Berlin: Ribuan Orang Gelar Pawai Solidaritas Menentang Antisemitisme dan Intoleransi
Elshinta
Selasa, 15 Oktober 2019 - 08:37 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Berlin: Ribuan Orang Gelar Pawai Solidaritas Menentang Antisemitisme dan Intoleransi
DW.com - Berlin: Ribuan Orang Gelar Pawai Solidaritas Menentang Antisemitisme dan Intoleransi

Lebih dari 10.000 orang berpawai di ibukota Jerman, Berlin, hari Minggu (13/10) sebagai tanda solidaritas kepada korban penembakan dan teror anti-Semitisme di kota Halle empat hari sebelumnya.

Massa berjalan dari Bebelplatz, lokasi penting aksi pembakaran buku yang dilakukan oleh NAZI, menuju Neue Synagoge (Sinagoge Baru) – yang hancur dalam Perang Dunia II dan kini dibangun kembali.

Aksi demonstrasi sehari sebelumnya sudah digelar di berbagai kota di Jerman untuk menentang anti-Semitisme dan kekerasan terhadap orang asing maupun Islamofobia.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas dalam wawancara televisi menuntut pengamanan yang lebih baik atas rumah-rumah ibadah dan institusi Yahudi di Jerman.

"Mereka adalah teroris, yang menjadikan institusi Yahudi sebagai target. Karena itu, semua institusi Yahudi harus mendapat perlindungan sebaik mungkin", kata Maas kepada televisi Jerman, ARD.

"Ada perkembangan di Jerman, yang tidak terlalu kita perhatikan sebelumnya. Jadi negara sekarang dituntut melakukan lebih banyak", kata Heiko Maas sehubungan sinagoge di Halle yang tidak dijaga polisi saat serangan terjadi.

"Tetapi masyarakat sipil juga bisa melakukan sesuatu. Setiap orang bisa melakukan sesuatu. Inilah tugas, yang kita emban di Jerman," tandasnya.

Kontroversi tentang peran video game

Hari Rabu lalu (9/10), Stephan B. yang berusia 27 tahun mencoba menyerbu sebuah sinagoge di kota Halle dengan senjata dan bahan peledak rakitan sendiri. Namun ia gagal membobol gerbang kayu. Simpatisan ekstrem kanan Neonazi itu lalu mengalihkan perhatian ke jalan dan menembaki orang secara sembarangan.

Dua orang tewas dalam serangan teror itu, sebelum Stephan B. dihentikan polisi, ketika ia berusaha melarikan diri dengan taksi curian. Kepada polisi dia mengakui melakukan serangan itu karena memang ingin membunuh sebanyak mungkin warga Yahudi.

Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer hari Minggu mengatakan, permainan komputer bisa menumbuhkan ekstremisme. Kritik segera bermunculan di media sosial terhadap pernyataan itu. Sebagian komentar mengingatkan Horst Seehofer bahwa ada jutaan gamer di seluruh dunia, yang tidak menjadi ekstremis.

hp/vlz (dpa, afp)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ertugrul: “Game of Thrones Versi Islam“ Mencengkeram Pemirsa Pakistan di Depan Layar
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Drama televisi tentang sejarah Turki, Dirilis Ertugrul (Kebangkitan Kembali Ertugrul) sangat popule...
Varian Baru Virus Corona Menyebar Lebih Cepat Dibanding Aslinya
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Varian COVID-19 yang saat ini mendominasi kasus di seluruh dunia, punya kapasitas penularan jauh leb...
Penumpang Bandel Tidak Pakai Masker? Perusahaan Transportasi Berlin Punya Solusi Jitu!
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Masker kini jadi barang yang wajib dipakai di angkutan umum di Jerman, tetapi tampaknya tidak semua ...
50 Persen Penduduk Jerman Khawatirkan Gelombang Kedua Corona
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Setengah dari populasi Jerman menyatakan takut terjadi gelombang kedua wabah corona, menurut survei ...
Bagaimana Cara Ratusan Pilot Pakistan Dapatkan Lisensi Terbang ‘Meragukan’?
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Maskapai penerbangan asal Pakistan yaitu Pakistan International Airlines (PIA) kembali menjadi sorot...
Joshua Wong Menyangkal Meminta Jerman untuk Intervensi Hong Kong
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Aktivis pro-demokrasi Hong Kong Joshua Wong pada hari Jumat (03/07) membantah telah meminta interven...
Inovator 355
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Terbang dengan pikiran berkat Neurobiologi, listrik bersih untuk Filipina yang lapar energi dan kriy...
Inovator 356
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Jaring modern menghadang penyebaran malaria, seorang perempuan bidani kelahiran industri cokelat di ...
Inovator 357
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Rumput buatan lindungi ekosistem pantai dari abrasi laut, susu unta selamatkan suku nomadik India da...
Inovator 358
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Fokus kali ini: mengisi baterai kendaraan tanpa kabel dengan teknologi elektromagnetik, cara unik me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV