rudal jelajah yang ditembakkan hari Sabtu (14/09) di dua instalasi minyak terbesar negara itu dan membuat instalasi tersebut terbakar hebat.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian juga mengatakan hari Kamis (19/09), klaim kelompok Huthi bahwa mereka yang melakukan serangan ke Arab Saudi "kurang kredibel."

Namun juru bicara militer Huthi, Brigadir Yahya Saree mengatakan, serangan terhadap dua fasilitas minyak di Arab Saudi itu diluncurkan dari tiga lokasi di Yaman, menggunakan pesawat canggih tanpa awak dengan kemampuan jarak jauh.

Dia juga mengancam Uni Emirat Arab dengan mengatakan bahwa pihaknya siap menyerang puluhan sasaran termasuk kota-kota yang dipenuhi pencakar langit Dubai dan Abu Dhabi.

"Jika Anda menginginkan perdamaian dan keamanan untuk fasilitas Anda… … maka tinggalkan Yaman sendirian," kata juru bicara Huthi.

Target-target potensial

Perencana militer AS yang menimbang pembalasan dilaporkan telah meneruskan daftar target Iran, termasuk kilang Abadan, salah satu kilang minyak terbesar minyak terbesar dunia, dan Pulau Khark, fasilitas ekspor minyak terbesar di Iran, tulis harian New York Times. Target potensial lainnya adalah lokasi peluncuran rudal dan aset lain dari Garda Revolusi Iran.

Rabu malam, stasiun siaran CBS News mengutip seorang pejabat AS yang tidak mau disebutkan namanya yang mengatakan, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyetujui serangan itu, dengan syarat bahwa hal itu dilakukan sedemikian rupa, sehingga tidak ada jejak yang menunjukkan keterlibatan Iran.

Para diplomat di Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan, para ahli PBB diharapkan datang ke Arab Saudi untuk memimpin penyelidikan internasional.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan, sanksi AS yang diberlakukan kembali oleh Presiden Donald Trump sejak 31 Juli, menggambarkan tindakan yang "ilegal" dan "tidak manusiawi" yang dirancang untuk "melukai warga sipil."

hp/ae (afp, rtr, ap)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tim Penyelamat Hewan Selamatkan Raja Ular Kobra di Thailand 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Petugas penyelamat hewan dari Yayasan Krabi Pitakpracha di Kota Krabi, di bagian selatan Thailand, M...
Kepala HAM PBB Soroti Meningkatnya Tantangan Kerja Sama Global
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Kepala Dewan HAM PBB Michelle Bachelet, Selasa (15/10), mengatakan dunia kini menyaksikan meningkatn...
UNICEF : 200 Juta Balita Makan Terlalu Sedikit atau Terlalu Banyak
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) mengatakan sepertiga balita di seluruh dunia, yang totalnya sekitar 200 ...
Presiden Haiti Tegaskan Tidak Akan Mundur
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Presiden Haiti Jovenel Moise, Selasa (15/10), mengatakan tidak akan bertanggung jawab bagi dirinya u...
Analis Katakan Trump Ulur Waktu dengan Erdogan
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Wakil Presiden AS, Mike Pence, memimpin delegasi Amerika yang bertolak ke Turki, Rabu (16/10) untuk ...
Olok-olok Oposisi Hentikan Pidato Pemimpin Eksekutif Hong Kong
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Krisis politik Hong Kong yang berlangsung selama empat bulan akhirnya menyasar hingga ke gedung legi...
2018, Penjaga Pantai China Habiskan 258 Hari di Perairan yang Diklaim Malaysia
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Kapal penjaga pantai China menghabiskan 70% waktunya pada tahun lalu untuk berpatroli di perairan La...
Kim Jong Un Mendaki Gunung Tertinggi di Korut dengan Kuda   
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Media pemerintah Korea Utara, Rabu (16/10), merilis foto-foto pemimpin Kim Jong Un yang mendaki gunu...
Erdogan Enggan Temui Delegasi AS
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan ia tidak akan bertemu dengan Wakil Presiden Amerika...
Bentrokan di Barcelona Terus Berkecamuk
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Bentrokan disertai kekerasan kembali terjadi di malam kedua sejak kericuhan meletus di Barcelona, Sp...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)