PM Ethiopia Abiy Ahmed Dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian 2019
Elshinta
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:41 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
PM Ethiopia Abiy Ahmed Dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian 2019
DW.com - PM Ethiopia Abiy Ahmed Dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian 2019

"Komite Nobel Norwegia telah memutuskan untuk memberikan penghargaan Hadiah Nobel Perdamaian 2019 kepada Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali untuk upayanya mencapai perdamaian dan kerja sama internasional, dan khususnya atas inisiatif yang menentukan untuk menyelesaikan konflik perbatasan dengan Eritrea", kata Komite Nobel dalam sambutan penghormatannya.

Abiy Ahmed (foto artikel) menjadi Perdana Menteri Ethiopia April 2018. Dia kemudian menggalang pembicaraan damai dengan Eritrea dan bekerja erat dengan Presiden Eritrea Isaias Afwerki. Akhirnya dicapai kesepakatan yang mengakhiri konflik panjang antara kedua negara.

Ethiopia dan Eritrea terlibat perang perbatasan dari 1998 sampai 2000. Hubungan diplomasi kedua negara baru pulih lagi tahun 2018.

Komite Nobel Norwegia berharap, perjanjian perdamaian yang sekarang disepakati kedua negara akan membantu membawa perubahan positif untuk seluruh warga Ethiopia dan Eritrea.

Abiy Ahmed Ali yang berusia 43 tahun adalah kepala pemerintahan termuda di Afrika saat ini.

"Kemenangan dan pengakuan ini adalah kemenangan kolektif untuk seluruh Etiopia, dan seruan untuk memperkuat tekad kami dalam menciptakan cakrawala harapan baru Ethiopia menuju negara yang makmur bagi semua," kata kantor Perdana Menteri menyambut penghargaan Nobel Perdamaian 2019.

Pernyataan itu juga memuat reaksi PM Abiy Ahmed Ali, yang mengatakan: "Kami bangga sebagai sebuah bangsa."

Sesuai tradisinya, Hadiah Nobel Perdamaian akan diserahkan di Oslo pada 10 Desember mendatang, hari peringatan kematian industrialis Swedia Alfred Nobel.

hp/ts (rtr, afp)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bantuan Langit di Masa Sulit - Inilah Santo dan Santa Pelindung di Agama Katholik
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Penderitaan mereka jadi inspirasi spiritual bagi ratusan juta umat Katholik di dunia. Sebelas peremp...
Lebih dari 100 Orang Terinfeksi Covid-19 Setelah Kebaktian di Gereja Frankfurt
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Sekitar 40 kasus infeksi Covid-19 ditemukan di kota Frankfurt dan sekitarnya di Jerman, yang dikaitk...
Dua Orang Tertular Virus Corona dari Cerpelai
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Cerpelai dengan virus corona dilaporkan telah menginfeksi dua orang di Belanda. Penularan dari cerpe...
Kasus Corona Meningkat, 15.000 Pengungsi Rohingya Dikarantina di Bangladesh
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Sekitar 15.000 pengungsi Rohingya kini dikarantina di kamp-kamp pengungsian besar di Bangladesh, dem...
Jerman Akan Cabut Peringatan Perjalanan ke 31 Negara Eropa
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Pemerintah Jerman bermaksud mencabut peringatan perjalanan untuk perjalanan wisata ke 31 negara Erop...
Daerah Tujuan Wisata di Eropa Mulai Dibuka Setelah Lama Alami Lockdown
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Menjelang liburan musim panas di Eropa, negara-negara yang secara tradisional menjadi tujuan utama w...
WHO Hentikan Ujicoba Hydroxychloroquine Untuk Obati Covid-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, uji klinis obat anti malaria Hydroxych...
Anjing Bisa Endus Bau Khas Infeksi Covid-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Universitas Helsinki?di Finlandia melakukanriset dengan memanfaatkan anjing yang sudah dilatih sebag...
Setahun Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis di Taiwan, Belum Juga Tercapai ‘Kebahagiaan Selamanya‘
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Ketika Taiwan menjadi tempat pertama di Asia yang mengizinkan pernikahan sesama jenis tahun lalu, s...
Bagaimana Mengenali Teori Konspirasi Pandemi Covid-19?
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Warga dunia kini sedang berada di tengah pusaran krisis dampak pandemi Covid-19. Bukan hanya masalah...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV