WFP: 100.000 Warga Suriah Lari dari Ofensif Turki
Elshinta
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
WFP: 100.000 Warga Suriah Lari dari Ofensif Turki
VOA Indonesia - WFP: 100.000 Warga Suriah Lari dari Ofensif Turki
Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan sejauh ini ada lebih dari 100.000 orang kehilangan tempat tinggal akibat invasi Turki di Suriah utara. Badan PBB itu mengatakan mereka yang mengungsi berasal dari Kota Ras al-Ayn dan Tal Abyad. Pasukan Demokratik Suriah pimpinan Kurdi membantah bahwa pasukan Turki telah merebut kota perbatasan Ras al-Ayn seperti yang diklaim Turki. Organisasi Pemantau HAM Suriah mengatakan korban sipil yang tewas akibat ofensif Turki telah naik menjadi 30. Turki meluncurkan operasi lintas batas pada Rabu (10/9). Alasannya, Turki ingin mengusir pasukan Kurdi Suriah dari zona penyangga di Suriah utara. Turki menganggap pasukan Kurdi Suriah sebagai sekutu teroris dari para separatis Kurdi di Turki. Turki melaporkan korban tewas militer pertamanya tiga hari setelah serangan ke Suriah. Kementerian Pertahanan mengatakan tiga tentara lainnya terluka, tanpa merincikannya. Korban warga sipil juga dilaporkan terjadi di wilayah perbatasan Turki-Suriah. Para pejabat AS mengatakan sebuah pos militer AS di Kobane, Suriah timur laut telah dikosongkan setelah peluru artileri Turki jatuh di dekatnya. Pangkalan utama AS di Kobane tidak terkena dampaknya, dan para pejabat mengatakan pengosongan pos itu hanya sementara. [vm/ft]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hujan Lebat Kembali Hantam Jepang, Sekitar 60 Orang Tewas
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
Hujan lebat yang telah mengakibatkan banjir di wilayah selatan Jepang kini bergerak ke arah timur la...
China Buka Kantor Keamanan Nasional Baru di Hong Kong
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
China membuka kantor keamanan nasionalnya di Hong Kong pada hari Rabu (8/7). Ini merupakan bagian pe...
China Ancam Pembatasan Visa bagi Warga AS Terkait Tibet
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
China mengatakan, Rabu (8/7), negara itu akan memberlakukan pembatasan visa terhadap warga negara AS...
PM Inggris Bertanggung Jawab Atas Respons Terhadap Covid-19
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
PM Inggris Boris Johnson, Rabu (8/7) menyatakan ia memikul tanggung jawab penuh atas tanggapan negar...
Paus Fransiskus: Migran di Libya Hidup di ‘Neraka’ Penahanan
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
Paus Fransiskus, Rabu (8/7) menyatakan bahwa ribuan migran di kamp-kamp penahanan Libya tinggal dala...
PBB: Ranjau Tewaskan 138 Orang di Libya sejak Akhir Mei
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
Dalam video yang diposting secara luas awal Juni, seorang laki-laki duduk di tanah. Wajahnya penuh d...
Amnesty: Serangan Militer Myanmar Tewaskan Warga Sipil
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
Militer Myanmar membunuh warga sipil, termasuk anak-anak, dalam pemboman tanpa pandang bulu di negar...
Trump: Pedoman Pembukaan Sekolah ‘Sangat Tidak Praktis’
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
Presiden Amerika Donald Trump melecehkan pakar-pakar kesehatan hari Rabu (8/7). Ia menilai, rekomend...
Inggris Umumkan Langkah Buka Kembali Ekonomi
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
Pemerintah Inggris meluncurkan paket bantuan stimulus, Rabu (8/7) dan berharap dapat memulai kembali...
Karantina Wilayah akibat Covid-19 Picu Polusi Sampah Plastik
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
Para pegiat lingkungan gembira melihat perubahan positif udara bersih, tingkat emisi karbon dioksida...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV