Pangeran Charles Bahas Perubahan Iklim dengan Pakar India
Elshinta
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pangeran Charles Bahas Perubahan Iklim dengan Pakar India
VOA Indonesia - Pangeran Charles Bahas Perubahan Iklim dengan Pakar India
Pangeran Charles dari Inggris, Rabu (13/11), bertemu dengan sejumlah pakar India dalam kunjungannya ke negara itu yang terfokus pada isu-isu global, seperti perubahan iklim dan bisnis berkelanjutan. Pangeran Wales ini mendiskusikan bagaimana memperkokoh ketahanan terhadap bencana dan mengatasi efek perubahan iklim di gedung Badan Metereologi India di New Delhi. Ia tiba di New Delhi, Rabu (13/11), sewaktu kabut tebal berwarna kelabu menyelimuti kota itu. Menurut Badan Pengawas Polusi, indeks kualitas udara kota itu melebihi 450, yang berarti sangat buruk dan sembilan kali dari tingkat maksimum yang direkomendasikan dapat ditolerir. Polusi udara biasanya memang mencapai tingkat terburuk di India Utara pada musim dingin, sewaktu ladang-ladang pertanian dibersihkan dengan dibakar dan pesta kembang api dilangsungkan pada sebuah festival akbar umar Hindu. Pangeran tersebut juga sempat menghadiri perayaan 550 tahun lahirnya Guru Nanak, pendiri ajaran Sikh, di sebuah kuil di New Delhi untuk memperingati kontribusi komunitas Sikh ke Inggris. Pada hari terakhir kunjungannya, Kamis (14/11), Charles juga akan bertemu para pemimpin bisnis India di Mumbai untuk membahas usaha mengembangkan pasar-pasar berkelanjutan. [ab/lt]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tersangka Pedofil Asal Perancis Tewas Akibat Bunuh Diri
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Warga negara Perancis tersangka kasus eksploitasi seksual terhadap 305 anak di Indonesia tewas Mingg...
Puluhan Universitas AS Dukung Gugatan Terkait Perintah Trump Soal Mahasiswa Asing
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Hampir 60 universitas AS, Minggu (12/7) mengajukan laporan singkat yang mendukung gugatan dua univer...
Tunawisma di AS di Masa Pandemi
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Diam di rumah adalah salah satu strategi yang digelar pihak berwenang AS untuk mengurangi laju penu...
Bom Bunuh Diri Guncang Afghanistan Utara
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Serangan bom mobil bunuh diri terjadi di provinsi Samangan, Afghanistan Utara, Senin (13/7). Serang...
PM Malaysia Singkirkan Ketua Parlemen
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Dengan dukungan tipis, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin yang hampir lima bulan berkuasa ber...
Para Aktivis Penyelenggara Renungan Tiananmen Tampil di Pengadilan Hong Kong
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Tiga belas aktivis yang menjadi penyelenggara acara renungan bulan lalu untuk memperingati tragedi b...
Polisi Israel Berusaha Bubarkan Protes Anti-Netanyahu di Yerusalem
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Sejumlah polisi Israel dan petugas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kota Yerusalem, Se...
Jokowi: Puncak Corona Diprediksi Agustus-September
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Kurva Covid-19 di Indonesia sama sekali belum melandai. Jokowi memperkirakan puncak wabah virus coro...
China Umumkan Sanksi Terhadap Legislator AS Terkait Isu Uighur
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
China memberlakukan sanksi-sanksi terhadap tiga legislator AS sebagai pembalasan atas sanksi-sanksi ...
PM Inggris Desak Masyarakat Kenakan Masker di Dalam Ruangan
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
PM Inggris Boris Johnson, Senin (13/7) mengatakan penting sekali untuk mengenakan masker di ruang-ru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV