Trump Bantah Beri Lampu Hijau pada Turki Untuk Serang Suriah
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Trump Bantah Beri Lampu Hijau pada Turki Untuk Serang Suriah
VOA Indonesia - Trump Bantah Beri Lampu Hijau pada Turki Untuk Serang Suriah
Presiden Amerika Donald Trump dengan tegas menolak tuduhan bahwa ia bertanggung jawab terhadap invasi Turki ke bagian timur laut Suriah. “Saya tidak memberinya lampu hijau,” ujar Trump dalam konferensi pers pada Rabu (16/10) menanggapi pertanyaan wartawan tentang apakah interaksinya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membuka jalan bagi serangan militer terhadap Kurdi. Trump menyebut pertanyaan itu menyesatkan. Anggota-anggota Kongres dari faksi Republik dan Demokrat sama-sama menuduh presiden telah membuka jalan bagi operasi militer Turki. Namun Trump mengatakan “saya tidak akan terlibat dalam perang antara Turki dan Suriah.” Trump menambahkan bahwa ofensif Turki “tidak mengejutkannya.” Tindakan Turki telah dengan cepat mengubah keseimbangan kekuasaan di timur laut Suriah dan memicu Rusia, Turki dan Iran mengisi kekosongan pasukan setelah Trump memerintahkan penarikan mundur pasukan Amerika dari kawasan itu. Trump mengatakan kepada wartawan, ia tidak menyesal dengan hanya menyisakan 26-28 personel militer di Suriah ketika Turki bergerak melintasi perbatasan. Trump juga menyebut pasukan Kurdi, yang telah menjadi sekutu Pentagon dalam pertempuran melawan teroris ISIS, sebagai sosok “bukan malaikat.” Ditambahkannya, PKK Kurdi “lebih buruk dibanding ISIS.” Dalam konferensi pers bersama Presiden Italia Sergio Mattarella, Trump menyampaikan keprihatinan terhadap serangan Turki, merujuk pada sejumlah besar warga sipil yang menjadi korban, dan mengingatkan bahwa hal itu dapat mendorong kebangkitan ISIS. DPR, Rabu (16/10), menyetujui resolusi menentang keputusan Presiden Trump untuk mengakhiri operasi Amerika di Suriah, dan menyerukan kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk segera mengakhiri aksi militer, dan agar Amerika tetap mendukung pasukan Kurdi. Resolusi itu mendesak Gedung Putih untuk “menyajikan rencana yang jelas dan spesifik untuk memastikan kekalahan abadi ISIS.” Sebagian besar anggota faksi Republik juga mendukung resolusi itu. Senator faksi Republik Lindsey Graham, yang biasanya menjadi sekutu presiden, mengecam secara terus terang pernyataan terakhir Trump tentang masalah ini. “Saya khawatir kita tidak lagi akan memiliki sekutu di masa depan untuk melawan kelompok Islam radikal. ISIS akan muncul kembali dan peningkatan jumlah Iran di Suriah akan menjadi mimpi buruk bagi Israel. Saya khawatir ini adalah akan menjadi bencana keamanan nasional yang lengkap dan menyeluruh, dan saya berharap Presiden Trump akan menyesuaikan pandangannya,” cuit Graham di Twitter. [em/ft]  
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Parlemen Hong Kong Lakukan Debat Akhir tentang Lagu Kebangsaan China
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Parlemen Hong Kong, Kamis (4/6) memulai debat akhir mengenai RUU kontroversial yang akan menghukum m...
Iran Tandatangani Kontrak Ekspor Listrik ke Irak
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Iran telah menandatangani kontrak dua tahun dengan Irak untuk mengekspor listrik ke negara tetanggan...
Chili Catat Kematian Terbesar Dalam Sehari Akibat COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Pihak berwenang menyatakan Chili, yang melaporkan kasus virus corona terbanyak di Amerika Selatan, m...
Uni Eropa Bersikukuh Anggap Guaido Ketua Majelis Nasional Venezuela
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Uni Eropa, Kamis (4/6), menyatakan, keputusan Mahkamah Agung Venezuela untuk mengukuhkan sekutu Pres...
India, Australia Tanda Tangani Kesepakatan Pertahanan dan Dagang
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
India dan Australia meningkatkan hubungan mereka dengan serangkaian kesepakatan, Kamis (4/6), termas...
CDC: Pasien UGD untuk Penyakit Bukan Covid-19 Menurun Bulan April
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Suatu laporan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan kunjungan ke ruang...
China Longgarkan Akses Penerbangan Internasional
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Badan pengawas penerbangan China mengatakan, Kamis (4/6), akan mengizinkan lebih banyak maskapai pen...
Jokowi Targetkan Tes Covid-19 Capai 20 Ribu Per Hari
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Setelah mencapai target 10.000 tes COVID-19 per hari, Presiden Joko Widodo ingin meningkatkannya men...
Corona Datang, Petani Mawar Tak Lagi Raup Keuntungan
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Kota Batu dikenal sebagai kota wisata dan kota bunga. Beraneka jenis bunga dikirim dari kota ini ke ...
Pemerintah Diminta Lebih Agresif Terkait Diagnosa Pasien Corona
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Pemerintah pusat sampai saat ini tidak pernah mempublikasikan data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV