Ratusan Pengguna Situs Porno Anak-anak Terbesar di Dunia Ditangkap
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:04 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Ratusan Pengguna Situs Porno Anak-anak Terbesar di Dunia Ditangkap
ABC.net.au - Ratusan Pengguna Situs Porno Anak-anak Terbesar di Dunia Ditangkap

Lebih dari 300 orang di seluruh dunia termasuk warga Australia telah ditahan menyusul ditutupnya salah satu situs pornografi anak-anak terbesar di dunia bernama Welcome to Video.

Sebelumnya situs tersebut menjual video di antaranya berisi pemerkosaan terhadap anak-anak dan mereka yang mengakses membayar dengan mata uang digital seperti bitcoin.

Situs pornografi ini berbasis di Korea Selatan.

Petugas berwenang dari Amerika Serikat, Inggris dan Korea Selatan mengatakan ini adalah salah satu situs pornografi anak-anak terbesar yang pernah mereka temukan sejauh ini.

Situs menggunakan uang digital untuk pembayaran bagi pengguna yang ingin melihat sekitar 250 ribu video yang di antaraanya berisi berbagai hal mengenai pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Di antaranya ada video yang menunjukkan anak-anak yang masih sangat muda yang diperkosa.

Di halaman untuk mengunduh dimuat tulisan khusus "jangan mengunduh porno orang dewasa."

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengatakan situs itu sudah mendapatkan paling sedikit Rp 5,5 miliar uang digital sebelum berhasil ditutup bulan Maret 2018.

Sejauh ini pihak keamanan berhasil menemukan paling sedikit 23 korban di bawah umur di Amerika Serikat, Inggris dan Spanyol yang secara aktif dilecehkan oleh para pengguna situs tersebut.

Banyak lagi anak-anak yang ada dalam video tersebut yang belum berhasil diidentifikasi.

Pemilik situs tersebut, Jong Woo Son dari Korea Selatan dan 337 pengguna dari 12 negara sudah diproses secara hukum.

Son saat ini sedang menjalani hukuman 18 bulan penjara di Korea Selatan dan juga dikenai beberapa tuduhan oleh pihak berwenang di Washington.

Beberapa orang lain yang dikenai tuduhan sudah dijatuhi hukuman dan di antaranya ada yang dihukum sampai 15 tahun penjara.

Welcome To Video adalah satu dari situs internet yang menjual pornografi anak-anak menggunakan bitcoin, yang memungkinkan penggunanya menutupi identitas mereka ketika melakukan transaksi keuangan.

Pengguna yang membayar bitcoin kemudian mendapatkan poin yang bisa digunakan untuk mengunduh video atau membeli semua video yang ingin ditonton lewat akun VIP.

Pengguna juga bisa mendapatkan poin bila mereka mengirim bahan pornografi anak-anak yang baru ke situs tersebut.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

ABC/Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Komodo Adalah Saudara Kami: Penolakan Pembangunan Jurassic Park di Pulau Komodo
Jumat, 25 September 2020 - 12:48 WIB
Pembangunan Jurassic Park di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur telah mendapat penolakan sejumlah warg...
Polisi Vietnam Menyita Lebih dari 300.000 Kondom Daur Ulang
Jumat, 25 September 2020 - 12:48 WIB
Polisi di Vietnam menyita sekitar 345.000 kondom bekas yang telah dibersihkan dan dijual kembali seb...
Ada Keringanan Lockdown Bagi Mereka yang Hidup Sendiri di Melbourne
Jumat, 25 September 2020 - 07:32 WIB
Kepala Negara Bagian Victoria, Premier Daniel Andrews mengumumkan sebuah aturan baru bagi kaum lajan...
Kartu Diaspora Indonesia Diluncurkan Tiga Tahun Lalu, Adakah Manfaatnya?
Jumat, 25 September 2020 - 07:32 WIB
Sejak mulai diluncurkan di tahun 2017, Kartu Diaspora Indonesia yang dikenal dengan nama Kartu Masya...
Nelayan Aceh Kembali Temukan Ratusan Pengungsi Rohingya
Jumat, 25 September 2020 - 07:32 WIB
Sekitar 300 orang pencari suaka Rohingya yang diyakini telah berada di laut selama enam bulan dilapo...
Dua Wartawan Australia, Termasuk dari ABC Dievakuasi dari China
Jumat, 25 September 2020 - 07:32 WIB
Dua media Australia, ABC dan Australian Financial Review (AFR) telah mengevakuasi wartawan mereka ya...
Mengapa Setelah Sembuh dari COVID-19 Tetap Kehilangan Indra Penciuman?
Jumat, 25 September 2020 - 07:32 WIB
Di awal pandemi COVID-19, muncul beberapa laporan yang mengatakan jika virus corona telah menyebabka...
Kapan COVID-19 Berakhir? Mungkin Jawabannya Bisa Ditemukan dari Sejarah Pandemi
Jumat, 25 September 2020 - 07:32 WIB
Sekitar 100 tahun lalu, satu jenis baru influenza menulari hampir sepertiga penduduk dunia. Namun da...
Film Mulan Mendapat Seruan Boikot Terkait Perlakuan Muslim Uyghur di China
Jumat, 25 September 2020 - 07:32 WIB
Film Mulan yang diproduksi ulang dalam bentuk live-action mendapat seruan boikot karena adanya "ucap...
Penularan Corona di Indonesia Terasa Semakin Dekat, Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Jumat, 25 September 2020 - 07:32 WIB
Adinda Proehoeman setidaknya sudah mendengar lima kabar berita kematian dalam tiga pekan terakhir. A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV