A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 58

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 58
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

news-mitra/////sri-lanka-warga-tak-hiraukan-larangan-salat-jumat-di-masjid" />
Sri Lanka: Warga Tak Hiraukan Larangan Salat Jumat di Masjid
Elshinta
Senin, 29 April 2019 - 10:01 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Sri Lanka: Warga Tak Hiraukan Larangan Salat Jumat di Masjid
DW.com - Sri Lanka: Warga Tak Hiraukan Larangan Salat Jumat di Masjid

Meski telah dikeluarkan larangan untuk salat Jumat berjamaah di masjid, beberapa masjid di Sri Lanka nekad laksanakan ibadah komunal mingguan ini. Hari ini, azan salat Jumat tetap berkumandang di Masjid Masjidus Salam Jumma di Kolombo, kota terbesar di Sri Lanka.

Ibadah berlangsung dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian di luar yang dipersenjatai senapan serbu Kalashnikov. Tak hanya pihak kepolisian, sejumlah warga juga secara sukarela berjaga.

Imtiyas Ahamed, seorang penceramah masjid tegaskan ekstremis Islam seperti ISIS bukanlah muslim yang sesungguhnya. "Dalam Islam tidak ada perkataan untuk membunuh dirimu sendiri, apalagi orang lain," jelas Ahamed.

Sebelumnya, Menteri Sri Lanka untuk Urusan Agama Islam, Abdul Haleem mendesak masjid-masjid membatalkan rencana salat Jumat berjamaah sebagai tanda solidaritas kepada gereja Katolik. Pengumuman serupa juga ditujukan bagi seluruh layanan publik dengan alasan keamanan, Kamis (25/4).

Larangan ini juga didukung oleh PM Ranil Wickremesinghe yang mengkhawatirkan para pelaku lainnya "mungkin akan keluar untuk serangan bunuh diri lainnya."

Pengamanan ketat di masjid-masjid di seluruh penjuru negeri masih terus dilakukan.

Mancanegara keluarkan larangan perjalanan

Menindaklanjuti tragedi pemboman di sejumlah gereja dan hotel pada Hari Paskah (21/4) lalu, sejumlah negara seperti Israel, Australia, Inggris dan Amerika Serikat melarang warganya bepergian ke Sri Lanka. Negeri ini dikenal di mancanegara akan wisatanya.

Kedutaan Amerika Serikat di Sri Lanka telah mengeluarkan larangan bagi warga negaranya untuk mengunjungi tempat-tempat ibadah dengan alasan kekhawatiran akan adanya potensi serangan lanjutan.

Sementara pemerintah Australia dalam laman resminya menuliskan "serangan tidak mengenal diskriminasi. Ini bisa terjadi di tempat-tempat yang dikunjungi orang asing."

PM Australia juga mengatakan bahwa pelaku serangan di Sri Lanka didukung oleh ISIS.

Meski demikian Presiden Maithripala Sirisena menyatakan bahwa Sri Lanka "sepenuhnya mampu mengontrol gerakan ISIS" di negaranya.

Serangan bom bunuh diri di tiga gereja dan tiga hotel mewah di Hari Paskah lalu telah menewaskan setidaknya 253 orang.

ga/na (AFP, AP)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
86 Harimau yang Diselamatkan dari Kuil Harimau Thailand Mati
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB
Lebih dari separuh harimau yang tiga tahun lalu diselamatkan dari Kuil Harimau terkenal di Thailand ...
Polisi Italia Tangkap Tiga Orang yang Dituduh Siksa Migran di Libya
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB
Polisi Italia, Senin (16/9) menangkap tiga laki-laki yang dituduh menyiksa dan memeras uang dari par...
PBB: Serangan Saudi Indikasikan Konflik yang Lebih Besar
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB
Pejabat tinggi PBB di Yaman, hari Senin (16/9), mengatakan kepada Dewan Keamanan di New York bahwa s...
Menteri Luar Negeri Perancis Bertemu Pemimpin Baru Sudan
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB
Menteri luar negeri Perancis, Senin (16/9) mengatakan negaranya akan mendukung para pemimpin baru Su...
Khamenei Tolak Pembicaraan dengan AS
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB
Iran tidak akan pernah melakukan pembicaraan empat mata dengan Amerika Serikat. Namun tetap ingin te...
Utusan China ke AS, Persiapkan Pembicaraan Perdagangan
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB
China menyatakan seorang pejabat pemerintah akan bertolak ke Amerika Serikat pekan ini untuk meletak...
AS, China Berselisih Soal Resolusi Perpanjang Misi PBB di Afghanistan
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB
Sebuah resolusi untuk memperpanjang misi PBB di Afghanistan tidak menentu nasibnya karena perselisih...
Trump: Iran Kemungkinan Dalangi Serangan Terhadap Aramco
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB
Presiden AS Donald Trump mengatakan, sepertinya Iran mendalangi serangan akhir pekan lalu terhadap s...
Ledakan Bom Dekat Lokasi Kampanye di Afghanistan Utara, 24 Tewas
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB
Seorang pejabat kesehatan Afghanistan mengatakan 24 orang tewas hari Selasa (17/9) dalam serangan bo...
PM Israel Hadapi Persaingan Ketat dalam Pemilu
Rabu, 18 September 2019 - 08:37 WIB
Rakyat Israel, Selasa ini (17/9) memberikan suara dalam pemilihan umum, di mana Perdana Menteri Benj...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)