Kiri Kanan
Shell Tolak Bongkar Rig yang Sudah Tidak Dipakai, Jerman Marah
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Shell Tolak Bongkar Rig yang Sudah Tidak Dipakai, Jerman Marah
VOA Indonesia - Shell Tolak Bongkar Rig yang Sudah Tidak Dipakai, Jerman Marah
Pemerintah Jerman, Rabu (16/10), mengatakan telah menyerukan dilangsungkannya suatu pertemuan internasional terkait penolakan Shell untuk membongkar beberapa anjungan pengeboran minyak atau rig yang sudah tidak dipakai lagi. Fasilitas itu berisi ribuan minyak ton mentah, di Atlantik Timur Laut. Di Berlin, seorang juru bicara Kementerian Lingkungan Hidup Jerman mengatakan kepada wartawan, Komisi OSPAR – yang mengawasi perjanjian untuk melindungi Atlantik Timur Laut – akan melangsungkan pertemuan khusus yang tidak pernah dilakukan sebelumnya untuk membahas isu-isu itu di London pada Jumat (18/10). Stephan Gabriel Haufe mengatakan empat anjungan yang dikenal sebagai Brent Alpha, Bravo, Charlie dan Delta, mengandung sekitar 11.000 metrik ton – atau sekitar 12.125 ton) residu minyak mentah. “Jerman menilai sangat tidak dapat diterima bahwa jumlah minyak mentah ini tetap ada dalam bangunan itu,” ujar Haufe. Ditambahkannya, Jerman khawatir dengan terulangnya insiden Brent Spar pada 1995. Ketika itu rencana Shell untuk membuang unit penyimpanan minyak terapung di laut memicu protes lingkungan yang sangat dahsyat dan bahkan aksi kekerasan. Shell menolak keprihatinan pemerintah Jerman dengan mengatakan, pihaknya telah menugaskan sejumlah ilmuwan independen untuk mengkaji penonaktifan anjungan di ladang minyak Brent dan perusahaan itu telah melakukan konsultasi dengan para ahli dan organisasi non-pemerintah. “Kami yakin rencana ini aman, berwawasan lingkungan, dapat dicapai secara teknis dan bertanggungjawab secara sosial,” demikian petikan pernyataan Shell itu.  Pertemuan di London itu akan dihadiri oleh negara-negara Eropa yang berdekatan dengan Atlantik Timur Laut dan perwakilan industri. Jerman mengatakan telah mendapat dukungan dari Belgia, Belanda, Swedia, Luksemburg, dan Uni Eropa. [em/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Medis Kuba di Luar Negeri Jadi Sumber Kontroversi
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sebuah program medis Kuba di luar negeri yang banyak dipuji dituduh telah ikut mendorong protes di n...
Bentrokan di Lapangan Baghdad, Sedikitnya 3 Tewas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pasukan keamanan Irak menembakkan peluru tajam dan gas air mata untuk mengatasi bentrokan baru denga...
Kamboja Minta RI Tangkap Pemimpin Oposisi, Tapi Kemudian Dibatalkan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kamboja telah meminta pemerintah Indonesia untuk menangkap pemimpin oposisi Sam Rainsy ketika dalam ...
Pantai Timur Australia Diamuk Kebakaran Hutan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sejumlah kebakaran hutan membakar seluruh pantai timur Australia pada hari Sabtu (16/11). Petugas pe...
Trump Minta Tokyo Bayar AS$ 8 Miliar Atas Penempatan Pasukan AS di Jepang
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Presiden AS Donald Trump meminta Jepang untuk melipatgandakan pembayarannya untuk pasukan AS yang di...
Polisi Paris Tembakkan Gas Air Mata Saat Peringatan HUT Rompi Kuning
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Polisi Paris menembakkan gas air mata di barat laut dan selatan Paris pada hari Sabtu (16/11) untuk ...
Turki: Serangan Milisi Kurdi Tewaskan 10 Orang di Al-Bab Suriah
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, Sabtu (16/11), sebuah serangan bom mobil yang dilakukan ole...
Tentara China Bersihkan Barikade di Hong Kong, Warga Cemas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Puluhan Tentara Pembebasan Rakyat China atau PLA membantu membersihkan barikade yang dipasang oleh p...
Israel Melancarkan Serangan Terhadap Hamas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Israel mengatakan, telah melakukan serangan udara terhadap Hamas di Jalur Gaza pada Sabtu (16/11), m...
Hong Kong Menimbang Langkah Darurat untuk Akhiri Demo
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pemerintah Hong Kong mungkin sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk meningkatkan upaya mereda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)