Bantu Atasi Banjir di Sudan Selatan, Jerman Sumbang Jutaan Dolar untuk WFP
Elshinta
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Bantu Atasi Banjir di Sudan Selatan, Jerman Sumbang Jutaan Dolar untuk WFP
VOA Indonesia - Bantu Atasi Banjir di Sudan Selatan, Jerman Sumbang Jutaan Dolar untuk WFP
Jerman telah menyumbangkan sekitar AS$10,9 juta kepada Badan Urusan Pangan PBB atau World Food Program (WFP) untuk menyediakan bantuan pangan bagi masyarakat Sudan Selatan yang dilanda banjir dahsyat. Seorang pejabat WFP yang baru saja kembali dari Pibor mengatakan banjir itu merupakan situasi darurat nyata yang membutuhkan tanggapan segera. Direktur WFP Untuk Sudan Selatan Matthew Hollingworth mengatakan sumbangan Jerman itu akan mengurangi jumlah yang dibutuhkan badan itu untuk menanggapi situasi darurat kemanusiaan tersebut. Ditambahkannya, sumbangan itu akan mencukupi kebutuhan kemanusiaan dan ketahanan, serta menanggapi banjir yang masih terus terjadi. “WFP mengatakan dibutuhkan sekitar AS$40 juta untuk memenuhi kebutuhan tiga bulan ke depan. Sekitar 750 ribu orang membutuhkan bantuan pangan darurat untuk sekitar tiga bulan ke depan,” ujar Hollingworth pada VOA. Hujan lebat sejak Juli lalu telah menyebabkan banjir yang menghanyutkan ribuan rumah dan tanaman. Hampir satu juta orang telah mengungsi, terutama mereka yang tinggal di bagian hulu Sungai Nil dan Bahr Al Ghazal. [em/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tersangka Pedofil Asal Perancis Tewas Akibat Bunuh Diri
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Warga negara Perancis tersangka kasus eksploitasi seksual terhadap 305 anak di Indonesia tewas Mingg...
Puluhan Universitas AS Dukung Gugatan Terkait Perintah Trump Soal Mahasiswa Asing
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Hampir 60 universitas AS, Minggu (12/7) mengajukan laporan singkat yang mendukung gugatan dua univer...
Tunawisma di AS di Masa Pandemi
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Diam di rumah adalah salah satu strategi yang digelar pihak berwenang AS untuk mengurangi laju penu...
Bom Bunuh Diri Guncang Afghanistan Utara
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Serangan bom mobil bunuh diri terjadi di provinsi Samangan, Afghanistan Utara, Senin (13/7). Serang...
PM Malaysia Singkirkan Ketua Parlemen
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Dengan dukungan tipis, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin yang hampir lima bulan berkuasa ber...
Para Aktivis Penyelenggara Renungan Tiananmen Tampil di Pengadilan Hong Kong
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Tiga belas aktivis yang menjadi penyelenggara acara renungan bulan lalu untuk memperingati tragedi b...
Polisi Israel Berusaha Bubarkan Protes Anti-Netanyahu di Yerusalem
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Sejumlah polisi Israel dan petugas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kota Yerusalem, Se...
Jokowi: Puncak Corona Diprediksi Agustus-September
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Kurva Covid-19 di Indonesia sama sekali belum melandai. Jokowi memperkirakan puncak wabah virus coro...
China Umumkan Sanksi Terhadap Legislator AS Terkait Isu Uighur
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
China memberlakukan sanksi-sanksi terhadap tiga legislator AS sebagai pembalasan atas sanksi-sanksi ...
PM Inggris Desak Masyarakat Kenakan Masker di Dalam Ruangan
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
PM Inggris Boris Johnson, Senin (13/7) mengatakan penting sekali untuk mengenakan masker di ruang-ru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV