Dua Senator AS Peringatkan Trump Tentang Kesepakatan Nuklir dengan Saudi
Elshinta
Jumat, 20 September 2019 - 08:48 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Dua Senator AS Peringatkan Trump Tentang Kesepakatan Nuklir dengan Saudi
VOA Indonesia - Dua Senator AS Peringatkan Trump Tentang Kesepakatan Nuklir dengan Saudi
Dua senator AS memperingatkan pemerintahan Trump mengenai kesepakatan kerja sama nuklir dengan Arab Saudi, khawatir akan memicu perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah yang bergejolak. "Berbagi teknologi nuklir dengan Arab Saudi, terutama tanpa pengamanan yang memadai, akan memberi Riyadh alat yang dibutuhkan untuk mengubah visi senjata nuklir putra mahkota menjadi kenyataan," kata senator Demokrat Ed Markey dan Jeff Merkley dalam surat kepada Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Menteri Energi Rick Perry. Kedua senator itu adalah anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat. Mereka mengatakan membuat kesepakatan seperti itu dengan Arab Saudi akan "gagal mempromosikan kekuatan atau pengaruh AS." "Jika pemerintahan Trump menutup mata terhadap perilaku kerajaan di dalam dan luar negeri sementara membuat kesepakatan yang bisa mempercepat potensi perolehan senjata nuklirnya, Kongres akan menolak perjanjian semacam itu," tulis para senator itu. Mereka menambahkan bahwa "pengabaian terhadap hak asasi manusia dan standar kemanusiaan " oleh Arab Saudi tidak seharusnya dihargai. Departemen Luar Negeri dan Departemen Energi belum menanggapi surat itu secara terbuka. Arab Saudi menolak keras persyaratan non proliferasi yang ketat, termasuk pengawasan PBB yang akan diberlakukan dengan kerja sama nuklir bersama Amerika. [my/pp] Pengawasan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa Arab Saudi tidak memperkaya uranium dan memproses ulang bahan bakar nuklir bekas yang bisa memungkinkan mereka membuat bom.   Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengatakan negaranya akan mengupayakan senjata nuklir jika Iran mengembangkan bom. (my/pp)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Protes Merebak di Belarus Setelah Lukashenko Dilantik Secara Diam-Diam
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB
Ribuan warga Belarus menggelar demonstrasi massal, Rabu malam (23/9) untuk mengecam pelantikan Presi...
AS Kecam WHO di Dewan Keamanan PBB 
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB
Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Partai...
Pengunjuk Rasa Thailand Marah Setelah Parlemen Tunda Reformasi Konstitusi 
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB
Anggota parlemen Thailand, Kamis (24/9) menunda keputusan tentang reformasi konstitusi sehingga memi...
Facebook akan Luncurkan Dewan Pengawas Jelang Pemilihan AS 
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB
Dewan pengawas Facebook, yang ditugaskan untuk memutuskan apa yang perlu dihapus atau diizinkan untu...
Ajudan Navalny Klaim Rusia Bekukan Asset Navalny Setelah Diracun 
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB
Juru bicara Navalny, Kamis (24/9) mengatakan Pengadilan Rusia membekukan aset pemimpin oposisi Alexe...
Pembicaraan Damai Afghanistan: Meski Hadapi Kesulitan, Ada Harapan bagi Perdamaian
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB
Meskipun Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menegaskan kembali tuntutannya untuk gencatan senjata, be...
Uni Eropa Serukan Langkah untuk Cegah Lonjakan Virus Corona
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB
Pejabat kesehatan Uni Eropa, Kamis (24/9) mendesak negara-negara anggota untuk "bertindak tegas" mem...
AP: Banyak Pekerja Perkebunan Kelapa Sawit di Malaysia, Indonesia Alami Eksploitasi
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB
Penyelidikan yang dilakukan kantor berita Associated Press (AP) mendapati, banyak pekerja di Malaysi...
Perselisihan AS, Cina, Rusia Mengemuka di PBB 
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB
Hubungan yang semakin retak antara Amerika Serikat dan China dan Rusia sangat tampak di sela-sela Si...
Vatikan-Cina akan Lanjutkan Kerja Sama Meskipun Dikritik AS
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB
Vatikan dan China diperkirakan memperbarui kesepakatan tentang pengangkatan uskup Katolik di China, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV