PBB: 2010-2019 Jadi Dekade Paling Panas Dalam Sejarah
Elshinta
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:32 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
PBB: 2010-2019 Jadi Dekade Paling Panas Dalam Sejarah
DW.com - PBB: 2010-2019 Jadi Dekade Paling Panas Dalam Sejarah

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada Selasa (03/12), memperingatkan bahwa data-data awal telah menunjukkan rentang waktu dari tahun 2010 hingga 2019 "sudah hampir pasti" menjadi dekade paling panas dalam sejarah.

Laporan itu muncul bersamaan dengan berkumpulnya para delegasi dunia dalam KTT Iklim COP25 di Madrid, Spanyol.

Baca juga: Desak Kebijakan Lebih Tegas, Parlemen Eropa Deklarasikan 'Darurat Iklim'

Temuan dalam laporan WMO

  • Temperatur rata-rata selama lima tahun terakhir (2015-2019) dan 10 tahun terakhir (2010-2019) "hampir pasti menjadi periode lima tahun dan satu dekade terpanas dalam sejarah"
  • Lautan saat ini berada pada suhu tertinggi yang pernah tercatat
  • 2019 ditetapkan sebagai tahun terpanas kedua atau ketiga sejak 1850
  • Air laut saat ini 26 persen lebih asam dibandingkan dengan awal era industrialisasi
  • Jumlah es di Laut Arktik mendekati rekor terendah pada bulan September dan Oktober tahun ini
  • Tahun ini, es di Antartika menunjukkan rekor terendah beberapa kali

Risiko bencana iklim

Sekretaris Jenderal WMO Petteri Taalas mengatakan bahwa suhu yang semakin tinggi akan membuat gelombang panas, banjir, dan siklon tropis "lebih sering terjadi."

"Gelombang panas dan banjir yang dulunya merupakan peristiwa 'sekali dalam satu abad' sekarang menjadi lebih sering terjadi," ujar Taalas dalam sebuah pernyataan.

"Negara-negara mulai dari Bahama hingga Jepang sampai Mozambik menderita akibat topan tropis yang menghancurkan. Kebakaran hutan melanda Arktik dan Australia."

Tingkat gas rumah kaca

Buletin Gas Rumah Kaca WMO, yang diterbitkan minggu lalu, mengatakan bahwa emisi gas rumah kaca yang memicu perubahan iklim di atmosfer mencapai rekor tertinggi baru.

Laporan itu mengatakan konsentrasi karbon dioksida (CO2) naik sekitar 2,3 bagian per sejuta (ppm) yaitu dari 405,5 ppm pada 2017 menjadi 407,8 ppm pada 2018, kenaikan ini lebih tinggi dari kenaikan rata-rata tahunan dari 2005-2015 yaitu 2,06 ppm.

Sebelumnya pada hari Senin (02/12) di awal gelaran KTT Iklim COP25 di Madrid, Spanyol, sebanyak 200 negara nyatakan berjanji melaksanakan sebuah "revolusi hijau" untuk memerangi dampak perubahan iklim.

Di momen yang sama, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku "kecewa" dengan upaya negara-negara di dunia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

gtp/ae (AFP, AP, Reuters)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
15 Tahun Berlalu, Ratusan Korban Tsunami Asia Masih Belum Teridentifikasi
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Sebuah kontainer kargo di kantor polisi Thailand selatan menjadi saksi masih ada ratusan korban tewa...
Jokowi Ingin Buat Kembaran Silicon Valley di Ibu Kota Baru
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginannya agar Indonesia bisa memiliki pusat inovasi, riset, d...
Indonesia Segera Kirim Tenaga Kerja Kesehatan ke Jerman
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:28 WIB
Pada 17 Oktober 2019 lalu, loka karya kerja sama rekrutmen dan pengembangan perawat antara Indonesia...
Di Mana Posisi Indonesia Terkait Kasus Minoritas Uighur di Cina?
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina, Wang Yi, di Madrid, Spanyol, Menlu Indonesi...
Pemerkosa Berantai dari Seluruh Dunia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Pemerkosa berantai adalah seseorang yang melakukan tindak perkosaan berulang kali kepada beberapa at...
Indonesia Menyampaikan Rasa Duka dan Siap Bantu Tanggulangi Kebakaran Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:20 WIB
Indonesia telah menyampaikan rasa dukanya kepada perwakilan Australia di Jakarta atas bencana kebaka...
Ratusan Ribu Ternak Australia Terpanggang Matang Akibat Kebakaran Hutan
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Menteri Pertanian Australia, Bridget McKenzie mengatakan hewan ternak yang mati akibat kebakaran hut...
Hewan-hewan Khas Australia Terancam Punah Akibat Kebakaran
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Kangaroo Island di Australia Selatan, adalah pulau yang terkenal karena menjadi rumah hewan-hewan kh...
Setidaknya Dua Ribu Rumah di Australia Terbakar, Kerugian Capai  Rp 7 Triliun
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:18 WIB
Kondisi cuaca yang lebih sejuk dalam beberapa hari terakhir memberikan kesempatan kepada petugas pem...
Waspadai Modus Penipuan Sumbangan Untuk Bencana Kebakaran Hutan Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:17 WIB
Kebakaran hutan dan semak masih terus terjadi di Australia, warga berlomba-lomba untuk memberikan su...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV