Kiri Kanan
Anggota Parlemen Pro Demokrasi Hong Kong Kutuk Serangan dengan Kekerasan  
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Anggota Parlemen Pro Demokrasi Hong Kong Kutuk Serangan dengan Kekerasan  
VOA Indonesia - Anggota Parlemen Pro Demokrasi Hong Kong Kutuk Serangan dengan Kekerasan  
Para anggota parlemen pro-demokrasi Hong Kong, Kamis (17/10), mengutuk serangan yang menggunakan kekerasan terhadap pemimpin pro-demokrasi, Jimmy Sham, dari Front Hak Asasi Manusia Sipil (CHRF). Serangan dengan kekerasan tersebut terjadi pada malam ketika ia akan menyerukan protes besar lagi pada hari Minggu mendatang.   Para anggota parlemen itu menyebut serangan brutal Rabu malam terhadap Sham di distrik Mong Kok di semenanjung Kowloon itu sebagai upaya untuk menciptakan ‘efek ketakutan.’ Claudio Mo, anggota parlemen dari Pan-Democrat, mengatakan Sham mencalonkan diri untuk ikut memperebutkan kursi dewan dan bahwa serangan itu mungkin bermotivasi politik. Polisi menyisir area di mana serangan itu diyakini terjadi. Serangan terhadap Sham itu adalah yang kedua kalinya sejak protes dimulai. Kerusuhan di Hong Kong dipicu oleh undang-undang ekstradisi, yang bisa membuat penduduk dikirim ke pengadilan di Tiongkok daratan yang dikuasai oleh Partai Komunis. Carrie Lam, yang diejek oleh para anggota parlemen pro-demokrasi pada hari Kamis ketika dia memasuki ruang sidang, mengatakan RUU itu telah ditangguhkan, tetapi penangguhan oleh badan legislatif itu berarti RUU tersebut tidak dapat secara resmi dibatalkan. [lt/uh]  
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Medis Kuba di Luar Negeri Jadi Sumber Kontroversi
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sebuah program medis Kuba di luar negeri yang banyak dipuji dituduh telah ikut mendorong protes di n...
Bentrokan di Lapangan Baghdad, Sedikitnya 3 Tewas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pasukan keamanan Irak menembakkan peluru tajam dan gas air mata untuk mengatasi bentrokan baru denga...
Kamboja Minta RI Tangkap Pemimpin Oposisi, Tapi Kemudian Dibatalkan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kamboja telah meminta pemerintah Indonesia untuk menangkap pemimpin oposisi Sam Rainsy ketika dalam ...
Pantai Timur Australia Diamuk Kebakaran Hutan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sejumlah kebakaran hutan membakar seluruh pantai timur Australia pada hari Sabtu (16/11). Petugas pe...
Trump Minta Tokyo Bayar AS$ 8 Miliar Atas Penempatan Pasukan AS di Jepang
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Presiden AS Donald Trump meminta Jepang untuk melipatgandakan pembayarannya untuk pasukan AS yang di...
Polisi Paris Tembakkan Gas Air Mata Saat Peringatan HUT Rompi Kuning
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Polisi Paris menembakkan gas air mata di barat laut dan selatan Paris pada hari Sabtu (16/11) untuk ...
Turki: Serangan Milisi Kurdi Tewaskan 10 Orang di Al-Bab Suriah
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, Sabtu (16/11), sebuah serangan bom mobil yang dilakukan ole...
Tentara China Bersihkan Barikade di Hong Kong, Warga Cemas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Puluhan Tentara Pembebasan Rakyat China atau PLA membantu membersihkan barikade yang dipasang oleh p...
Israel Melancarkan Serangan Terhadap Hamas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Israel mengatakan, telah melakukan serangan udara terhadap Hamas di Jalur Gaza pada Sabtu (16/11), m...
Hong Kong Menimbang Langkah Darurat untuk Akhiri Demo
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pemerintah Hong Kong mungkin sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk meningkatkan upaya mereda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)