Ditembak Polisi, Satu Demonstran Hong Kong Kritis
Elshinta
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Ditembak Polisi, Satu Demonstran Hong Kong Kritis
VOA Indonesia - Ditembak Polisi, Satu Demonstran Hong Kong Kritis
Polisi Hong Kong menembak dan melukai seorang pengunjuk rasa dalam unjuk rasa pada Senin (11/11). Unjuk rasa pada hari kerja jarang terjadi. Menurut para pejabat rumah sakit, seperti dikutip oleh Reuters, demonstran itu dalam keadaan kritis.  Polisi menembakkan gas air mata ke arah para pengunjuk rasa yang berkumpul di kawasan bisnis Central. Beberapa demonstran tampak merunduk berlindung dibalik payung-payung, memblokir jalan-jalan sementara trotoar dipenuhi para karyawan yang sedang beristirahat makan siang. Mereka juga terus meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah.  Beberapa pejalan kaki berlindung di dalam pusat perbelanjaan Landmark, salah satu yang tertua dan termahal di Central di tengah hujan gas air mata. Unjuk rasa terjadi hampir setiap hari di Hong Kong. Kadang-kadang tanpa atau dengan sedikit peringatan hingga mengganggu kegiatan bisnis dan meningkatkan tekanan terhadap pemerintah. Tapi biasanya jarang gas air mata ditembakkan saat jam kerja di kawasan Central yang dipenuhi kantor pusat bank-bank dan toko-toko barang merek ternama di kaki Victoria Peak. Kekerasan biasanya pecah setelah petang. Sebagian kantor tutup lebih awal dan para pekerja pulang ke rumah. Polisi menembakkan peluru tajam dari jarak dekat ke arah para pendemo di Sai Wan Ho di sisi timur Hong Kong dan mengatakan satu pendemo terluka. Rekaman video menunjukkan seorang pria tergeletak di atas genangan darah dengan mata terbuka. Polisi juga melempar seorang perempuan ke jalanan yang penuh sampah dan menyemprot semprotan merica ke wajahnya sementara para petugas keamanan dilempari kotak plastik.  Para pengunjuk rasa membuat barikade di bawah teriknya sinar matahari musim gugur dan menyalakan api di jalan-jalan. Anson Yip, warga Sai Wan Ho berusia 36 tahun mengatakan, para pengunjuk rasa melempar sampah untuk memblokir jalan saat polisi lari ke lokasi. “Mereka tidak melawan dan polisi lari dan langsung menembak. Ada tiga suara seperti ‘dor, dor,dor’”, tutur Yip. [ft]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pelaku Serangan di Paris Mengaku Menarget Kantor Charlie Hebdo
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Pihak berwenang Perancis mengatakan seorang lelaki yang Jumat lalu diduga menikam dua orang di Paris...
Jumlah Kasus Covid-19 di India Mencapai Enam Juta
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Jumlah kasus virus corona di India mencapai enam juta pada hari Senin (28/9). Negara dengan jumlah k...
500 Ditangkap dalam Protes-protes Akhir Pekan di Belarus
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Polisi di Belarus menangkap 500 demonstran pada akhir pekan, sementara protes-protes menentang Pres...
Penduduk Lokal Tasmania Selamatkan Pohon Kayu Putih dari Kepunahan 
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Di dataran tinggi tengah Tasmania, muncul kekhawatiran terhadap nasib pohon cider gum atau kayu puti...
Jumlah Korban Tewas dalam Konflik Armenia-Azerbaijan Bertambah
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Pertempuran sengit antara pasukan Azerbaijan dan Armenia pada Senin (28/9) memicu retorika permusuha...
Anggota Parlemen Perempuan Inggris Dituduh Lecehkan Seorang Perempuan
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Seorang anggota oposisi parlemen Inggris pada Senin (28/9) didakwa melecehkan seorang perempuan, kat...
Kambing Bantu Berantas Rumput Liar di Taman Kota New York
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Para pengunjung taman di kota New York disuguhi pemandangan yang tidak biasa pada minggu awal Septem...
DPR Desak Pemerintah Kecam Penghancuran 16 Ribu Masjid di China 
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah untuk menyampaikan kecaman dan keprihatinan terhad...
Lonjakan Covid-19 di Israel, Yerusalem Tercatat sebagai Pusat Penularan
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Kota tua Yerusalem tercatat sebagai pusat penularan virus selagi Israel menjadi salah satu negara ya...
Bisnis Katering di Tepi Barat Beralih ke Mobil Kedai di Tengah Pandemi
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Dari hotdog hingga kopi. Pebisnis makanan dan minuman di Tepi Barat, Palestina, kini mengandalkan mo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV