Banyak Bisnis Asing Ragukan Tekad Beijing Buka Pasar China
Elshinta
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Banyak Bisnis Asing Ragukan Tekad Beijing Buka Pasar China
VOA Indonesia - Banyak Bisnis Asing Ragukan Tekad Beijing Buka Pasar China
China mengakhiri Expo Impor Internasional-nya yang kedua hari Minggu (10/11), sebuah pameran perdagangan selama enam hari di Shanghai di mana lebih dari 3.800 perusahaan dari 180 negara ikut ambil bagian. Sementara semua peserta mengakui bahwa Beijing berusaha membuka pasarnya yang sangat besar, peserta pameran ini berbeda pendapat sehubungan tema impor dari pameran ini benar-benar mencerminkan tekad Beijing itu. Juga belum jelas, apakah pendekatan dari atas ke bawah dari penguasa China dalam membuka pasar dan melancarkan inisiatif reformasi bisa dilaksanakan sepenuhnya pada tingkat daerah, demikian pendapat para pengamat. “Penguasa daerah masih mempertahankan kebijakan proteksionis, yang tidak transparan dan merupakan perintang perdagangan yang lebih buruk dibandingkan tarif. Ini masalah besar. Tugas besar dan dipertanyakan apakah pemerintah daerah bisa sepenuhnya melaksanakan kebijakan dari kepemimpinan China,” demikian kata Liu Meng-chun, direktur divisi penelitian China daratan dari Lembaga Penelitian Ekonomi Chung-Hua. Ketika berpidato pada pembukaan pameran Selasa lalu, Presiden China Xi Jinping berjanji akan terus berusaha membuka pasar China dan mendesak para pemimpin global untuk ikut serta dalam menentang proteksionisme. Namun, pameran seperti itu tidak cukup untuk China menanggapi ketidakseimbangan perdagangannya dengan negara-negara lain, demikian kata Carlo Diego D’Andrea, ketua dari Kamar Dagang Uni Eropa di Shanghai. “Agar benar-benar mendorong lebih banyak investasi dari perusahaan Eropa, China harus melaksanakan reformasi BUMN-nya, menegakkan prinsip netralitas persaingan, yang berarti tidak boleh ada perbedaan dalam perlakuan perusahaan pemerintah dan swasta,” kata D’Andrea kepada VOA. (jm/ii)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung berapi: Tiada tanda-tanda kehidupan setelah letusan di Selandia Baru, kata PM Jacinda Ardern
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, menyatakan tiada tanda-tanda kehidupan di Pulau Putih...
Demo Hong Kong: Potret kemarahan dan rasa putus asa warga selama enam bulan terakhir
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Pada 9 Juni 2019, sebuah aksi unjuk rasa besar-besaran terjadi di Hong Kong - potret amarah warga te...
Kisah Greta Thunberg, remaja yang menantang pemimpin dunia di konferensi perubahan iklim COP25
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Kampanye lingkungan yang menjadi tumpuan jutaan orang yang ingin mengubah pikiran pemimpin dunia dim...
Peleburan tubuh maskulin dan feminin inspirasi film Kucumbu Tubuh Indahku dari tari Lengger Lanang
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Film Kucumbu Tubuh Indahku memenangkan delapan penghargaan Piala Citra 2019, termasuk pada kategori ...
Mengapa kita suka menyiksa diri dengan menyantap makanan super pedas?
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Tahun lalu, para dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebuah rumah sakit di Amerika Serikat berup...
Rusia dilarang berkompetisi di semua ajang olah raga selama empat tahun, termasuk Olimpiade 2020 dan Piala Dunia 2022
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Rusia dikenai larangan berkompetisi di semua ajang olah raga selama empat tahun oleh Badan Anti-Dopi...
Samarinda: Mayat balita tanpa kepala diduga tewas
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Mayat balita tanpa kepala yang ditemukan di saluran drainase Kota Samarinda, pada Minggu (08/12), di...
Miss Universe 2019: Zozibini Tunzi, penyokong kecantikan alami yang tidak pernah dianggap cantik
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
"Saya dibesarkan di dunia di mana perempuan yang tampak seperti saya, dengan jenis kulit seperti say...
Nobel Perdamaian 2019: Abiy Ahmed, filosofi medemer dan pendekatan yang lebih liberal
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Abiy Ahmed telah mengguncang Ethiopia sejak menjadi perdana menteri...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_mitra_detail.php
Line: 157
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once